Ad Placeholder Image

Waspadai Berbagai Penyebab Angina pada Jantung Anda

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 19 Agustus 2026

Kenali Berbagai Penyebab Angina Agar Jantung Tetap Sehat dan Terjaga Secara Optimal.

Waspadai Berbagai Penyebab Angina pada Jantung AndaWaspadai Berbagai Penyebab Angina pada Jantung Anda

DAFTAR ISI


Angina atau angina pektoris adalah kondisi ditandai rasa nyeri atau rasa tertekan di dada yang terjadi akibat berkurangnya aliran darah ke otot jantung. Kondisi ini bukanlah penyakit berdiri sendiri, melainkan gejala dari masalah kesehatan jantung yang mendasarinya.

Seseorang yang mengalami angina biasanya merasakan dada seperti diremas, tertindih beban berat, atau timbul rasa panas yang menjalar ke leher, rahang, bahu, hingga lengan. Mengenali penyebab angina sejak dini sangat penting agar penanganan medis yang tepat dapat segera diberikan guna mencegah risiko komplikasi serius seperti serangan jantung.

Penanganan angina melibatkan perbaikan gaya hidup, konsultasi medis rutin, serta penggunaan obat-obatan yang diresepkan oleh dokter untuk melebarkan pembuluh darah dan mencegah penggumpalan darah. Jika kamu membutuhkan penanganan awal atau obat sesuai anjuran dokter, kamu bisa melakukan beli obat online di Halodoc.

Rekomendasi Obat Angina

Berikut adalah beberapa pilihan obat yang sering digunakan dalam penanganan dan pengontrolan gejala angina sesuai petunjuk dokter:

1. Cedocard 5 mg 10 Tablet

Cedocard mengandung bahan aktif Isosorbide Dinitrate yang bekerja merelaksasi pembuluh darah vena dan arteri. Obat ini berfungsi meredakan nyeri dada akibat serangan angina pektoris serta mengontrol tekanan pembuluh darah jantung. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Cedocard 5 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Aspilets 80 mg 10 Tablet

Aspilets mengandung Acetylsalicylic Acid dosis rendah yang bekerja sebagai antiplatelet. Obat ini mencegah penggumpalan darah pada pembuluh darah koroner, sehingga mengurangi risiko penyumbatan yang dapat memicu serangan angina berulang dan serangan jantung. Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Aspilets 80 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

3. Amlodipine 5 mg 10 Tablet

Amlodipine merupakan obat golongan kalsium antagonis yang membantu menurunkan tekanan darah dan melemaskan dinding pembuluh darah. Penggunaan Amlodipine membantu meningkatkan suplai oksigen ke otot jantung sehingga dapat mencegah kekambuhan angina stabil. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Amlodipine 5 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

4. Miniaspi 80 mg 10 Tablet

Miniaspi mengandung asam asetilsalisilat yang efektif menghambat agregasi trombosit dalam darah. Obat ini direkomendasikan untuk mencegah trombosis koroner dan mengurangi komplikasi iskemia jantung pada penderita angina. Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Miniaspi 80 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Penyebab Angina yang Perlu Diwaspadai

Penyebab utama timbulnya angina adalah penyakit jantung koroner (PJK), yaitu penyempitan arteri koroner akibat penumpukan plak kolesterol (aterosklerosis). Ketika arteri menyempit, aliran darah kaya oksigen menuju jantung terhambat, terutama saat jantung bekerja lebih keras.

Beberapa faktor risiko utama yang menjadi penyebab terjadinya angina antara lain:

  • Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi): Merusak arteri dan mempercepat pengerasan dinding pembuluh darah.
  • Kadar Kolesterol Tinggi: Mempercepat pembentukan plak aterosklerosis di dalam arteri koroner.
  • Kebiasaan Merokok: Merusak lapisan pembuluh darah dan menurunkan kadar oksigen dalam darah.
  • Diabetes Mellitus: Kadar gula darah tinggi memicu kerusakan pembuluh darah jantung secara bertahap.
  • Kurang Aktivitas Fisik dan Stres: Memperberat kerja jantung dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Studi Terkait

Riset klinis medis terbaru pada tahun 2026 menegaskan bahwa penanganan dini faktor risiko kardiovaskular melalui kombinasi terapi antiplatelet dan gaya hidup sehat secara signifikan menurunkan angka kejadian angina tak stabil hingga 35%. Studi tersebut menekankan pentingnya evaluasi aliran darah koroner secara berkala pada pasien berisiko tinggi.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu mengalami gejala nyeri dada hebat yang menjalar ke lengan atau leher, disertai sesak napas dan keringat dingin, segera konsultasi dengan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah di Halodoc untuk evaluasi dan tindakan medis cepat.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Ada beberapa alasan mengapa kamu harus konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja:

  • ✅ Dokter berpengalaman: Dokter di Halodoc berpengalaman dan memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) serta Surat Izin Praktik (SIP) yang aktif.
  • ✅ Respon cepat: Kamu bisa terhubung dengan dokter dengan cepat tanpa perlu menunggu lama.
  • ✅ Privasi terjamin: Sesi konsultasi berlangsung secara privat sehingga privasimu aman terjaga.
  • ✅ Layanan lengkap: Selain konsultasi, kamu bisa mendapat rujukan ke rumah sakit, resep obat, hingga surat keterangan sakit jika diperlukan.

Referensi

World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Cardiovascular Diseases (CVDs).
PubMed Central. Diakses pada 2026. Advances in Diagnosis and Management of Angina Pectoris.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Pengendalian Penyakit Jantung Koroner.
WebMD. Diakses pada 2026. Understanding Angina Causes, Symptoms, and Treatment.

FAQ

Apakah angina sama dengan serangan jantung?

Angina bukan serangan jantung, melainkan tanda peringatan bahwa otot jantung kekurangan pasokan oksigen akibat penyempitan arteri. Namun, angina yang tidak ditangani dapat berkembang menjadi serangan jantung.

Apa bedanya angina stabil dan angina tidak stabil?

Angina stabil biasanya terpicu oleh aktivitas fisik berlebih dan hilang saat beristirahat. Sementara angina tidak stabil muncul secara tiba-tiba saat istirahat dan memerlukan pertolongan medis darurat.

Apakah stres bisa memicu angina?

Ya, emosi yang kuat dan stres berat dapat meningkatkan tekanan darah serta denyut jantung. Kondisi ini membuat jantung membutuhkan lebih banyak oksigen sehingga dapat memicu serangan angina.

Bagaimana cara mencegah terjadinya angina?

Angina dapat dicegah dengan mengontrol tekanan darah, menjaga pola makan rendah lemak, berhenti merokok, berolahraga secara teratur, serta mengonsumsi obat-obatan jantung secara teratur sesuai petunjuk dokter.