Bagaimana Cara Mengobati Sindrom Sheehan?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
bagaimana-cara-mengobati-sindrom-sheehan-halodoc

Halodoc, Jakarta – Bagi ibu yang usia kehamilannya sudah memasuki trimester terakhir, pasti sekarang ini sedang merasa deg-degan. Selain karena sudah tidak sabar ingin bertemu dengan Sang Buah Hati tercinta, ibu mungkin juga merasa deg-degan karena akan menghadapi proses persalinan nanti. 

Setiap ibu hamil tentunya berharap agar proses persalinannya nanti bisa berjalan dengan lancar dan Sang Buah Hati bisa lahir dengan selamat. Namun, ibu juga perlu waspada akan hal-hal yang tidak diinginkan yang bisa terjadi selama proses persalinan. Salah satunya adalah sindrom Sheehan. Sindrom ini bisa menyebabkan berbagai kondisi serius bila tidak segera diobati. Karena itu, cari tahu cara mengobati sindrom Sheehan di sini.

Mengenal Sindrom Sheehan

Sindrom Sheehan adalah kondisi ketika kelenjar pituitari atau hipofisis rusak pada saat proses persalinan. Kondisi tersebut dipicu oleh kehilangan darah yang banyak atau penurunan tekanan darah yang drastis selama atau setelah melahirkan. Kekurangan darah bisa mengurangi pasokan oksigen ke kelenjar pituitari, yang dibutuhkan agar bisa berfungsi dengan baik.

Kelenjar hipofisis atau kelenjar pituitari adalah kelenjar kecil yang berlokasi di bagian bawah otak. Kelenjar ini berfungsi untuk menghasilkan hormon yang mengontrol fungsi kelenjar lain di dalam tubuh. Namun, kelenjar ini sangat rentan mengalami cedera pada saat persalinan karena ukurannya bertambah besar selama kehamilan. Bila kelenjar pituitari tidak berfungsi dengan baik, maka kelenjar lain yang dikontrol olehnya tidak bisa menghasilkan hormon dalam jumlah yang cukup. Kondisi ini bisa menyebabkan munculnya sekumpulan gejala yang disebut hipopituitarisme.

Baca juga: Gejala Sindrom Eisenmenger pada Ibu Hamil

Penyebab Sindrom Sheehan

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, sindrom Sheehan disebabkan karena kurangnya pasokan oksigen ke kelenjar pituitary selama persalinan. Nah, faktor yang bisa meningkatkan risiko seorang wanita kehilangan banyak darah selama persalinan, antara lain:

  • Abrupsio plasenta, yaitu kondisi di mana plasenta yang memberikan nutrisi pada janin, terlepas dari rahim.

  • Plasenta previa, yaitu kondisi di mana plasenta menutupi mulut rahim sebagian atau keseluruhan.

  • Melahirkan bayi dengan ukuran yang cukup besar, yaitu dengan berat badan lebih dari 4000 gram, atau hamil kembar.

  • Preeklampsia, yang ditandai dengan meningkatnya tekanan darah selama kehamilan.

  • Persalinan yang dibantu dengan menggunakan forsep atau vakum.

Baca juga: Hati-hati! Berikut Risiko Melahirkan Caesar Bagi Ibu dan Anak

Pengobatan untuk Sindrom Sheehan

Cara mengobati sindrom Sheehan bisa dilakukan dengan memberikan terapi pengganti hormon yang hilang, seperti :

  • Kortikosteroid. Obat-obatan kortikosteroid, seperti dexamethasone dan prednisone bisa digunakan sebagai pengganti hormon adrenal, yang tidak diproduksi akibat kekurangan adrenokortikotropik.

  • Levotiroksin. Obat ini membantu meningkatkan kadar hormon tiroid yang kurang akibat rendahnya produksi TSH (thyroid-stimulating hormone) oleh kelenjar hipofisis.

  • Estrogen. Untuk mengganti hormon estrogen yang menurun akibat sindrom Sheehan, dokter bisa memberikan kombinasi estrogen dan progesterone.

  • Growth hormon. Pemberian terapi pengganti hormon pertumbuhan pada wanita dengan sindrom Sheehan bisa membantu menjaga rasio normal otot dan lemak tubuh, menurunkan kadar kolesterol, mempertahankan massa tulang, dan meningkatkan kualitas hidup pengidap secara keseluruhan.

Ibu yang mengalami Sindrom Sheehan biasanya harus mengonsumsi hormon-hormon tersebut dalam jangka panjang.

Baca juga: Kenali Jenis Hormon Kehamilan dan Fungsinya untuk Wanita Hamil

Itulah cara mengobati Sindrom Sheehan yang terjadi saat melahirkan. Bila ibu mengalami masalah kesehatan selama masa kehamilan, jangan ragu untuk menggunakan aplikasi Halodoc. Ibu bisa menghubungi dokter Halodoc yang terpercaya untuk minta saran kesehatan melalui Video/Voice Call dan Chat kapan saja dan di mana saja. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2019. Sheehan Syndrome: Treatment, Symptoms, and Diagnosis.
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Sheehan's syndrome - Symptoms and causes.