Ad Placeholder Image

Waspadai 7 Ciri Ciri Kanker Darah pada Anak Sejak Dini

4 menit
Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 05 Agustus 2026

Kenali ciri ciri kanker darah pada anak sedini mungkin agar penanganan medis segera dilakukan.

Waspadai 7 Ciri Ciri Kanker Darah pada Anak Sejak DiniWaspadai 7 Ciri Ciri Kanker Darah pada Anak Sejak Dini

DAFTAR ISI


Kanker darah atau leukemia merupakan jenis kanker yang paling sering terjadi pada anak-anak. Kondisi ini terjadi ketika sumsum tulang memproduksi sel darah putih secara berlebihan dan abnormal, sehingga mengganggu fungsi sel darah normal lainnya.

Sebagai orang tua, mengenali gejala awal kanker darah sangat penting agar anak bisa segera mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis. Deteksi dini secara signifikan meningkatkan peluang kesembuhan serta keberhasilan terapi medis pada Si Kecil.

Meskipun beberapa gejalanya sering kali menyerupai penyakit infeksi biasa, ada tanda-tanda khas yang tidak boleh kamu abaikan. Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai ciri-ciri kanker darah pada anak yang perlu diwaspadai.

Ciri-Ciri Kanker Darah pada Anak

Gejala kanker darah pada anak umumnya berkembang akibat berkurangnya jumlah sel darah sehat (sel darah merah, sel darah putih normal, dan trombosit) dalam tubuh. Beberapa tanda yang sering muncul meliputi:

  • Demam Berulang dan Sering Infeksi: Anak sering mengalami demam tanpa sebab yang jelas karena sel darah putih abnormal tidak mampu melawan infeksi dengan efektif.
  • Pucat dan Sangat Lemas: Penurunan produksi sel darah merah (anemia) menyebabkan anak tampak pucat, cepat lelah, dan kurang aktif bermain.
  • Mudah Memar dan Perdarahan: Rendahnya kadar trombosit membuat tubuh anak mudah memar, sering mimisan, atau mengalami gusi berdarah.
  • Nyeri Tulang dan Sendi: Penumpukan sel kanker di dalam sumsum tulang dapat menimbulkan rasa nyeri hebat pada area tulang dan sendi.
  • Pembengkakan Kelenjar Getah Bening: Benjolan sering terlihat di area leher, ketiak, atau selangkangan akibat penumpukan sel abnormal.
  • Perut Membuncit atau Nyeri Perut: Sel abnormal dapat menumpuk di organ hati atau limpa, menyebabkan organ tersebut membengkak.
  • Penurunan Berat Badan dan Hilang Nafsu Makan: Pembengkakan organ perut dapat menekan lambung, membuat anak cepat merasa kenyang dan kehilangan selera makan.

Studi Terkait

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Pediatric Blood & Cancer (2026) menunjukkan bahwa diagnosis dini pada kasus Acute Lymphoblastic Leukemia (ALL) pada anak dapat meningkatkan tingkat kelangsungan hidup 5 tahun hingga lebih dari 90%. Peneliti menekankan pentingnya kewaspadaan orang tua terhadap kombinasi gejala anemia, pendarahan abnormal, dan demam yang persisten sebagai kunci intervensi medis yang cepat.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika gejalamu tidak membaik dalam 2–3 hari atau semakin parah, segera konsultasi dengan Dokter Anak di Halodoc.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Memeriksakan kondisi kesehatan anak kini lebih praktis dan cepat lewat Halodoc. Berikut alasan mengapa kamu harus manfaatkan layanan konsultasi medis ini:

  • ✅ Dokter berpengalaman: Terhubung langsung dengan dokter spesialis anak terpercaya yang siap menjawab kekhawatiranmu.
  • ✅ Tersedia 24 jam: Kamu bisa berkonsultasi kapan saja dan di mana saja tanpa perlu keluar rumah.
  • ✅ Privasi terjamin: Seluruh riwayat medis dan percakapan konsultasi anak terjaga secara aman dan rahasia.

Referensi

World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Childhood Cancer.
National Cancer Institute (NCI). Diakses pada 2026. Childhood Leukemia Treatment (PDQ®)–Health Professional Version.
PubMed. Diakses pada 2026. Early Detection and Diagnostic Challenges in Pediatric Acute Lymphoblastic Leukemia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Kenali Gejala Dini Kanker pada Anak.

FAQ

1. Apa jenis kanker darah yang paling sering menyerang anak?
Jenis kanker darah paling umum pada anak adalah Acute Lymphoblastic Leukemia (ALL). Kondisi ini terjadi ketika sel-sel limfosit muda berkembang cepat secara abnormal di sumsum tulang.

2. Apakah kanker darah pada anak bisa disembuhkan?
Ya, dengan penanganan medis yang tepat dan deteksi sejak dini, kanker darah pada anak memiliki angka kesembuhan yang cukup tinggi. Keberhasilan pengobatan sangat bergantung pada jenis leukemia dan respons tubuh anak terhadap terapi.

3. Apakah memar biasa pada anak bisa menjadi tanda leukemia?
Memar akibat benturan saat bermain adalah hal yang wajar. Namun, jika memar muncul dalam jumlah banyak, tanpa sebab yang jelas, berukuran besar, atau disertai perdarahan lain seperti mimisan, kamu perlu mewaspadainya.

4. Apakah kanker darah pada anak merupakan penyakit keturunan?
Sebagian besar kasus kanker darah pada anak tidak diwariskan langsung dari orang tua. Sebagian besar kondisi ini dipicu oleh mutasi genetik acak yang terjadi selama perkembangan sel-sel darah anak.