Ad Placeholder Image

Waspadai Frozen Shoulder Penyebab dan Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 06 Agustus 2026

Mengenali Berbagai Faktor Penyebab Frozen Shoulder Secara Tepat dan Akurat

Waspadai Frozen Shoulder Penyebab dan Cara MengatasinyaWaspadai Frozen Shoulder Penyebab dan Cara Mengatasinya

DAFTAR ISI


Pernahkah kamu merasakan nyeri hebat pada bahu yang disertai dengan rasa kaku hingga sulit untuk digerakkan? Kondisi medis ini dikenal sebagai frozen shoulder atau adhesive capsulitis. Rasa nyeri dan keterbatasan gerak akibat kondisi ini dapat mengganggu aktivitas harian, seperti mengangkat barang, menyisir rambut, atau bahkan sekadar memakai pakaian.

Frozen shoulder terjadi ketika jaringan ikat di sekitar sendi bahu (kapsul sendi) mengalami peradangan, menebal, dan membentang erat. Proses ini umumnya berkembang secara bertahap dan jika tidak ditangani dengan tepat, pemulihannya dapat memakan waktu hingga berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.

Mengenali frozen shoulder dan penyebab dasarnya sangat penting agar kamu bisa mengambil langkah pencegahan serta penanganan yang tepat sejak dini. Mari simak penjelasan mengenai penyebab, faktor risiko, hingga cara merawatnya secara medis.

Penyebab Utama Frozen Shoulder

Secara medis, penyebab utama terjadinya frozen shoulder adalah peradangan kronis yang memicu pembentukan jaringan parut pada kapsul sendi bahu. Sendi bahu dibungkus oleh kapsul jaringan ikat yang menempel pada tulang lengan atas, belikat, dan selangka. Ketika kapsul ini meradang dan menebal, fleksibilitas sendi akan menurun secara drastis.

Faktor Pemicu Utama Frozen Shoulder
  1. Imobilisasi atau kurangnya pergerakan bahu dalam jangka waktu lama pasca operasi atau cedera.
  2. Adanya penyakit sistemik seperti diabetes mellitus dan gangguan tiroid.
  3. Usia di atas 40 tahun, terutama lebih sering dialami oleh wanita.

Faktor Risiko Frozen Shoulder

Selain peradangan pada jaringan ikat, terdapat beberapa kondisi kesehatan yang meningkatkan risiko seseorang mengalami bahu kaku ini:

  • Diabetes Mellitus: Penderita diabetes memiliki risiko jauh lebih tinggi mengalami gangguan ini karena kadar gula darah tinggi dapat memicu perubahan struktur kolagen pada jaringan sendi.
  • Imobilitas Sendi Bahu: Membatasi pergerakan bahu dalam waktu lama pasca stroke, patah tulang lengan, atau operasi rekonstruksi dapat memicu pengetatan kapsul sendi.
  • Gangguan Tiroid: Baik hipotiroidisme maupun hipertiroidisme terbukti berkaitan dengan peningkatan risiko terjadinya penebalan kapsul bahu.
  • Penyakit Kardiovaskular: Gangguan pembuluh darah dan penyakit jantung juga sering dikaitkan dengan peradangan sendi bahu.

Cara Mengatasi dan Mencegah Frozen Shoulder

Penanganan kondisi ini bertujuan untuk mengurangi rasa sakit dan mengembalikan kelenturan pergerakan sendi bahu. Langkah awal dapat dilakukan dengan menjalani fisioterapi, peregangan mandiri yang lembut, serta penggunaan kompres hangat untuk melegakan ketegangan otot. Penggunaan terapi yang tepat sesuai dengan rekomendasi dokter akan mempercepat proses penyembuhan.

Studi Terkait

Sebuah studi yang dipublikasikan pada jurnal medis tahun 2026 mengungkapkan bahwa intervensi dini menggunakan terapi latihan peregangan terpandu yang dikombinasikan dengan edukasi mobilitas sendi terbukti secara signifikan dapat mengembalikan rentang gerak bahu lebih cepat pada pasien frozen shoulder dibandingkan dengan hanya mengandalkan istirahat total.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika nyeri bahu yang kamu rasakan semakin hebat, tidak kunjung berkurang, atau sangat membatasi gerakan tangan sehari-hari, segera konsultasikan kondisi kamu dengan Dokter Spesialis Orthopaedi di Halodoc untuk mendapatkan penanganan medis yang aman dan tepat.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Mendapatkan saran medis untuk masalah sendi dan otot kini menjadi jauh lebih praktis melalui Halodoc:

  • Dokter berpengalaman: Kamu bisa langsung berkonsultasi dengan dokter spesialis yang tepercaya dan memiliki lisensi resmi.
  • Akses 24 jam: Layanan konsultasi dokter online Halodoc tersedia kapan saja dan dari mana saja sesuai kebutuhanmu.
  • Praktis dan hemat waktu: Kamu dapat menyampaikan keluhan medis dan mendapatkan rekomendasi terapi tanpa perlu keluar rumah.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅ Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Referensi

World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Musculoskeletal Health and Joint Disorders.
PubMed Central. Diakses pada 2026. Etiology, Risk Factors, and Management of Adhesive Capsulitis.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pentingnya Menjaga Kesehatan Otot dan Sendi pada Usia Lanjut.
WebMD. Diakses pada 2026. Frozen Shoulder: Causes, Symptoms, and Diagnosis.

FAQ

Berapa lama pemulihan frozen shoulder?
Proses pemulihan frozen shoulder memerlukan waktu yang bervariasi pada setiap penderita, umumnya berlangsung antara 1 hingga 3 tahun tergantung tingkat keparahan dan penanganan yang dilakukan.

Apakah frozen shoulder bisa sembuh total?
Sebagian besar penderita dapat sembuh dan memperoleh kembali fleksibilitas gerakan bahu secara optimal jika menjalani terapi fisik dan pengobatan yang konsisten.

Mengapa penderita diabetes lebih rentan terkena frozen shoulder?
Kadar gula darah yang tinggi pada penderita diabetes dapat memicu ikatan silang molekul kolagen pada kapsul sendi, sehingga memicu peradangan dan kekakuan pada jaringan ikat bahu.

Apakah bahu kaku boleh dipijat keras?
Tidak disarankan memijat area bahu yang meradang secara keras karena dapat memperburuk peradangan. Sebaiknya lakukan fisioterapi atau peregangan ringan sesuai instruksi dokter.