
Waspadai Gejala Leptospirosis yang Sering Diabaikan Tubuh
Waspadai gejala leptospirosis sejak dini agar penanganan medis bisa segera dilakukan dengan tepat.

DAFTAR ISI
- Gejala Leptospirosis
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Leptospirosis adalah infeksi bakteri Leptospira yang dapat menular melalui air atau tanah yang tercemar urine hewan, terutama tikus. Penyakit ini lebih mudah terjadi setelah banjir atau ketika seseorang mengalami luka pada kulit dan berkontak dengan lingkungan yang terkontaminasi.
Gejalanya dapat menyerupai flu biasa, tetapi pada kondisi tertentu bisa berkembang menjadi gangguan serius pada ginjal, hati, paru-paru, atau otak. Kenali tanda-tandanya agar pemeriksaan dan pengobatan tidak terlambat.
Gejala Leptospirosis yang Perlu Diwaspadai
Gejala leptospirosis biasanya muncul sekitar 2–30 hari setelah terpapar bakteri, dengan masa paling umum sekitar 5–14 hari. Keluhan yang dapat muncul meliputi demam mendadak, menggigil, sakit kepala, nyeri otot terutama pada betis dan punggung bawah, serta tubuh terasa lemas.
Beberapa pengidap juga mengalami mata merah, mual, muntah, diare, sakit perut, batuk, atau ruam kulit. Mata dan kulit yang menguning, urine berwarna gelap, produksi urine berkurang, sesak napas, mudah memar, atau penurunan kesadaran merupakan tanda kemungkinan komplikasi berat.
Diagnosis tidak dapat dipastikan hanya dari gejala karena keluhannya mirip dengan demam berdarah, influenza, atau infeksi lain. Dokter dapat menilai riwayat paparan, melakukan pemeriksaan fisik, serta merekomendasikan tes darah atau urine bila diperlukan.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera konsultasikan keluhan ke dokter bila demam dan nyeri otot muncul setelah kontak dengan air banjir, lumpur, sungai, selokan, atau hewan yang mungkin terinfeksi. Jangan menunda pemeriksaan jika terdapat mata atau kulit kuning, sesak napas, muntah terus-menerus, urine berkurang, atau tubuh terasa sangat lemah.
Sambil menunggu pemeriksaan, cukupilah kebutuhan cairan jika tidak muntah, beristirahat, dan hindari mengonsumsi antibiotik tanpa resep. Antibiotik untuk leptospirosis perlu dipilih berdasarkan kondisi klinis, usia, kehamilan, alergi, serta tingkat keparahan infeksi.
Butuh bantuan medis? Konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam untuk mendapatkan arahan sesuai kondisi.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Gejala leptospirosis memerlukan penilaian dokter karena infeksi dapat memburuk dan membutuhkan antibiotik resep. Melalui layanan chat dokter Halodoc, kamu dapat berkonsultasi kapan saja dan di mana saja.
Referensi
World Health Organization. Diakses pada 2026. Leptospirosis.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Leptospirosis.
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2026. Leptospirosis Signs and Symptoms.
PubMed. Diakses pada 2026. Leptospirosis: Clinical Manifestations and Diagnosis.
FAQ
Apakah leptospirosis menular dari orang ke orang?
Penularan antarmanusia sangat jarang terjadi. Penularan paling sering berasal dari paparan lingkungan yang tercemar urine hewan yang terinfeksi.
Apakah semua demam setelah banjir berarti leptospirosis?
Tidak selalu, karena demam setelah banjir dapat disebabkan berbagai infeksi. Namun, demam yang disertai nyeri betis, mata merah, muntah, atau kulit menguning perlu segera diperiksa.
Apakah leptospirosis bisa sembuh?
Leptospirosis dapat ditangani, terutama jika pengobatan dimulai lebih awal. Kondisi berat mungkin memerlukan perawatan di rumah sakit dan pemantauan fungsi ginjal, hati, serta paru-paru.
Bagaimana cara mencegah leptospirosis?
Gunakan sepatu bot dan sarung tangan saat berada di area banjir atau berlumpur, tutup luka dengan baik, serta cuci tangan dan kaki setelah berkontak dengan air yang berpotensi tercemar. Jaga kebersihan rumah dan kendalikan populasi tikus.




