Ad Placeholder Image

Waspadai Gejala Testis Tidak Turun pada Bayi Sejak Dini

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 11 Agustus 2026

Pahami Gejala dan Penanganan Kondisi Testis Tidak Turun pada Anak Agar Segera Teratasi.

Waspadai Gejala Testis Tidak Turun pada Bayi Sejak DiniWaspadai Gejala Testis Tidak Turun pada Bayi Sejak Dini

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI


Testis tidak turun, atau cryptorchidism, adalah kondisi di mana satu atau kedua testis gagal turun dari rongga perut ke skrotum sebelum atau sesaat setelah kelahiran. Kondisi ini cukup umum terjadi pada bayi prematur, dengan tingkat kejadian sekitar 30%, dan masih bisa terjadi pada 3–4% bayi lahir cukup bulan. Dalam banyak kasus, testis akan turun secara alami dalam beberapa bulan pertama kehidupan. Namun, jika tidak turun hingga usia 6 bulan, penanganan medis diperlukan untuk mencegah risiko jangka panjang seperti infertilitas, kanker testis, atau trauma pada jaringan testis yang tertinggal di rongga perut.

Kondisi ini tidak selalu menimbulkan gejala yang terasa nyeri, sehingga sering terlewatkan oleh orang tua. Pemeriksaan rutin oleh dokter anak sangat penting untuk mendeteksi dini. Jika diagnosis ditegakkan, pengobatan bisa berupa terapi hormonal atau operasi (orchiopexy), tergantung usia dan kondisi anak. Obat-obatan tidak menjadi solusi utama, namun dalam beberapa kasus tertentu, dokter mungkin meresepkan obat pendukung untuk mengelola gejala terkait seperti gangguan saluran kemih atau peradangan prostat yang bisa muncul bersamaan.

Rekomendasi Testis Tidak Turun

Walaupun tidak ada obat yang langsung menyembuhkan testis tidak turun, beberapa obat dapat membantu mengelola komplikasi sekunder seperti gangguan saluran kemih atau peradangan prostat yang mungkin muncul secara bersamaan, terutama saat anak memasuki usia remaja atau dewasa. Berikut rekomendasi produk yang mungkin diresepkan dokter untuk pendukung kesehatan saluran kemih dan prostat.

1. Tamsulosin Hydrochloride 0.4 mg 10 Tablet

Kandungan aktif tamsulosin bekerja dengan mengendurkan otot-otot di prostat dan leher kandung kemih, mempermudah aliran urine. Obat ini umum digunakan untuk mengatasi gejala BPH (hiperplasia prostat jinak) yang bisa muncul pada pria dewasa dengan riwayat kelainan genital saat kecil.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Tamsulosin Hydrochloride 0.4 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Urief 4 mg 10 Tablet

Urief mengandung tamsulosin hidroklorida dengan dosis serupa, membantu mengurangi gejala sulit buang air kecil, sering berkemih, dan rasa tidak puas setelah buang air kecil. Cocok untuk pria dewasa yang mengalami gangguan saluran kemih akibat komplikasi dari kondisi genitouriner sejak kecil.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Urief 4 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Perhatikan Tanda Komplikasi Jangka Panjang
  1. Merasa sulit atau nyeri saat buang air kecil, terutama saat remaja atau dewasa.
  2. Urine terasa tidak keluar habis atau alirannya lemah.
  3. Ada nyeri di perut bawah atau panggul yang berulang.
  4. Mengalami infertilitas tanpa penyebab jelas.

3. Prostacom 5 mg 10 Tablet

Prostacom mengandung finasteride, yang bekerja dengan menghambat enzim yang mengubah testosteron menjadi DHT—hormon yang memicu pertumbuhan prostat berlebihan. Obat ini diresepkan untuk pria dewasa dengan pembesaran prostat kronis, yang bisa terkait dengan riwayat testis tidak turun jika disertai gangguan hormonal.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Prostacom 5 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Kapan Harus ke Dokter?

Konsultasi ke dokter anak atau dokter urologi segera jika testis bayi belum turun setelah usia 6 bulan. Pada pria dewasa dengan riwayat testis tidak turun, segera periksakan diri jika muncul benjolan tidak nyeri di skrotum, nyeri panggul, gangguan buang air kecil, atau masalah kesuburan.

Studi Terkait

The Journal of Urology. Diakses pada 2026. “Long-term reproductive outcomes in men with cryptorchidism: a 30-year follow-up study.” Menunjukkan bahwa pria dengan cryptorchidism yang tidak diobati sejak anak-anak memiliki risiko infertilitas 3x lebih tinggi dibanding populasi umum.

European Journal of Pediatrics. Diakses pada 2026. “Timing of orchiopexy and testicular cancer risk: a multicenter cohort analysis.” Menemukan bahwa operasi sebelum usia 12 bulan menurunkan risiko kanker testis secara signifikan.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan. 
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
  • Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

    Jika Anda mencurigai testis tak turun pada bayi atau memiliki riwayat kondisi ini dan mulai mengalami gangguan kesehatan reproduksi, konsultasi ke dokter spesialis urologi atau dokter anak sangat penting. Dokter Halodoc tersedia 24 jam, dan konsultasi bisa dilakukan secara virtual, aman, dan langsung dari rumah. Konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja.

    FAQ

    1. Apakah testis tidak turun bisa sembuh sendiri?
      Selama bayi belum berusia 6 bulan, masih ada kemungkinan testis turun secara alami. Namun setelah itu, biasanya memerlukan intervensi medis.
    2. Apakah testis tidak turun bisa menyebabkan kanker?
      Ya, risiko kanker testis lebih tinggi pada pria dengan riwayat cryptorchidism, terutama jika tidak dioperasi sebelum usia 1 tahun.
    3. Bisakah obat seperti tamsulosin menyembuhkan testis tidak turun?
      Tidak. Obat ini hanya mengelola gejala saluran kemih terkait, bukan mengatasi penyebab utama testis yang tidak turun.
    4. Apakah penderita testis tidak turun bisa punya anak?
      Bisa, terutama jika diobati sejak dini. Namun risiko infertilitas tetap lebih tinggi dibanding orang tanpa riwayat ini.

    Referensi

    The Journal of Urology. Diakses pada 2026. “Long-term reproductive outcomes in men with cryptorchidism: a 30-year follow-up study.”
    European Journal of Pediatrics. Diakses pada 2026. “Timing of orchiopexy and testicular cancer risk: a multicenter cohort analysis.”
    World Health Organization. Diakses pada 2026. “Guidelines on Management of Cryptorchidism in Children.”
    Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. “Panduan Kesehatan Reproduksi Anak dan Remaja.”