31 March 2019

Begini Perkembangan Janin pada Usia 24 Minggu

Begini Perkembangan Janin pada Usia 24 Minggu

Halodoc, Jakarta - Sekarang, usia kehamilan ibu telah menginjak 24 minggu. Perubahan apa yang sudah ibu rasakan hingga kini? Apakah normal, atau justru tidak? Supaya lebih jelas, ibu bisa mencermati ulasan tentang perkembangan janin pada usia 24 minggu kehamilan ibu berikut ini.

Perkembangan Janin pada Usia 24 Minggu Kehamilan

Janin di dalam rahim ibu kini berukuran sebesar buah pepaya, sepanjang telapak kaki, beratnya mencapai 600 gram, dan terus bertambah setiap minggunya. Pada usia kehamilan ini, bayi masih memiliki peluang hidup yang besar bahkan jika ia terpaksa dilahirkan secara prematur.

Bagian paru-paru bayi sudah berkembang dengan sempurna, memungkinkan ia untuk bernapas langsung dengan menghirup udara, bukan lagi melalui cairan. Indera pendengaran bayi lebih matang, membuatnya bisa mendengar langsung detak jantung dan suara ibu. Begitu pula dengan perkembangan otaknya yang turut berkembang pesat.

Sementara itu, bagian wajah juga berkembang lebih sempurna, ia kini telah memiliki alis, bulu mata, dan rambut. Meski awalnya hanya berwarna putih karena kurangnya pigmen, ibu tidak perlu khawatir karena lama-kelamaan bagian ini mulai menampilkan warnanya.

Baca juga: Kapan Waktu Ideal untuk Melakukan Tes USG saat Hamil?

Perubahan Tubuh Ibu pada Usia 24 Minggu Kehamilan

Ibu, jangan takut jika tubuh ibu terlihat lebih gemuk daripada biasanya. Bahkan, ibu mendapati pusar ibu tampak menonjol dan tercetak jelas di balik pakaian yang ibu kenakan, seiring dengan semakin membesarnya perut ibu. Memasuki masa perkembangan janin usia 24 minggu, ibu membutuhkan beberapa tes kesehatan.

Salah satunya adalah tes skrining glukosa yang membantu mengidentifikasi adanya diabetes gestasional dan kondisi tingginya gula darah terkait kehamilan. Jika ibu memiliki riwayat atau sedang mengidap diabetes ketika hamil, segera tangani sebaik mungkin. Diabetes yang tidak tertangani meningkatkan risiko kesulitan melahirkan, yang cenderung membuat ibu harus melahirkan secara caesar.

Baca juga: 5 Penyebab Terjadi Nyeri Punggung Saat Hamil

Pasalnya, bayi di dalam janin turut membesar, terutama pada tubuh bagian atas. Tidak hanya itu, diabetes yang ibu alami juga berdampak pada rendahnya gula darah setelah bayi dilahirkan. Jadi, sebisa mungkin periksakan dan tangani kondisi kesehatan ibu sedini mungkin, agar gangguan kesehatan bisa mendapatkan penanganan.

Kehamilan 24 Minggu, Perhatikan Hal Ini

Apakah ibu mulai mengalami rasa gatal pada perut ketika memasuki perkembangan janin usia 24 minggu kehamilan ini? Tidak perlu cemas, karena hal ini wajar terjadi. Rasa gatal yang ibu alami muncul sebagai akibat dari mulai berkurangnya kelembapan pada kulit. Sebisa mungkin, jangan digaruk karena ini bisa memicu terjadinya iritasi pada kulit.

Cara menanganinya, ibu bisa menggunakan pelembap anti-gatal, misalnya calamine. Bisa juga menggunakan sabun susu sebagai pengganti sabun mandi untuk meningkatkan kelembapan kulit dan mengurangi rasa gatal. Tetapi, ibu perlu bertanya pada dokter apabila merasakan gatal pada kulit tanpa diawali dengan kulit mengering, hingga muncul ruam pada bagian perut.

Baca juga: Ini Alasan Kenapa Perut Ibu Hamil Terasa Gatal

Jika ibu mengalaminya tetapi belum sempat pergi ke dokter, ibu bisa bertanya langsung pada dokter spesialis kandungan, dengan download aplikasi Halodoc. Kapan saja, dokter ahli kandungan akan membantu menjawab segala keluhan yang ibu alami, termasuk meresepkan beberapa obat jika diperlukan. Ibu pun bisa langsung menebus resep dokter melalui aplikasi Halodoc, kapan saja, dan di mana saja.