Bagaimana Cara Mencukur Bulu Kemaluan yang Tepat?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Bagaimana Cara Mencukur Bulu Kemaluan yang Tepat?

Halodoc, Jakarta – Rutin mencukur bulu kemaluan penting dilakukan untuk menjaga kesehatan dan kebersihan area intim. Meski terdengar mudah dan sepele, tetapi mencukur bulu di area kemaluan adalah hal yang tidak boleh dilakukan sembarangan. Sayangnya, banyak orang yang belum sadar kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan saat merontokkan rambut tersebut. 

Meski rambut kemaluan tidak bisa dilihat seperti rambut kepala, perawatan untuk area ini sama sekali tidak boleh dilakukan sembarangan. Sangat penting untuk selalu memperhatikan waktu dan cara untuk mencukur bulu kemaluan. Ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan saat mencukur bulu kemaluan dan sebaiknya tidak dianggap sepele. Semakin sering dilakukan, kesalahan-kesalahan tersebut bisa memicu terjadinya gangguan di sekitar organ intim. 

Baca juga: Sebelum Cukur Bulu Kemaluan, Perhatikan 5 Hal Ini

Tips Mencukur Bulu Kemaluan dengan Aman

Tujuan utama mencukur bulu kemaluan adalah untuk menjaga kebersihan. Namun, jika dilakukan dengan cara yang tidak tepat, hal ini malah bisa meningkatkan risiko berbagai gangguan muncul di area intim. Ada berbagai kesalahan yang sering dilakukan dalam mencukur bulu kemaluan, di antaranya adalah memotong terlalu pendek, tidak beraturan dalam mencukur, serta mencukur dalam keadaan kering. Agar lebih aman, ada dua metode mencukur bulu kemaluan yang bisa kamu coba. 

  • Menggunakan Pisau Cukur 

Mencukur bulu kemaluan bisa dilakukan dengan pisau cukur alias shaving. Umumnya, cara mencukur ini dilakukan sendiri di rumah. Meski begitu, mencukur bulu kemaluan dengan metode ini sebaiknya harus dilakukan dengan berhati-hati. Pastikan juga untuk selalu rutin mengganti pisau cukur dan jangan menggunakan pisau cukur bersama atau milik orang lain. 

Mencukur bulu kemaluan sebaiknya mengikuti arah tumbuhnya bulu, jangan sebaliknya. Gunakan krim khusus saat mencukur dang anti pisau secara berkala atau saat dibutuhkan. Menggunakan pisau cukur yang sudah berkarat atau sudah digunakan orang lain bisa menjadi media penyebaran bakteri dan memicu gangguan kesehatan. Pastikan juga untuk memilih pisau cukur yang memang dirancang khusus untuk mencukur. Jika ragu, kamu bisa memilih pisau cukur sekali pakai untuk membersihkan bulu kemaluan. 

Baca juga: Cara Mencukur Bulu Kemaluan yang Salah Bisa Timbulkan Iritasi

  • Waxing 

Selain dengan metode shaving atau menggunakan pisau cukur, memangkas bulu kemaluan juga bisa dilakukan dengan cara waxing. Metode ini dilakukan dengan cara mencabut atau merontokkan bulu pada area kemaluan. Waxing sebenarnya bisa dilakukan sendiri di rumah, tetapi sebaiknya dikerjakan oleh terapi yang sudah terlatih. Hal itu bisa menjamin hasil pencukuran dan memastikan kebersihan. 

Waxing biasanya dilakukan di salon atau klinik kecantikan. Namun jika ingin melakukannya sendiri di rumah, sebaiknya perhatikan beberapa hal mulai dari memilih cairan wax yang aman, hingga menunggu waktu yang tepat untuk melakukan waxing. Oleskan cairan wax ke area bulu kemaluan yang ingin dicabut, kemudian tempel strip atau lapisan khusus untuk waxing dan tekan. 

Diamkan strip beberapa menit, lalu cabut. Bulu kemaluan akan ikut tercabut bersama strip waxing. Metode ini sering dijadikan pilihan karena hasilnya cenderung bertahan lebih lama dibanding mencukur dengan shaving. Dalam metode waxing, bulu kemaluan akan tercabut hingga ke akarnya, tetapi akan tetap tumbuh setelah beberapa saat.

Baca juga: Ini Risiko Malas Cukur Bulu Kemaluan pada Perempuan

Punya masalah kesehatan dan butuh saran dokter? Pakai aplikasi Halodoc saja. Kamu bisa kapan dan di mana saja menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play! 

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Are there benefits to removing my pubic hair?
Kids Health. Diakses pada 2019. Is It Safe to Shave Pubic Hair?
Young Women’s Health. Diakses pada 2019. Removing Pubic Hair.