Benarkah Kunyit Efektif untuk Atasi Jerawat?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Benarkah Kunyit Efektif untuk Atasi Jerawat?

Halodoc, Jakarta –  Ketika kamu mendengar kata kunyit, pasti yang muncul di benakmu adalah jenis rempah yang biasa dijadikan untuk bumbu masakan agar terasa lebih sedap. Selain dijadikan bumbu masak, kunyit bisa dijadikan obat-obatan, pewarna, sampai dijadikan masker untuk mengatasi berbagai masalah kulit. Ternyata, kunyit memiliki berbagai kandungan yang baik untuk kulit, bahkan bisa mengatasi jerawat. Lebih lengkapnya, simak ulasan berikut ini, ya!

Baca Juga: Ini Alasan Jerawat Muncul saat Datang Bulan

Manfaat Kunyit untuk Atasi Jerawat

Kunyit dikenal memiliki sifat antimikroba, antiinflamasi, dan antioksidan yang menjadikannya ampuh untuk mengatasi jerawat. Nah, berikut ini beberapa manfaat kunyit yang perlu kamu ketahui.

  1. Bersifat Anti Bakteri

Jerawat sering disebabkan oleh bakteri Propionibacterium acnes. Bakteri ini jumlahnya paling melimpah di kulit manusia. Dokter dapat meresepkan antibiotik seperti eritromisin dan klindamisin yang dikombinasikan dengan asam azelaic untuk mengobati jerawat parah. Namun, seiring dengan meningkatnya resistensi obat, para peneliti terus menguji agen antimikroba baru.

Satu kemungkinan yang menjadi fokus penelitian adalah curcumin yang terkandung dalam kunyit. Curcumin memiliki sifat antibakteri sehingga dapat bereaksi dengan sejumlah bakteri termasuk Propionibacterium acnes ketika dikombinasikan dengan asam laurat.

  1. Bersifat Antiinflamasi

Curcumin dalam kunyit mengurangi peradangan pada manusia dan membantu dalam pengelolaan kondisi oksidatif serta inflamasi. Sifat antiinflamasi dalam kunyit juga efektif untuk mengatasi jerawat.

Baca Juga: Begini Cara Menangani Luka Bekas Jerawat yang Tepat

Mengobati Jerawat dengan Kunyit

Upaya untuk mengobati jerawat dengan cara mengonsumsi kunyit maupun mengoleskannya langsung di area berjerawat. 

  1. Cara Mengonsumsi Kunyit

Cara termudah dan enak untuk mendapatkan manfaat kunyit dengan menambahkannya ke makanan yang kamu konsumsi sehari-hari. Kamu dapat menambahkannya ke kari, sup dan semur, nasi, atau sayuran. Kunyit adalah bumbu serba guna yang mudah dicampur ke berbagai masakan. Selain mencampurnya ke dalam masakan, kamu dapat mencampurkannya dengan teh. Ada banyak teh kemasan yang mengandung kunyit, atau kamu bisa membuatnya sendiri.

Suplemen curcumin atau kunyit adalah pilihan lain. Pastikan untuk mengikuti petunjuk pada label kemasan tentang dosis yang dianjurkan. Sebab, mengonsumsi curcumin dalam dosis besar dapat menyebabkan sakit perut. Kamu juga sebaiknya bicara dengan dokter terlebih dahulu sebelum mulai mengonsumsi suplemen untuk memastikan keamanannya. Ini karena, curcumin dapat berinteraksi dengan obat-obatan tertentu. 

Kalau kamu butuh bicara dengan dokter, hubungi dokter Halodoc saja. Tidak perlu repot pergi ke rumah sakit untuk sekedar mencari informasi masalah kesehatan. Lewat aplikasi Halodoc kamu dapat menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja via Chat, dan Voice/Video Call.

  1. Kunyit Sebagai Masker

Saat ini sudah banyak produk perawatan kulit yang dijual bebas yang mengandung kunyit. Namun, lebih baik jika kamu langsung membuat masker sendiri untuk tidak ada reaksi tambahan di wajah. Sebelum mengoleskannya ke seluruh wajah, kamu dapat melakukan uji tempel dengan mengoleskan sedikit masker ke lekukan siku di lengan bagian dalam. Diamkan di sana selama beberapa menit, lalu bilas sampai bersih.

Pantau kulit apakah muncul kemerahan, iritasi atau ruam selama 24 jam ke depan. Jika tidak ada reaksi pada lengan, bisa dipastikan masker tersebut aman untuk dipakai. Untuk masker kamu dapat memarut kunyit dan campurkan dengan sedikit air. Perlu diketahui bahwa kunyit bisa mengeringkan kulit, jadi berhati-hatilah jika kamu telah memiliki kulit yang cenderung kering. 

Baca Juga: Berbagai Jamu yang Baik untuk Wanita

Sebelum memakai masker kunyit, kamu juga perlu bertanya kepada dokter untuk memastikan keamanannya. Terlebih jika kamu memiliki kulit yang sensitif dan cenderung kering.

Referensi:
Healthline (Diakses pada 2019). Turmeric for Acne.
Verywell Health (Diakses pada 2019). Turmeric for Acne: Possible Benefits, Drawbacks, and Effectiveness.