Benarkah Munculnya Kutil Pertanda Awal dari Kanker Penis?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Benarkah Munculnya Kutil Pertanda Awal dari Kanker Penis?

Halodoc, Jakarta – Walaupun kutil biasanya muncul sebagai tanda, tetapi tidak selalu menjadi pertanda awal kalau seseorang mengidap kanker penis. Perlu diketahui salah satu  gejala awal kanker penis adalah penebalan atau perubahan warna kulit, rasa sakit pada penis, dan perdarahan.

Nah, sebenarnya ini tidak bisa dibilang mutlak gejala kanker penis. Karena gejala-gejala yang disebutkan tadi bisa jadi karena penyakit lain. Untuk mengetahui kepastiannya, kamu perlu memeriksakan diri ke dokter. Umumnya, kanker penis jarang diidap oleh anak muda berusia 20–30-an yang paling sering adalah pria berusia 65 tahun. Ingin tahu lebih lanjut mengenai penyakit ini, cari tahu di sini!

Bagaimana Tahu Itu Kanker Penis atau Tidak?

Dokter spesialis akan memeriksa penis dan selangkangan. Besar kemungkinan akan dilakukan pengambilan sampel jaringan (biopsi) untuk diuji. Bahkan, kamu mungkin membutuhkan tes CT atau MRI. 

Kanker yang didiagnosis sedini mungkin akan diobati dengan krim kemoterapi. Atau Anda mungkin ditawari operasi kecil atau perawatan dengan menggunakan pengaturan suhu panas dan dingin untuk menghancurkan sel kanker.

Baca juga: Bisakah Anak Kecil Terkena Kanker Penis?

Bila diperlukan akan dilakukan pengangkatan dengan mempertimbangkan penampilan penis. Namun sudah tidak bisa diselamatkan lagi, terkadang sebagian atau keseluruhan penis akan diangkat. 

Perawatan selanjutnya adalah menjalani radioterapi atau kemoterapi sebelum atau sesudah operasi untuk menghindari sel kanker menyebar. Kalau ingin tahu lebih banyak mengenai kanker penis dan risikonya, bisa tanyakan langsung ke HalodocDokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Bagaimana Kanker Penis Bisa Terjadi?

Kanker penis jarang terjadi. Hampir semua kanker penis adalah kanker sel skuamosa. Sel skuamosa ditemukan di kulit dan menutupi permukaan banyak bagian tubuh.

Sangat jarang, jenis kanker lain dapat memengaruhi penis. Ini termasuk karsinoma sel basal dan melanoma ganas. Sebagian besar pria yang didiagnosis dengan kanker penis berusia di atas 65 tahun, tetapi ini juga dapat memengaruhi pria yang lebih muda.

Baca juga: Apa yang Terjadi ketika Buah Zakar Diangkat Akibat Kanker Penis?

Penyebab pasti kanker penis tidak diketahui. Kemungkinan mengembangkan kanker pada penis dapat ditingkatkan oleh faktor-faktor risiko tertentu, seperti:

  1. Human papilloma virus (HPV) adalah virus umum yang terpapar pada kebanyakan orang yang aktif secara seksual. Beberapa jenis HPV meningkatkan risiko kanker tertentu. Tetapi kebanyakan orang dengan HPV tidak mengembangkan kanker. Infeksi HPV sering ditemukan pada kanker penis. Beberapa jenis HPV menyebabkan kutil kelamin yang meningkatkan risiko kanker penis.

  2. Memiliki kulit khatan yang ketat yang tidak mudah ditarik kembali (phimosis) lebih sering terjadi pada pria yang memiliki kanker penis. Kanker penis kurang umum pada pria yang disunat (memiliki semua atau sebagian dari kulupnya dihapus). Penjelasan medis mengenai hal ini belum begitu jelas dan butuh penelitian lebih lanjut. 

  3. Merokok meningkatkan risiko kanker penis. Beberapa kondisi kulit yang memengaruhi penis dapat berkembang menjadi kanker jika tidak ditangani. Karenanya, selalu temui dokter jika kamu memiliki bercak bersisik putih atau merah di kepala penis atau bercak merah kulit lembap di penis. Perlu diketahui, kanker penis tidak bisa ditularkan ke orang lain.

Dalam penjelasan sebelumnya sudah diuraikan apa yang menjadi gejala awal kanker penis. Tanda-tanda pertama kanker penis seringkali adalah penebalan atau perubahan warna kulit. Gejala selanjutnya mungkin termasuk pertumbuhan atau luka (borok) di kepala penis, kulup atau batang penis. 

Kanker ini mungkin terlihat seperti pertumbuhan rata dengan warna coklat kebiruan, ruam merah, atau benjolan kecil berkerak. Terkadang kanker hanya bisa terlihat ketika kulup ditarik kembali.

Referensi:
Macmillan Cancer Support. Diakses pada 2019. Cancer of The Penis.
WebMD, Diakses pada 2019. Penile Cancer.