Diharuskan saat Puasa, Begini Aturan Makan yang Benar

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Diharuskan saat Puasa, Begini Aturan Makan yang Benar

Halodoc, Jakarta - Bulan suci Ramadan adalah bulan kesembilan dari kalender Islam. Bulan ini merupakan momen yang diwajibkan bagi muslim di seluruh dunia untuk berpuasa pada siang hari selama 29-30 hari. Setiap muslim harus menahan haus dan lapar selama kurang lebih 14 jam, serta harus menahan kesabaran pada siang hari.

Berpuasa selama bulan Ramadan berisiko menyebabkan dehidrasi, karena asupan makanan dan minuman yang terbatas. Selain itu, karena orang yang berpuasa dianjurkan untuk bangun pagi-pagi sekali untuk makan sahur menyebabkan kurang tidur, sehingga dehidrasi dapat menyebabkan sakit kepala.

Selama berjam-jam, ketika tidak ada makanan atau minuman yang dikonsumsi, tubuh menggunakan karbohidrat yang disimpan di hati dan otot dan lemak. Tujuannya adalah untuk memberikan energi setelah semua kalori dari makanan yang dikonsumsi pada malam hari telah habis.

Tubuh tidak dapat menyimpan air dan ginjal untuk menghemat air sebanyak mungkin dengan mengurangi jumlah air yang hilang dalam urine. Namun, tubuh tidak bisa menghindari kehilangan air ketika kamu pergi ke toilet, melalui kulit, ketika bernapas, dan ketika kamu mengeluarkan keringat saat udara terasa panas.

Setelah waktunya berbuka, tubuh dapat rehidrasi dan mendapatkan energi dari makanan dan minuman yang dikonsumsi. Setelah tidak makan dalam waktu lama, kamu mungkin perlu makan secara perlahan saat berbuka puasa dan mulai dengan banyak cairan dan makanan rendah lemak dan kaya cairan.

Baca Juga : Cegah Sakit, Begini Aturan Pola Makan saat Puasa

Aturan Makan saat Puasa

Terdapat beberapa tips yang dapat kamu lakukan terkait dengan aturan makan saat puasa yang dapat membuat kamu lebih sehat untuk beraktivitas sehari-hari. Berikut adalah aturan makan saat puasa yang dapat dilakukan:

  • Jangan Melewatkan Sahur

Sahur adalah momen yang paling penting saat berpuasa, karena berperan penting bagi tubuh untuk beraktivitas. Memang, ketika seseorang bangun untuk sahur akan mengurangi jam tidur, sehingga akan mengantuk di siang hari. Seseorang yang melewati makan saat sahur akan memperpanjang periode puasa pada tubuh, karena bergantung pada asupan yang dikonsumsi malam sebelumnya.

Karena berpuasa yang dilakukan menjadi lebih lama, kamu cenderung merasa dehidrasi dan lelah di siang hari. Selain itu, melewatkan sahur juga mendorong seseorang untuk makan berlebihan selama berbuka puasa, yang dapat menyebabkan kenaikan berat badan yang tidak sehat.

Baca Juga : Salah Pola Makan, Waspada Penyakit Ini saat Puasa

  • Jangan Makan Berlebihan saat Berbuka Puasa

Salah satu aturan makan saat puasa adalah jangan makan berlebihan ketika tiba saatnya berbuka puasa, karena dapat membahayakan tubuh kamu. Saat berbuka puasa seharusnya setiap orang mengonsumsi makanan dengan gizi yang seimbang. Terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak tinggi dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan menambah berat badan.

  • Minumlah Air Sebanyak Mungkin

Aturan makan saat puasa lainnya adalah minum air sebanyak mungkin antara jam setelah berbuka dan sahur untuk mengurangi risiko dehidrasi selama puasa. Usahakan untuk minum setidaknya 8 gelas cairan setiap hari sebelum fajar dan setelah matahari terbenam.

Cairan termasuk jus, susu, minuman, dan sup dapat dikonsumsi, tetapi air putih adalah pilihan terbaik. Idealnya, kamu juga harus mengurangi minuman berkafein seperti kopi, teh, dan minuman bersoda, karena akan sebabkan efek diuretik dan meningkatkan kehilangan cairan. Diet yang seimbang adalah kunci puasa sehat selama bulan Ramadan.

Baca Juga : Pola Makan Sehat saat Puasa di Bulan Ramadan

Itulah beberapa aturan makan saat puasa. Jika kamu mempunyai pertanyaan perihal berpuasa, dokter dari Halodoc siap membantu. Caranya yaitu dengan download aplikasi Halodoc di smartphone kamu!