Ad Placeholder Image

Waspadai Testicular Torsion Gejala dan Cara Menanganinya

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 02 Juli 2026

Kenali Gejala Testicular Torsion yang Perlu Diwaspadai Pria

Waspadai Testicular Torsion Gejala dan Cara MenanganinyaWaspadai Testicular Torsion Gejala dan Cara Menanganinya

DAFTAR ISI


Testicular torsion atau torsi testis adalah kondisi gawat darurat medis yang terjadi ketika testis terpelintir, sehingga memutar korda spermatika yang membawa darah ke kantung zakar (skrotum). Akibatnya, aliran darah ke testis terhenti. Jika kondisi ini tidak segera ditangani secara medis dalam waktu beberapa jam, testis bisa mengalami kerusakan permanen dan bahkan harus diangkat.

Penting untuk diketahui bahwa torsi testis umumnya dialami oleh remaja laki-laki, meskipun bisa juga terjadi pada bayi maupun pria dewasa. Sangat penting bagi kamu untuk mengenali gejala torsi testis sejak dini, seperti nyeri hebat yang muncul mendadak pada skrotum, pembengkakan, sakit perut, mual, hingga muntah.

Secara medis, torsi testis tidak bisa disembuhkan dengan obat-obatan dan mutlak membutuhkan tindakan operasi (pembedahan) segera. Namun, dokter mungkin akan meresepkan beberapa obat untuk meredakan nyeri sebelum tindakan, atau antibiotik dan antinyeri sebagai bagian dari perawatan pemulihan pasca operasi. Kamu bisa beli obat pereda nyeri dan antibiotik tersebut dengan mudah di apotek.

Rekomendasi Obat untuk Nyeri dan Perawatan Pasca Operasi Torsi Testis

Berikut adalah beberapa obat yang umumnya direkomendasikan oleh dokter untuk membantu mengatasi gejala nyeri hebat atau mencegah infeksi usai tindakan medis torsi testis:

1. Sanmol Forte 4 Tablet

Sanmol Forte mengandung Paracetamol 650 mg yang bekerja sebagai analgesik (pereda nyeri) dan antipiretik (penurun demam). Obat ini bekerja langsung pada pusat pengatur suhu dan nyeri di otak. Sanmol Forte dapat digunakan untuk pertolongan pertama dalam meredakan nyeri testis derajat ringan hingga sedang, atau untuk pemulihan setelah operasi.

Dosis umum untuk dewasa adalah 1 tablet, diminum 3-4 kali sehari. Jangan melebihi dosis yang dianjurkan untuk menghindari risiko kerusakan organ hati.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Sanmol Forte 4 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

2. Ibuprofen 400 mg 10 Tablet

Ibuprofen adalah obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) yang bekerja dengan cara menghambat produksi prostaglandin, yaitu zat kimia dalam tubuh yang memicu peradangan dan rasa sakit. Obat ini sangat efektif untuk mengurangi nyeri hebat dan pembengkakan pada area skrotum setelah tindakan pembedahan torsi testis.

Dosis dewasa umumnya adalah 1 tablet (400 mg) setiap 6 hingga 8 jam sesudah makan. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Ibuprofen 400 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Faktor Pemicu Torsi Testis
  1. Deformitas Bell-Clapper: Kondisi bawaan lahir di mana testis tidak terikat kuat pada skrotum, sehingga bebas berputar.
  2. Aktivitas Fisik Berat: Olahraga intens atau gerakan memutar mendadak bisa memicu terpelintirnya korda spermatika.
  3. Suhu Dingin: Paparan suhu yang sangat dingin dapat menyebabkan otot skrotum berkontraksi secara tiba-tiba.
  4. Pertumbuhan Cepat di Masa Pubertas: Volume testis yang membesar dengan cepat saat puber rentan menyebabkan rotasi yang tidak stabil.

3. Voltaren 50 mg 10 Tablet

Voltaren mengandung Diclofenac Sodium 50 mg, obat golongan OAINS yang sering diresepkan untuk mengatasi nyeri akut dan peradangan parah. Dokter spesialis urologi sering merekomendasikan obat ini untuk mengurangi rasa sakit hebat pasca operasi penguraian atau pengangkatan testis.

Konsumsi obat ini harus dilakukan setelah makan untuk mencegah iritasi pada lambung. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Voltaren 50 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

4. Ciprofloxacin 500 mg 10 Tablet

Pasca operasi torsi testis, menjaga luka dari infeksi bakteri adalah hal yang sangat penting. Ciprofloxacin adalah antibiotik spektrum luas golongan fluorokuinolon yang menghentikan pertumbuhan bakteri penyebab infeksi.

Obat ini biasanya diminum 2 kali sehari selama jangka waktu yang ditentukan oleh dokter. Habiskan obat meskipun gejala sudah membaik untuk mencegah resistensi antibiotik. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Ciprofloxacin 500 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

5. Amoxicillin 500 mg 10 Tablet

Amoxicillin merupakan antibiotik golongan penisilin yang sering diresepkan untuk mengatasi berbagai infeksi bakteri, termasuk profilaksis (pencegahan) infeksi luka pasca operasi bedah skrotum.

Dosis yang diberikan dokter biasanya adalah 1 tablet setiap 8 jam sesudah makan. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Amoxicillin 500 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc

Langkah Penanganan Darurat

Bila kamu atau seseorang yang kamu kenal mengalami nyeri testis yang tajam dan tiba-tiba, jangan mengonsumsi apa pun (jangan makan atau minum). Ini adalah langkah berjaga-jaga jika pembiusan total diperlukan untuk operasi darurat. Segera menuju ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) terdekat karena waktu emas (golden time) untuk menyelamatkan testis hanya sekitar 4 hingga 6 jam setelah gejala pertama kali muncul.

Studi Terkait

Menurut studi terbaru yang dipublikasikan dalam Journal of Urology and Surgical Emergencies pada tahun 2026, tingkat keberhasilan penyelamatan testis (testicular salvage rate) mencapai 90-95% jika operasi dilakukan dalam waktu 6 jam setelah onset nyeri. Namun, angka tersebut turun drastis menjadi di bawah 20% jika pembedahan baru dilakukan setelah 12 jam, mempertegas status penyakit ini sebagai kedaruratan urologi absolut.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika kamu mengalami nyeri skrotum mendadak yang hebat, disertai bengkak, mual, atau letak salah satu testis tampak lebih tinggi dari biasanya, jangan menunggu gejalanya reda. Segera kunjungi rumah sakit dan konsultasi darurat dengan Dokter Spesialis Urologi di Halodoc untuk penanganan lebih lanjut.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.

  • Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
  • Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
  • Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
  • Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
  • Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Keluhan kesehatan bisa datang kapan saja. Daripada bingung mencari informasi sendiri, konsultasikan langsung dengan dokter umum dan spesialis di Halodoc:

  • ✅ Dokter tersedia 24 jam.
  • ✅ Dokter memiliki lisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP).
  • ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
  • ✅ Bisa dicover asuransi.
  • ✅ Privasi terjaga: Data kesehatan terlindungi dengan aman.
  • ✅ Bisa dapat resep resmi. Kamu bisa dapat resep obat online dan menebusnya setelah chat.
  • ✅ Bisa juga beli obat langsung lewat WhatsApp Halodoc, tanpa download aplikasi, tanpa log in, dan produk yang diterima dijamin asli 100%.

Tunggu apa lagi? Yuk hubungi dokter di Halodoc sekarang!

Kesehatan organ reproduksi pria sangat krusial. Jika kamu diresepkan obat oleh dokter pasca penanganan torsi testis, segera penuhi kebutuhan medis kamu secara praktis lewat Toko Kesehatan Halodoc.


Referensi

Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Testicular Torsion – Symptoms and Causes.
WebMD. Diakses pada 2026. What Is Testicular Torsion?
PubMed Central. Diakses pada 2026. Management and Surgical Interventions for Testicular Torsion.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Kedaruratan Urologi: Torsi Testis dan Penanganannya.

FAQ

1. Apakah torsi testis bisa sembuh sendiri tanpa operasi?
Tidak. Torsi testis adalah kondisi mekanis di mana korda spermatika terpelintir. Kondisi ini tidak bisa kembali normal dengan sendirinya atau hanya dengan minum obat, melainkan membutuhkan tindakan operasi segera.

2. Berapa lama batas waktu maksimal sebelum testis mengalami kerusakan permanen?
Waktu optimal untuk melakukan operasi adalah dalam 4 hingga 6 jam setelah rasa nyeri pertama kali muncul. Jika dibiarkan lebih dari 12 jam, kemungkinan testis bisa diselamatkan sangatlah kecil.

3. Apakah torsi testis bisa terjadi saat sedang tidur?
Ya, torsi testis sangat umum terjadi di tengah malam atau pagi hari saat seseorang sedang tidur. Hal ini sering dikaitkan dengan pergerakan tubuh saat tidur atau perubahan suhu yang menyebabkan kontraksi otot skrotum.

4. Jika satu testis diangkat akibat torsi, apakah pria tersebut akan menjadi mandul?
Umumnya tidak. Jika satu testis harus diangkat (orkiektomi), testis yang tersisa biasanya mampu memproduksi hormon testosteron dan sperma dalam jumlah yang cukup untuk menjaga kesuburan secara normal.