• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bagaimana Cara Menyembuhkan Saraf Kejepit?

Bagaimana Cara Menyembuhkan Saraf Kejepit?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Bagaimana Cara Menyembuhkan Saraf Kejepit?

Halodoc, Jakarta – Pernah mendengar tentang penyakit saraf kejepit? Di dunia medis, saraf kejepit disebut juga hernia nukleus pulposus (HNP) atau herniated disc. Saraf kejepit terjadi ketika bantalan lembut dari jaringan yang ada di antara tulang-tulang di tulang belakang, terdorong keluar.

Kondisi ini menimbulkan rasa nyeri, mati rasa atau kelemahan pada anggota tubuh yang terkena. Namun, jangan khawatir, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menyembuhkan saraf kejepit. 

Baca juga: Saraf Kejepit Bisa Menyebabkan Sakit Pinggang, Ini Alasannya

Memahami Saraf Kejepit dan Penyebabnya

Sebelum mengetahui cara mengobatinya, ada baiknya pahami dulu kondisi seperti apa sebenarnya saraf kejepit itu dan apa yang menjadi penyebabnya.

Tulang punggung manusia atau tulang belakang terdiri dari 26 tulang yang disebut vertebra. Di antara setiap tulang belakang, terdapat bantalan karet yang disebut cakram atau disc. Bantalan ini membantu menjaga tulang tetap pada tempatnya dan bertindak sebagai peredam guncangan. 

Cakram tulang belakang memiliki bagian tengah yang lunak seperti jeli (nukleus) yang terbungkus di dalam bagian luar yang lebih keras dan kenyal (annulus). Saraf kejepit atau herniated disc terjadi ketika beberapa nukleus mendorong keluar melalui robekan pada annulus. Kondisi ini paling sering terjadi di tulang belakang leher.

Keluarnya nukleus yang seperti jeli ini diduga melepaskan zat kimia yang bisa mengiritasi saraf di sekitarnya dan menimbulkan rasa sakit yang signifikan. Cakram yang keluar juga bisa menekan saraf dan menyebabkan rasa sakit bila ditekan.

Saraf kejepit biasanya disebabkan karena keausan atau penggunaan anggota tubuh tertentu yang berlebihan secara bertahap sebagai akibat melakukan gerakan berulang-ulang dari waktu ke waktu.

Keausan secara bertahap akibat penuaan atau degenerasi cakram juga paling sering menyebabkan saraf kejepit. Hal itu karena seiring bertambahnya usia, cakram menjadi kurang fleksibel dan lebih rentan robek atau pecah, bahkan hanya dengan sedikit tekanan atau gerakan memutar. 

Meski begitu, kebanyakan orang tidak mengetahui apa penyebab saraf kejepit yang mereka alami. Terkadang, mengangkat barang tanpa menekuk lutut terlebih dahulu atau memutar tubuh saat mengangkat benda yang berat bisa menyebabkan saraf kejepit.

Baca juga: Risiko yang Terjadi Jika Menyetir Terlalu Lama

Cara Mengobati Saraf Kejepit

Saraf kejepit merupakan penyakit yang sangat mengganggu karena bisa menyebabkan rasa nyeri yang hebat hingga melemahkan pengidapnya.

Untungnya, gejala saraf kejepit bisa diredakan dengan melakukan pengobatan yang tepat. Pilihan pengobatan untuk saraf kejepit meliputi obat-obatan, terapi, dan operasi.

1. Obat-obatan

Berikut obat-obatan yang bisa direkomendasikan dokter untuk mengatasi saraf kejepit:

  • Obat pereda nyeri yang dijual bebas 

Bila rasa sakit yang kamu alami ringan sampai sedang, dokter mungkin akan memberikan obat pereda nyeri yang dijual bebas, seperti acetaminophen, ibuprofen, atau naproxen sodium.

  • Suntikan kortison. Bila rasa sakit kamu tidak kunjung membaik, dokter bisa memberikan suntikan kortikosteroid ke area di sekitar saraf tulang belakang.
  • Pelemas otot. Obat ini biasanya diresepkan untuk orang yang mengalami kejang otot.
  • Opioid. Bila obat-obatan lain tidak ampuh untuk membantu meredakan rasa sakit kamu, dokter mungkin akan mempertimbangkan penggunaan opioid jangka pendek.

2. Terapi

Dokter mungkin juga menyarankan terapi fisik untuk membantu mengatasi rasa sakit kamu akibat saraf kejepit.

Baca juga: Alasan Fisioterapi Bisa Atasi Masalah Saraf Kejepit

3. Operasi

Pada beberapa kasus, operasi adalah cara yang perlu dilakukan untuk menyembuhkan saraf kejepit. Dokter menyarankan operasi bila metode pengobatan lain tidak mampu memperbaiki gejala saraf kejepit kamu setelah enam minggu, apalagi bila kamu terus mengalami gejala berikut:

  • Nyeri yang tidak terkontrol.
  • Mati rasa atau kelemahan.
  • Kesulitan berdiri atau berjalan.
  • Kehilangan kontrol kandung kemih atau usus.

Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menyembuhkan saraf kejepit. Bila kamu atau anggota keluarga kamu mengalami saraf kejepit, segera pergi ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat. Kamu tinggal langsung buat janji saja di rumah sakit pilihan kamu melalui aplikasi Halodoc dan kamu bisa berobat tanpa perlu antre. Yuk, download aplikasinya sekarang juga.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Herniated disk.
Medical News Today. Diakses pada 2021. Causes and treatment of a herniated disk