• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Yang Terjadi pada Tubuh Setelah Berpuasa Seharian

Yang Terjadi pada Tubuh Setelah Berpuasa Seharian

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Halodoc, Jakarta – Selama menjalankan ibadah puasa, seluruh umat muslim diwajibkan untuk menahan haus dan lapar selama lebih dari dua belas jam. Seseorang yang menjalankan puasa juga  harus bangun lebih awal untuk melaksanakan sahur. Nah, perubahaan kebiasaan makan dan tidur ini dapat mempengaruhi kinerja tubuh. 

Meskipun mengubah kinerja tubuh seseorang, puasa dipercaya bermanfaat untuk kesehatan dalam sisi agama maupun medis. Nah, cara untuk membuktikannya, kamu perlu tahu kondisi yang dialami tubuh setelah berpuasa seharian berikut ini. 

Baca juga: 5 Kebiasaan Tak Sehat saat Puasa

Apa yang Terjadi pada Tubuh Setelah Berpuasa Seharian?

Tubuh membutuhkan pasokan energi yang diperoleh melalui makanan dan minuman yang kamu konsumsi. Gula atau glukosa adalah sumber utama energi tubuh yang biasanya diperoleh dari karbohidrat, seperti biji-bijian, produk susu, buah-buahan, sayuran tertentu, dan kacang-kacangan.

Hati dan otot berfungsi menyimpan glukosa dan melepaskannya ke dalam aliran darah kapan saja tubuh membutuhkannya. Selama berpuasa, proses ini berubah. Setelah sekitar 8 jam puasa, hati menggunakan cadangan glukosa terakhirnya. Pada titik ini, tubuh memasuki keadaan yang disebut glukoneogenesis yang menandai transisi tubuh ke mode puasa.

Melansir dari Medical News Today, proses glukoneogenesis ini meningkatkan jumlah kalori yang dibakar tubuh. Tanpa karbohidrat yang masuk, tubuh otomatis menciptakan glukosa lewat pasokan lemak tubuh. Ketika tubuh kehabisan sumber energi tersebut, metabolisme mulai melambat dan tubuh mulai membakar jaringan otot untuk menghasilkan energi.

Selain hati dan otot, beberapa fungsi organ lainnya mengalami perubahan selama puasa, yaitu:

  • Mulut. Meskipun tidak ada cairan yang masuk selama puasa, kelenjar air liur akan tetap memproduksi air liur untuk mencegah mulut menjadi kering. 

  • Lambung. Saat kamu berpuasa, produksi asam lambung otomatis menurun karena tidak adanya makanan untuk diproses.

  • Pankreas. Normalnya, pankreas bekerja memproduksi insulin, hormon yang mengubah glukosa menjadi cadangan energi. Selama berpuasa, produksi insulin terhenti dan hormon mengirimkan sinyal ke hati untuk memecah penyimpanan gula.

  • Usus kecil. Usus kecil tidak bekerja ketika tidak ada makanan yang masuk dan hanya bergerak secara reguler setiap 4 jam.

  • Usus besar. Usus besar hanya berfungsi mengontrol penyerapan air selama puasa untuk menjaga keseimbangan cairan.

Pada awalnya, tubuh mungkin akan kaget dengan perubahan ini ketika kamu menjalankan puasa di hari pertama. Akibatnya, kamu mungkin akan merasa sedikit lemas. Tapi jangan khawatir, kamu mungkin akan lebih terbiasa di hari-hari berikutnya. 

Baca juga: Diharuskan saat Puasa, Begini Aturan Makan yang Benar

Manfaat Puasa untuk Kesehatan

Perubahan-perubahan fungsi organ tidak merugikan tubuh dan justru memberikan beragam manfaat kesehatan. Dikutip dari laman Healthline, berikut manfaat puasa yang perlu diketahui:

  • Mengontrol gula darah. Puasa membantu mengurangi kadar gula darah dan mengurangi resistensi insulin.

  • Mengontrol tekanan darah. Puasa sering dikaitkan dengan risiko penyakit jantung koroner yang lebih rendah dan membantu menurunkan tekanan darah, trigliserida, serta kadar kolesterol.

  • Menurunkan berat badan. Puasa meningkatkan metabolisme dan membantu menguatkan jaringan otot untuk mengurangi berat badan dan lemak tubuh.

  • Meningkatkan sekresi hormon pertumbuhan. Puasa meningkatkan kadar hormon pertumbuhan manusia (HGH), hormon protein penting yang berperan dalam pertumbuhan, metabolisme, penurunan berat badan, dan kekuatan otot.

Baca juga: 4 Masalah Kesehatan Umum Saat Puasa

Itulah informasi seputar puasa yang perlu kamu ketahui. Jika kamu punya pertanyaan seputar kondisi kesehatan selama puasa, bicarakan saja dengan dokter melalui aplikasi Halodoc. Kamu dapat menghubungi dokter  kapan saja dan di mana saja via Chat, dan Voice/Video Call lewat aplikasi

Referensi :
Healthline. Diakses pada 2020. 8 Health Benefits of Fasting, Backed by Science
Medical News Today. Diakses pada 2020. What happens if you fast for a day?