29 March 2018

Benarkah Insomnia & Stres Bikin Berat Badan Gampang Naik?

Benarkah Insomnia & Stres Bikin Berat Badan Gampang Naik?

Halodoc, Jakarta – Pada dasarnya, berat badan bertambah disebabkan karena konsumsi sumber energi lebih banyak dari yang dibutuhkan. Namun, ada juga beberapa kondisi yang bisa jadi penyebab berat badan gampang naik, seperti stres dan insomnia. Lho, kok bisa?

Menurut ahli dalam jurnal Obesity, orang yang sedang stres ternyata lebih mudah mengalami kenaikan berat badan dan lebih sulit menurunkannya. Alasannya, ketika orang-orang berhadapan dengan situasi yang bikin tertekan, ada rangkaian reaksi yang terjadi pada tubuh akibat terlepasnya hormon kortisol (hormon stres) yang semakin banyak. Nah, hormon inilah yang menyebabkan rentetan proses biologi yang ujung-ujungnya bisa menyebabkan kenaikan berat badan.

Menyebabkan Timbunan Lemak

Bagi kamu yang sedang dalam program diet untuk menurunkan berat badan, hati-hati dengan masalah psikis yang satu ini. Pasalnya, stres bisa menjadi musuh utama dalam program diet kamu. Melansir Foxnews, menurut ahli dari  University College London, Inggris, kortisol terlibat dalam banyak rentetan proses biologi. Mulai dari proses metabolisme, komposisi tubuh, dan penumpukan lemak tubuh.

Banyak ahli menduga kalau hormon kortisol adalah penyebabnya. Hormon ini dapat membangkitkan rasa lapar dan membuat orang yang dilanda stres cenderung makan berlebihan sehingga lemak di tubuh pun pertambah. Selain masalah metabolisme hingga lemak tubuh, stres juga membuat seseorang menjadi lebih emosional. Lho, apa hubungannya dengan kenaikan berat badan?

Emosional yang menyebabkan naiknya berat badan dikenal dengan  istilah emotional eating. Ini merupakan kondisi luapan ekspresi yang disalurkan dengan cara makan berlebihan agar perasaan jadi lebih tenang. Kalau yang dikonsumsi makanan sehat dan rendah kalori, tentu enggak masalah, tapi bagaimana jika yang dimakan adalah makanan tak sehat? Biasanya jenis makanan yang dipilih adalah makanan asin, manis, atau berlemak? Nah, kebiasaan inilah yang bisa jadi penyebab berat badan kamu gampang naik.

Insomnia Ganggu Siklus Pencernaan

Bagi kamu yang sering mengalami kesulitan tidur atau insomnia, juga punya potensi untuk mengalami kenaikan berat badan, lho. Gangguan tidur ini bisa memicu kelompok bakteri di dalam usus dan membuatnya jadi tidak dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Menurut ahli, insomnia sama halnya dengan stres yakni sama-sama bisa memicu tubuh untuk terus memproduksi hormon kortisol. Nah, hormon inilah yang menimbulkan efek negatif bagi kelompok bakteri di usus.

Dalam kondisi tertentu bakteri “baik” memang dibutuhkan tubuh. Namun, ada pula bakteri yang memengaruhi siklus bangun tidur seseorang. Nah, ujung-ujungnya, insomnia itulah yang membuat mentabolisme tubuh mengalami perubahan. Inilah yang bisa menggangu jam kerja bagian tubuh dan menimbulkan rasa lapar. Akhirnya, membuat kamu ingin mengonsumsi makanan yang tidak sehat.

Melansir The Daily Meal, penelitian dari European Journal of Clinical Nutrition mengatakan, kurang waktu tidur bisa membuat seseorang mengonsumsi rata-rata 385 kalori lebih banyak dari biasanya pada hari berikutnya. Alasannya, karena tubuh mencoba untuk mencari pengganti energi yang terkuras karena kurangnya waktu tidur. Nah, makanya enggak heran orang yang mengidap insomnia, akan terus terpicu  mengonsumsi lebih banyak kalori untuk memenuhi kebutuhan energi sepanjang hari.

Selain itu, menurut penelitian dalam American Journal of Clinical Nutrition, tubuh orang yang kurang tidur membakar lima persen kalori lebih sedikit, dibandingkan dengan mereka yang cukup tidur. Enggak cuma itu, pengeluaran energi setelah makan pun juga 20 persen lebih sedikit.

Nah, kalau kamu mau tahu lebih jauh alasan penyebab berat badan gampang naik dan masalah kesehatan lainnya, kamu bisa menghubungi dokter melalui aplikasi Halodoc untuk berdiskusi mengenai masalah ini. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.