23 March 2018

Bahaya Mengintai di Balik Susu Formula Kedaluwarsa

Bahaya Mengintai di Balik Susu Formula Kedaluwarsa

Halodoc, Jakarta – Ada banyak alasan yang membuat seorang ibu memilih memberi susu formula pada bayi. Entah karena masalah produksi Air Susu Ibu (ASI) yang terbatas, atau masalah lainnya. Sah-sah saja jika ibu memilih susu formula, apalagi kalau itu adalah pilihan terbaik untuk si kecil. Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli susu formula.

Sejumlah ahli sebenarnya merekomendasikan pemberian ASI eksklusif hingga bayi berusia setidaknya 2 tahun. Namun jika di tengah jalan ibu terpaksa beralih ke susu formula, maka pastikan untuk tetap memberi yang terbaik untuk si kecil. Misalnya membeli susu yang sesuai dengan kebutuhan bayi, dan perhatikan pula kapan batas aman mengonsumsi susu tersebut alias kapan tanggal kedaluwarsa produk.

Susu formula untuk bayi dan anak umumnya sudah melewati proses pembuatan dan pengemasan yang ketat dan berkualitas. Namun sama seperti produk lainnya, jenis asupan yang satu ini juga memiliki batas aman konsumsi. Dan berita buruknya, makanan yang sudah melewati masa kedaluwarsa bisa memberi dampak negatif jika masuk ke dalam tubuh.

Makanan kedaluwarsa yang masuk ke dalam tubuh bisa menjadi sangat berbahaya dan memicu berbagai penyakit. Malahan ada beberapa kasus makanan kedaluwarasa memicu keracunan hingga berujung dengan kematian. Hal itu terjadi karena makanan yang sudah lewat batas aman konsumsi mungkin sudah terkontaminasi bakteri atau penyebab penyakit lainnya.

Jika makanan yang sudah tercemar dikonsumsi dalam jumlah banyak dan jangka waktu panjang bisa menjadi penyebab penyakit. Apalagi kalau hal ini terjadi pada bayi atau anak yang umumya belum memiliki sistem kekebalan tubuh yang sempurna. Sehingga ja menjadi lebih rentan terserang penyakit.

Pada bayi, gejala keracunan makanan atau minuman yang masuk ke dalam tubuh biasanya ditunjukkan dengan diare, mutah hingga menangis. Kalau ibu menemukan hal ini dan gejala tak kunjung membaik setelah sekian lama, segera bawa si kecil ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan dan menghindari hal-hal yang tak diinginkan.

Bagaimana Mangenali Susu Formula Kedaluwarsa?

Meski tanggal kedaluwarsa yang tertera di produk susu masih jauh, tetap ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ibu. Pasalnya, keamanan satu produk bukan hanya soal tanggal karena produk bisa saja terkontaminasi zat asing jika tidak disimpan dengan benar.

Apalagi saat ini semakin marak beredar berita soal susu formula yang memiliki kemasan palsu. Salah satunya adalah susu yang sudah kedaluwarsa masih saja dijual dan beredar di pasaran. Baru-baru ini Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) DKI Jakarta bersama kepolisian menggerebek distributor makanan impor di Tambora, Jakarta Barat. Ditemukan juga sejumlah produk susu formula dan makanan untuk bayi yang sudah kedaluwarsa.

 Agar terhindari dari bahaya mengonsumsi makanan kedaluwarsa, terutama susu formula untuk anak, yuk cari tahu apa saja tanda susu formula sudah tak aman untuk dikonsumsi.

  1. Menggumpal

Sebelum menyeduh susu dengan air panas, coba perhatikan apakah bubuk susu mengalami perubahan atau tidak. Salah satu kasus yang paling sering ditemukan adalah susu berubah menggumpal dan keras. Hal itu bisa terjadi jika produk disimpan di suhu yang tidak sesuai dan menjadi rusak. Susu yang menggumpal juga bisa menjadi tanda kedaluwarsa.

  1. Berubah warna

Waspadai jika susu formula berubah warna, misalnya menjadi kuning atau ada bitnik cokelat di sebagian bubuk susu. Sebab perubahan warna pada susu bisa menjadi ciri bahwa  produk itu sudah rusak atau kedaluwarsa sehingga tak layak lagi untuk dikonsumsi.

  1. Bau tak sedap

Umumnya susu formula tidak memiliki bau yang aneh dan menyengat. Jadi kalau ibu menemukan perubahan ke arah ini, artinya susu mungkin sudah tidak layak untuk diminum sang buah hati. Kalau menemukan susu formula yang sudah berbau tak sedap, segera buang dan jangan lagi disimpan agar terhindar dari kesalahn penyeduhan di kemudian hari.

  1. Kemasan rusak

Saat membeli susu formula, coba perhatikan bagaimana kondisi kemasannya. Meski kemasan susu yang rusak tidak melulu tanda kedaluwarsa, namun ini bisa menjadi salah satu ciri. Biasanya kemasan terlihat mencurigakan, misalnya menggembung, kusam dan lem rusak.

Punya masalah kesehatan dan butuh saran dokter segera? Pakai aplikasi Halodoc saja! Sampaikan keluhan ke dokter umum maupun dokter spesialis lewat fitur Video/Voice Call dan Chat. Yuk, download sekarang di  App Store dan Google Play!