Benarkah Kadar SGOT Tinggi Sudah Pasti Terkena Penyakit Hati?

SGOT, Penyakit Hati, hati manusia

Halodoc, Jakarta - Karena fungsinya yang sangat banyak, hati manusia bisa saja mengalami gangguan. Tes darah hati merupakan tes yang bisa dilakukan untuk mengetahui apakah fungsi hati sedang terganggu atau tidak. Jika hasil dari tes darah hati menunjukkan hasil SGOT yang tinggi, hal ini menandakan kalau fungsi hati kamu sedang terganggu. Yuk, ketahui penjelasan selengkapnya tentang SGOT berikut.

Baca juga: Ini 5 Cara Membantu Turunkan Kadar SGOT yang Tinggi

Apa Itu SGOT?

SGOT (Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase) merupakan enzim yang biasa ditemukan pada hati, jantung, ginjal, otot, dan otak. Enzim ini bertugas dalam membantu mencerna protein dalam tubuh. Pemeriksaan SGOT akan dilakukan dengan mengambil sampel darah pada pengidap kondisi medis tertentu. Batas normal SGOT pada setiap individu akan berbeda-beda, tergantung dari teknik dan prosedur ketika memeriksa sampel darah pengidap kondisi medis tertentu.

Ini yang Akan Terjadi Jika Hasil SGOT Tinggi

Dalam keadaan yang normal, SGOT akan berada dalam sel-sel organ di dalam tubuh. Namun, ketika organ hati mengalami kerusakan, maka enzim ini akan keluar dari sel dan masuk ke dalam pembuluh darah. Nah, kondisi inilah yang membuat hasil SGOT meningkat di dalam tubuh. SGOT tidak hanya ada dalam organ hati saja, jadi jika kadar SGOT meningkat masalah bukan hanya ada dalam organ hati saja. Namun, jika SGOT meningkat secara tidak wajar, kemungkinan besar seseorang akan mengalami gangguan fungsi hati.

Baca juga: Kadar SGOT Meningkat, Apa yang Terjadi pada Tubuh?

Ini Cara Menurunkan Kadar SGOT yang Berlebih Dalam Tubuh

Selain menggunakan obat-obatan, beberapa cara yang bisa dilakukan guna menurunkan kadar SGOT yang tinggi, yaitu:

  • Jangan konsumsi alkohol. Alkohol merupakan penyebab utama dari kerusakan hati yang otomatis akan membuat kadar SGOT melonjak naik. Hal ini karena hati merupakan organ yang bertanggung jawab dalam menyaring racun dari darah.

Alkohol merupakan racun bagi tubuh yang akan diolah oleh hati. Jika kamu mengonsumsi alkohol terlalu banyak dan sering, organ hati tidak akan sanggup mengolah racun yang masuk dalam tubuh. Kondisi ini akan menyebabkan rusaknya sel-sel dalam tubuh. Nah, saat kondisi itu terjadi kadar SGOT dalam tubuh akan mulai meningkat.

  • Hindari konsumsi makanan berlemak. Salah satu penyebab kadar SGOT tinggi adalah makanan berlemak. SGOT ada dalam hati dan memiliki fungsi utama untuk memecah lemak dalam tubuh. Ketika lemak yang masuk terlalu banyak, maka organ hati tidak sanggup untuk mengolahnya, sehingga muncul kerusakan pada sel hati. Untuk itu, sebaiknya hindari makanan yang mengandung lemak jenuh dan lemak trans. Sebagai gantinya, konsumsi makanan yang mengandung banyak serat, seperti sayur dan buah.
  • Hindari konsumsi gula yang berlebih. Makanan manis yang kaya akan gula ini akan diolah menjadi glukosa dalam tubuh yang digunakan sebagai bahan energi. Namun, jika terlalu banyak tumpukan glukosa, maka glukosa yang tidak terpakai akan disimpan oleh tubuh menjadi cadangan lemak tubuh. Nah, saat lemak semakin banyak, maka fungsi hati akan terganggu.

Baca juga: Kapan Waktu yang Tepat Melakukan Pemeriksaan SGOT?

Selain menjaga pola makan sehat, rajin berolahraga untuk mempertahankan berat badan ideal merupakan salah satu upaya agar SGOT dapat kembali normal. Olahraga sebaiknya dilakukan setiap hari selama 30 menit. Jika kamu punya pertanyaan seputar masalah kesehatan, Halodoc bisa jadi solusinya! Kamu bisa diskusi langsung dengan dokter ahli melalui Chat atau Voice/Video Call. Enggak hanya itu, kamu juga bisa membeli obat yang sedang kamu butuhkan. Tanpa perlu repot, pesanan kamu akan diantar ke tempat tujuan dalam waktu satu jam. Yuk, download aplikasinya di Google Play atau App Store!