Ini Bedanya Kanker Mulut dan Kanker Lidah

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Ini Bedanya Kanker Mulut dan Kanker Lidah

Halodoc, Jakarta – Kanker mulut adalah jenis kanker yang muncul pada jaringan dinding mulut, bibir, lidah, gusi, atau langit-langit. Dilihat dari definisi tersebut, tak heran jika banyak orang menganggap kanker mulut sebagai kanker lidah, meski keduanya berbeda. Apa saja perbedaan kanker mulut dan kanker lidah? Ketahui perbedaannya di sini.

Baca Juga: 4 Gejala Kanker Mulut yang Sering Diabaikan

Kanker Mulut vs Kanker Lidah

Kanker mulut dan kanker lidah memiliki beberapa persamaan, terutama pada aspek pemicu, diagnosis, pengobatan, dan pencegahan. Secara umum, kanker mulut dan kanker lidah dipicu oleh gaya hidup kurang sehat, seperti kebiasaan merokok, terlalu banyak konsumsi alkohol, pola makan kurang sehat, terinfeksi human papillomavirus (HPV), serta tidak menjaga kebersihan dan kesehatan mulut.

Diagnosis kanker mulut dan kanker lidah dilakukan melalui prosedur pengambilan jaringan (biopsi), pemeriksaan endoskopi, pemindaian (seperti CT scan atau MRI), dan tes HPV. Setelah diagnosis ditetapkan, kanker diobati dengan prosedur operasi, kemoterapi, dan radioterapi. 

Untuk pencegahan, dilakukan dengan menjaga kebersihan gigi dan mulut (setidaknya sikat gigi dua kali sehari), rutin periksa ke dokter gigi (minimal enam bulan sekali), berhenti merokok, membatasi konsumsi alkohol, konsumsi makanan sehat (terutama buah dan sayuran), berhubungan intim dengan aman, dan melakukan vaksinasi  HPV.

Baca Juga: Lipstik Bisa Sebabkan Kanker Mulut?

Lantas, di mana letak perbedaan kanker mulut dan kanker lidah? Agar tak salah mengira, berikut ini perbedaan kanker mulut dan kanker lidah yang perlu diketahui:

 

  • Penyebab: Kanker mulut terjadi karena pertumbuhan abnormal di dalam mulut. Sedangkan pada kanker lidah, sel-sel abnormal tubuh di ujung lidah atau pangkal lidah. Jenis kanker ini banyak dialami oleh perokok aktif atau pecandu alkohol.

  • Gejala: Gejala khas kanker mulut adalah sariawan yang tak kunjung sembuh, muncul bercak putih atau merah (disebut leukoplakia), dan timbul rasa sakit di dalam mulut. Bagaimana dengan kanker lidah? Gejalanya berupa disfagia, rasa kebas di mulut, perdarahan pada lidah, sulit menggerakkan rahang, penurunan berat badan, dan pembengkakan kelenjar getah bening yang menyebabkan benjolan di area mulut atau leher.

Stadium Kanker Mulut dan Kanker Lidah

Oral Cancer Foundation menyebutkan kebanyakan pengidap kanker lidah, mulut, dan tenggorokan tidak menyadari penyakitnya sampai masuk stadium 4. Padahal pada stadium tersebut, kanker sudah meluas ke beberapa jaringan di luar mulut atau ke organ lain. Maka itu, kamu perlu waspada terhadap tanda dan gejala kanker mulut maupun kanker lidah yang sudah disebutkan.

Sama seperti jenis kanker lain, kanker mulut dan kanker lidah memiliki empat stadium. Berikut penjelasannya:

  • Stadium 1: Sel kanker mulai tumbuh dan hanya berukuran kurang dari 2 sentimeter (cm).

  • Stadium 2: Sel kanker sudah mencapai 2-4 cm, tapi belum menyebar ke jaringan di sekitarnya.

  • Stadium 3: Diameter sel kanker sudah lebih dari 4 cm dan mulai menyebar ke jaringan di sekitarnya, termasuk ke kelenjar getah bening terdekat.

  • Stadium 4: Sel kanker sudah menyebar ke jaringan dan organ tubuh lain. Pada stadium ini, sel kanker berpotensi menyebabkan komplikasi yang lebih serius.

Baca Juga: Kenali Warna Lidah untuk Menentukan Kondisi Kesehatan

Jadi, jangan sampai salah mengira kanker mulut dan kanker lidah. Kalau kamu punya keluhan serupa kanker mulut atau kanker lidah, jangan ragu untuk berbicara dengan dokter ahli. Tanpa harus antre, kamu bisa langsung membuat janji dengan dokter di rumah sakit pilihan di sini. Kamu juga bisa tanya jawab sama dokter dengan download aplikasi Halodoc.