Ad Placeholder Image

Waspadai Penyebab dan Akibat Mimisan pada Anak Sejak Dini

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 28 September 2026

Kenali dampak dan akibat mimisan pada anak agar orang tua dapat melakukan penanganan yang tepat.

Waspadai Penyebab dan Akibat Mimisan pada Anak Sejak DiniWaspadai Penyebab dan Akibat Mimisan pada Anak Sejak Dini

DAFTAR ISI


Mimisan pada anak umumnya terjadi ketika pembuluh darah kecil di bagian depan hidung pecah. Kondisi ini cukup sering dialami karena lapisan dalam hidung anak masih sensitif, terutama saat udara kering, anak mengorek hidung, atau mengalami pilek.

Sebagian besar mimisan berhenti dalam waktu singkat dan tidak menimbulkan masalah serius. Namun, kehilangan darah yang banyak atau mimisan berulang dapat membuat anak lemas, pusing, pucat, bahkan berisiko mengalami anemia jika berlangsung terus-menerus.

Akibat mimisan pada anak juga dapat berupa darah tertelan yang memicu mual atau muntah. Bila perdarahan berasal dari bagian hidung yang lebih dalam, penyebabnya tidak jelas, atau muncul setelah cedera, anak perlu diperiksa oleh dokter.

Penanganan awal yang tepat penting untuk menghentikan perdarahan dan mencegah darah masuk ke tenggorokan. Karena mimisan merupakan keluhan kesehatan yang penyebabnya beragam, orang tua sebaiknya berkonsultasi jika gejalanya mengkhawatirkan.

Akibat Mimisan pada Anak dan Cara Menanganinya

Saat anak mimisan, dudukkan tubuhnya dengan posisi sedikit condong ke depan. Jepit bagian lunak hidung selama 10–15 menit tanpa melepaskannya untuk memeriksa terlalu sering. Jangan menengadahkan kepala karena darah dapat mengalir ke tenggorokan.

Setelah perdarahan berhenti, hindari meniup atau mengorek hidung, aktivitas berat, dan minuman panas selama beberapa jam. Jika hidung sering kering, dokter dapat menyarankan perawatan yang sesuai untuk menjaga kelembapan rongga hidung.

Waspadai faktor pemicu mimisan pada anak
  1. Udara kering atau penggunaan pendingin ruangan.
  2. Kebiasaan mengorek hidung atau meniup hidung terlalu kuat.
  3. Pilek, alergi, dan iritasi pada hidung.
  4. Cedera pada hidung atau penggunaan obat tertentu.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera konsultasi ke dokter Halodoc yang tersedia 24 jam, kapan saja dan di mana saja bila mimisan tidak berhenti setelah 20 menit ditekan, darah keluar sangat banyak, atau anak tampak lemas, pucat, sesak, dan pusing.

Pemeriksaan juga diperlukan jika mimisan sering berulang, terjadi setelah benturan kepala atau hidung, disertai mudah memar, gusi berdarah, demam, atau penggunaan obat pengencer darah. Dokter akan mencari penyebab dan menentukan pemeriksaan atau penanganan yang dibutuhkan.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc , lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.  
  • ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Chat dokter membantu orang tua mendapatkan arahan awal mengenai penyebab mimisan, pertolongan pertama, dan tanda bahaya yang perlu diperiksa langsung. Konsultasi tidak menggantikan pemeriksaan tatap muka bila anak mengalami perdarahan berat atau kondisi darurat.

Studi Terkait

Mimisan pada anak paling sering berasal dari pembuluh darah di bagian depan hidung dan berkaitan dengan iritasi, trauma ringan, atau udara kering. Mimisan berulang perlu dievaluasi untuk menyingkirkan gangguan pembekuan darah maupun masalah lain.

Referensi
PubMed. Diakses pada 2026. Recurrent epistaxis in children.
World Health Organization. Diakses pada 2026. Guidelines for the management of common childhood conditions.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Informasi kesehatan anak.
WebMD. Diakses pada 2026. Nosebleeds in Children.
Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Informasi keamanan obat dan produk kesehatan.

FAQ

Apakah mimisan pada anak berbahaya?

Biasanya tidak, terutama jika perdarahan sedikit dan berhenti dalam beberapa menit. Namun, mimisan yang banyak, lama, atau sering berulang perlu diperiksa.

Apakah kepala anak harus ditengadahkan saat mimisan?

Tidak. Dudukkan anak dan arahkan tubuhnya sedikit ke depan agar darah tidak tertelan atau masuk ke saluran napas.

Berapa lama hidung harus ditekan?

Jepit bagian lunak hidung selama 10–15 menit secara terus-menerus. Jika belum berhenti setelah sekitar 20 menit, cari pertolongan medis.

Kapan anak harus dibawa ke rumah sakit?

Bawa anak ke fasilitas kesehatan jika perdarahan deras, terjadi setelah cedera, atau disertai lemas, pucat, sesak, dan penurunan kesadaran. Pemeriksaan segera juga penting bila anak memiliki gangguan pembekuan darah.