• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Begini Metode untuk Mengobati Batu Ginjal
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Begini Metode untuk Mengobati Batu Ginjal

Begini Metode untuk Mengobati Batu Ginjal

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 13 September 2022
Begini Metode untuk Mengobati Batu Ginjal Begini Metode untuk Mengobati Batu Ginjal

"Kencing batu yang disebabkan oleh batu kristal di ginjal dapat menimbulkan infeksi yang parah. Beberapa metode pengobatan batu ginjal adalah operasi batu ginjal, ureteroscopy, neprolithomy perkutan, dan Shock Wave Lithotripsy. "

Halodoc, Jakarta - Batu ginjal adalah salah satu penyakit ginjal yang menyebabkan terbentuknya zat dari urine si pengidap yang berbentuk seperti batu. Penyakit batu ginjal atau kencing batu ini biasanya berukuran kecil atau mencapai sekitar beberapa inci. Sementara ukuran batu yang lebih besar yang mengisi saluran yang membawa kencing dari ginjal ke kandung kemih disebut batu staghorn.

Sepertiga dari orang-orang di dunia memiliki kondisi adanya batu pada ginjal mereka, tapi hanya setengahnya yang punya gejala batu ginjal. Pengidap batu ginjal akan merasakan sakit luar biasa (urinary colic) yang datang dan pergi, dan bergerak dari bagian samping belakang (flank) ke bagian bawah perut (abdomen).

Beberapa gejala batu ginjal yang dapat dirasakan antara lain sakit pinggang, paha, selangkangan, dan kemaluan. Terdapat darah dalam urine, serta mual dan muntah-muntah juga menjadi gejala ataupun tanda penyakit batu ginjal. Bagaimana metode pengobatan batu ginjal, selengkapnya bisa dibaca di sini!

Metode Pengobatan Batu Ginjal

Jika kencing batu yang disebabkan oleh batu kristal di ginjal menimbulkan infeksi yang semakin parah, maka pengidap harus segera menemui dokter. Gejala yang menunjukkan kondisi penyakit ginjal yang semakin parah antara lain meriang, demam, berkeringat, dan buang air kecil yang sering, mendesak, serta terasa sakit.

Cara untuk mengobati penyakit ginjal ini dilakukan akan tergantung kepada beberapa hal, seperti ukuran, jumlah batu, letak bati atau apakah ada infeksi atau tidak. Kebanyakan batu ginjal keluar dari tubuh dengan sendirinya tanpa bantuan dokter.

Jika hal ini terjadi, maka beberapa obat dapat digunakan untuk mengurangi rasa sakit. Selain itu, batu yang tidak keluar sendiri perlu dikeluarkan dengan bantuan ahli urologi. Ahli urologi biasanya menggunakan alat yang panjang dan tipis (ureteroskop) untuk mengeceknya. Beberapa cara lain untuk mengatasi penyakit batu ginjal adalah:

1. Operasi Batu Ginjal

Jika batu ginjal menghalangi saluran kemih, maka kamu membutuhkan tindakan seperti operasi batu ginjal. Jika hanya ditemukan batu-batu kecil pada ginjal, maka ini tidak membutuhkan tindakan operasi batu ginjal.

2. Ureteroscopy

Urolog akan menggunakan alat panjang, seperti tabung dengan lensa mata, yang disebut ureteroskop, untuk menemukan kristal pada penyakit batu ginjal. Alat ini dimasukkan ke dalam uretra dan melalui kandung kemih ke ureter. Setelah batu ditemukan, urologi dapat mengangkat atau dapat memecahnya menjadi potongan-potongan kecil dengan energi laser.

3. Nephrolithotomy Perkutan

Urolog menggunakan alat untuk melihat kawat-tipis, yang disebut nephroscope, untuk menemukan dan menghilangkan kristal batu pada penyakit batu ginjal. Alat ini dimasukkan langsung ke dalam ginjal melalui luka kecil yang dibuat di punggung.

4. Shock Wave Lithotripsy (SWL)

Bagi kasus penyakit batu ginjal yang lebih parah, kamu bisa menjalani pengobatan ini. Gelombang kejut digunakan untuk memecah batu menjadi potongan-potongan kecil. Melalui metode ini, gelombang kejut difokuskan pada batu di ginjal menggunakan sinar-X atau ultrasound. Penembakan berulang menggunakan gelombang kejut menyebabkan batu itu pecah menjadi potongan-potongan kecil dan akhirnya bisa dikeluarkan.

Itu tadi beberapa pengobatan yang bisa kamu coba untuk mengatasi batu ginjal. Kamu juga bisa menanyakan langsung pada dokter tentang gangguan kesehatan ini tanpa perlu bertatap muka. Caranya dengan download aplikasi Halodoc. Yuk, pakai aplikasi Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Kidney Stones.
National Health Service. Diakses pada 2022. Kidney Stones.