Begini Cara Optimalkan Tumbuh Kembang Anak di Periode Emas

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Begini Cara Optimalkan Tumbuh Kembang Anak di Periode Emas

Halodoc, Jakarta – Pertumbuhan dan perkembangan anak menjadi hal yang menjadi perhatian utama bagi para orangtua. Tumbuh kembang anak juga perlu dilakukan pemantauan oleh orangtua agar berjalan sesuai dengan tahapan usianya dan anak terhindar dari gangguan yang mungkin saja terjadi.

Baca juga: Bagaimana Tahap Tumbuh Kembang Anak yang Ideal?

Tumbuh kembang anak berjalan dengan cepat pada periode emasnya di usia 0-3 tahun. Umumnya, pada tahapan usia ini, anak melakukan proses pembentukan dirinya baik fisik maupun emosional. Tentu peran orangtua dibutuhkan untuk memantau tumbuh kembang berjalan dengan baik.

Pada periode emas, perkembangan otak anak juga berkembang dan bertumbuh dengan cepat dibandingkan waktu lain dalam hidupnya. Sehingga tidak ada salahnya orangtua rutin memberikan stimulasi positif pada anak. 

Baca juga: Ini Pola Asuh Sehat untuk Tumbuh Kembang Anak

Tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi serta nutrisi anak, ada faktor lain yang perlu diperhatikan orangtua untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak sesuai dengan usianya. Sebaiknya ibu mengetahui cara yang dapat membantu untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak di periode emasnya, seperti:

  • Lingkungan Memengaruhi Tumbuh Kembang Anak

Lingkungan anak memengaruhi tumbuh dan kembang anak. Lingkungan yang baik tentu membuat anak memiliki hubungan yang positif dengan orang-orang di sekitarnya. Hubungan yang positif menjadi pengalaman anak untuk menjalani proses tumbuh kembang pada periode emasnya. Situasi lingkungan anak membentuk anak ke depannya. Namun, hubungan yang positif dengan orangtua dan keluarga menjadi hal utama yang perlu dilakukan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan anak berjalan baik.

  • Lakukan Permainan yang Menyenangkan

Pada awal pertumbuhannya, pembelajaran yang diberikan pada anak sebaiknya dilakukan sesuai dengan usianya agar anak dapat menerima informasi dengan baik. Salah satu cara yang bisa dilakukan orangtua adalah belajar sambil bermain. Hal-hal yang menyenangkan lebih mudah diterima oleh anak sehingga berikan anak permainan yang menyenangkan yang membuat ia berkesempatan untuk bereksplorasi, memecahkan masalah, dan belajar dari kondisi yang dihadapi. Ketika anak mengalami kesulitan, jangan ragu untuk membantu dan mendukung anak. Namun, jangan lupa untuk tetap biarkan anak menemukan cara sendiri untuk mengatasi masalahnya. 

  • Luangkan Waktu Bersama Anak

Orangtua sebaiknya luangkan waktu untuk berinteraksi dengan anak. Interaksi yang baik membantu anak meningkatkan kemampuan bersosialisasi, berkomunikasi, memecahkan masalah. Dengan meluangkan waktu bersama anak, orangtua juga lebih menjadi dekat dengan anak. Dengan begitu, orangtua mudah menemukan perubahan atau adanya gejala dari gangguan kesehatan pada anak. Jika anak mengalami gangguan kesehatan, sebaiknya orangtua jangan panik. Tetap tenang dan gunakan aplikasi Halodoc untuk bertanya langsung pada dokter mengenai gejala yang dialami oleh anak.

Baca juga: Manfaat Baca Buku untuk Tumbuh Kembang Anak

  • Penuhi Kebutuhan Gizi

Pemenuhan kebutuhan gizi pada anak memengaruhi tumbuh kembang anak. Tidak ada salahnya untuk memenuhi kebutuhan gizi dan nutrisi sejak anak mulai mengonsumsi makanan pendamping ASI. Tiap anak mulai diberikan MPASI sejak menginjak usia 6 bulan dengan tekstur makanan yang lembut. Sebaiknya jangan lupa berikan makanan yang menunjang kebutuhan vitamin serta nutrisi yang dibutuhkan oleh anak pada masa tumbuh kembang. Jangan lupa memenuhi kebutuhan protein di dalam tubuh anak untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan fisik anak. Kalsium juga memiliki peran yang penting bagi tumbuh kembang anak untuk pembentukan tulang pada anak-anak hingga dewasa.

Referensi:
Raising Children. Diakses pada 2019. Child Development: The First Five Year
Center for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2019. Child Development Basic