Balanitis pada Anak, Ini Gejala yang Dialami

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Balanitis pada Anak, Ini Gejala yang Dialami

Halodoc, Jakarta - Pernahkah ibu mendapatkan anak laki-laki ibu menangis sambil mengeluhkan nyeri pada bagian penis? Jangan sepelekan kondisi ini dan segera periksakan kesehatan anak pada rumah sakit terdekat.

Kondisi penis nyeri dan disertai dengan pembengkakan bisa menjadi gejala dari kondisi balanitis. Apa itu balanitis? Balanitis adalah gangguan ketika ujung penis mengalami peradangan atau iritasi yang disebabkan oleh infeksi bakteri.

Baca juga: Tips Sederhana untuk Meredakan Gejala Balanitis

Tidak Hanya Orang Dewasa, Balanitis Dapat Dialami Anak-anak

Umumnya, balanitis dialami oleh pria dewasa yang tidak sunat. Faktanya, anak-anak juga bisa mengalami kondisi balanitis. Balanitis pada anak umumnya dialami oleh anak yang masih berumur di bawah 4 tahun.

Meskipun balanitis menyebabkan pengidapnya merasakan rasa nyeri dan kondisi yang tidak nyaman pada bagian ujung penis, namun gangguan kesehatan ini tidak terlalu berbahaya sehingga ibu tidak perlu terlalu panik.

Seorang anak yang mengalami balanitis biasanya mengalami pembengkakan pada ujung penis dan menimbulkan rasa nyeri pada ujung penis. Selain itu, infeksi yang muncul menyebabkan iritasi pada bagian kulit sekitar ujung penis.

Ketahui Gejala Balanitis

Meskipun penyakit ini bukan termasuk kondisi yang serius, namun penting bagi ibu untuk mengetahui gejala yang muncul akibat kondisi balanitis. Tentu dengan mengetahui kondisi ini lebih awal, ibu akan lebih mudah untuk melakukan penanganan.

Ada beberapa gejala yang akan dialami oleh anak pengidap balanitis, seperti:

  1. Biasanya, anak yang mengalami kondisi balanitis mengalami ruam serta kemerahan pada bagian ujung penis.

  2. Ketika anak buang air kecil, biasanya anak akan merasakan nyeri sehingga anak akan mengalami kesulitan buang air kecil.

  3. Terdapat cairan pada ujung penis yang berbau cukup menusuk.

  4. Muncul bintik merah pada ujung penis.

Baca juga: Waspada, Ini 4 Komplikasi Akibat Balanitis

Penyebab Balanitis pada Anak

Sebaiknya, selalu jaga kebersihan bagian penis anak agar terhindar dari penyakit balanitis. Ada beberapa penyebab anak mengalami balanitis, seperti peradangan dan infeksi pada bagian ujung penis.

Peradangan atau iritasi yang terjadi pada ujung penis disebabkan oleh beberapa alasan. Penggunaan sabun yang berbahan kimia menyebabkan iritasi kulit penis ketika anak memiliki kulit yang sensitif terhadap bahan kimia. Tidak hanya itu, penggunaan celana dengan bahan yang tidak menyerap keringat dan kasar dapat menyebabkan ujung penis anak mengalami iritasi. Perhatikan kenyamanan anak dalam berpakaian untuk menghindari balanitis.

Tidak hanya itu, infeksi pada ujung penis juga disebabkan karena kondisi kebersihan yang kurang terjaga. Bagian penis yang kotor menjadi tempat berkembang biak jamur atau bakteri penyebab penyakit balanitis. Infeksi jamur candida menyebabkan penis anak mengalami iritasi, nyeri atau bengkak. 

Baca juga: Benarkah Mr P yang Tidak Disunat Bisa Alami Balanitis?

Namun, jika ibu mendapatkan anak laki-laki mengalami balanitis, sebaiknya jangan panik. Ibu bisa lakukan pengobatan dengan menjaga kebersihan anak dan mengoleskan krim anti jamur pada anak. Jangan lupa untuk berdiskusi pada dokter ketika balanitis yang dialami oleh anak tidak kunjung membaik. Jika gejala dialami anak cukup mengganggu sebaiknya segera periksakan kesehatan anak ke rumah sakit terdekat untuk memastikan penyebab balanitis yang dialami oleh anak.

Tidak hanya penggunaan obat-obatan, tindakan sunat menjadi cara yang cukup ampuh untuk mengatasi kondisi balanitis pada anak. Jangan lupa untuk mengajarkan anak bagaimana cara membersihkan organ intim, ya!