ASI Dikonsumsi Usia Remaja, Ini Fakta Medisnya

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
ASI Dikonsumsi Usia Remaja, Ini Fakta Medisnya

Halodoc, Jakarta - Air susu ibu (ASI) adalah minuman yang sangat penting untuk dikonsumsi oleh bayi agar tubuhnya tetap ternutrisi. Semua ahli medis pasti menyarankan agar ibu menyusui hanya memberikan ASI secara eksklusif pada bayinya hingga usianya mencapai 6 bulan.

Belakangan ini diberitakan bahwa istri dari Ruben Onsu, yaitu Sarwendah memberikan ASI-nya kepada anak angkatnya yang berusia 14 tahun. Padahal, anak hanya dianjurkan untuk mengonsumsi ASI hingga usianya mencapai 2 tahun. Lalu, adakah dampak tertentu jika mengonsumsinya setelah remaja? Berikut bahasannya!

Baca juga: Cara Mudah untuk Memperlancar ASI

Konsumsi ASI pada Remaja

Betrand Peto, yang merupakan anak angkat dari Ruben Onsu dan Sarwendah, dikabarkan rutin mengonsumsi ASI ibunya. Pasalnya, ia belum pernah mendapat air susu dari ibunya sejak lahir. Lalu, apakah konsumsi ASI pada remaja dapat menimbulkan dampak tertentu?

Sejatinya ASI hanya diperuntukan untuk bayi hingga usianya mencapai 2 tahun. Jika melihat dari kandungan gizinya, banyak orang yang menganggap ASI adalah minuman yang dapat membangkitkan stamina jika dikonsumsi oleh remaja dan dewasa.

Disebutkan bahwa sifat imunologis dari ASI dapat bermanfaat bagi semua orang di segala usia. Pada beberapa kasus, bahkan ASI digunakan untuk mengobati berbagai penyakit pada orang dewasa. Salah satu penyakit yang dapat diatasi oleh ASI adalah sel-sel kanker.

Baca juga: Manfaat ASI Ekslusif Bagi Bayi dan Ibu

Pada sebuah penelitian, ASI mengandung HAMLET (Human Alpha-lactalbumin Made Lethal to Tumour Cells) yang dapat mengatasi sel kanker yang membahayakan tubuh. Namun, efek tersebut tidak serta-merta terjadi setelah kamu mengonsumsi ASI. Cairan tersebut harus diekstrak terlebih dahulu dan disuntikkan ke tubuh pengidap kanker.

Walau begitu, jika dikonsumsi secara biasa pada seseorang yang telah berusia lebih dari 2 tahun, terutama remaja dan dewasa, maka tidak akan berdampak apa pun. Memang tidak ada larangan kesehatan tentang hal tersebut, tetapi efek baiknya pun tidak akan terasa oleh tubuh.

Jika kamu mempunyai pertanyaan terkait konsumsi ASI dan informasi kesehatan lainnya, dokter dari Halodoc siap membantu. Caranya, kamu hanya perlu download aplikasi Halodoc di smartphone yang kamu gunakan! Selain itu, kamu juga dapat membeli obat tanpa perlu ke luar rumah dengan aplikasi ini.

Baca juga: 5 Kiat Mudah Agar Tetap Bisa Memberikan ASI Saat Bekerja

Kandungan yang Terdapat pada ASI

Hal yang pasti harus kamu tahu adalah ASI sangat berguna untuk pertumbuhan dan kecerdasan bayi. Kamu harus selalu mengusahakan bayi agar mendapatkan ASI secara eksklusif agar tubuhnya selalu sehat. Maka dari itu, berikut adalah beberapa manfaat ASI yang dapat diterima oleh bayi:

  1. Mencukupi Nutrisi Bayi

ASI adalah minuman utama pada bayi yang dapat mencukupi nutrisi pada bayi. Sangat direkomendasikan agar bayi kamu selalu tercukupi oleh ASI hingga berusia 6 bulan. Kandungan protein, lemak, vitamin, dan karbohidrat yang baik agar bayi tetap mencapai pertumbuhan normal.

  1. Meningkatkan Daya Tahan Bayi

Bayi yang mendapatkan ASI secara eksklusif, ketahanan tubuhnya akan lebih kuat dibandingkan yang tidak. Pada cairan tersebut terkandung protein, seperti lactoferin dan IgA yang dapat melindungi bayi dari semua infeksi. Minuman ini juga dapat mempercepat penyembuhan pada bayi yang sakit.

Referensi:
Baby Center. Diakses pada 2019. My husband wants to taste my breast milk. Is it okay if he does?
Today. Diakses pada 2019. Breast milk as health food for men? Experts caution against bizarre trend