• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Berbagai Jenis Pengobatan untuk Mengatasi Keloid di Tubuh

Berbagai Jenis Pengobatan untuk Mengatasi Keloid di Tubuh

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Berbagai Jenis Pengobatan untuk Mengatasi Keloid di Tubuh

Keloid adalah bekas luka menonjol yang bisa sulit dihilangkan. Beberapa jenis pengobatan keloid di antaranya, suntikan kortikosteroid, operasi keloid, laser, cryotherapy, radiasi, ligatur atau mengoleskan krim maupun gel. Perawatan-perawatan ini biasanya dikombinasikan satu sama lain untuk hasil yang lebih efektif.”

Halodoc, Jakarta – Banyak orang yang mengkhawatirkan keloid karena proses penyembuhannya yang cukup sulit. Pasalnya, bekas luka yang menonjol ini dapat memengaruhi penampilan, apalagi kalau muncul di area kulit yang tidak tertutupi oleh pakaian. Tidak semua orang yang mendapati bekas luka akan mengalami keloid. Namun, ada orang-orang tertentu yang lebih rentan mengalaminya, seperti orang yang bertato atau menindik telinga.

Ada jenis-jenis luka tertentu yang meningkatkan risiko terbentuknya keloid. Luka sayat, luka bakar, dan jerawat parah adalah beberapa contohnya. Perkembangan keloid umumnya membutuhkan waktu yang cukup lama, bisa sampai berbulan-bulan setelah luka sembuh. Setelah mulai terbentuk, keloid bisa semakin membesar apabila tidak segera diobati. Lantas, perawatan seperti apa yang efektif mengatasi keloid? Simak penjelasan berikut ini.

Baca juga: Penyebab Munculnya Keloid yang Sering Terjadi

Jenis Pengobatan untuk Atasi Keloid

Tidak mudah memang untuk mengobati keloid. Keloid bahkan dapat muncul kembali setelah perawatan. Oleh sebab itu, penting untuk bertanya kepada dokter spesialis kulit supaya kamu bisa mendapatkan pilihan perawatan yang tepat dan efektif. Untuk menanyakan hal ini, kamu bisa menghubungi dokter spesialis kulit melalui aplikasi Halodoc.

Dokter kulit biasanya akan merekomendasikan lebih dari satu jenis perawatan untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Melansir dari American Academy of Dermatology, berikut jenis-jenis pengobatan untuk mengatasi keloid:

1. Suntikan Kortikosteroid

Kortikosteroid dapat membantu mengecilkan bekas luka. Obat ini dapat diberikan melalui suntikan sekali setiap tiga sampai empat minggu. Suntikan pertama dapat meredakan gejala dan membuat keloid terasa lebih lembut. Setelahnya, kamu mungkin akan melihat perubahan ukuran keloid yang semakin menyusut. Kendati demikian, keloid masih berpeluang tumbuh kembali dalam waktu lima tahun. Oleh sebab itu, dokter kulit sering mengkombinasikan suntikan kortikosteroid dengan perawatan lain.

2. Operasi Keloid

Pemotongan keloid melalui prosedur operasi sering dianggap sebagai solusi yang paling tepat untuk mengatasi keloid. Meski begitu,l hampir 100 persen keloid bisa tumbuh kembali setelah operasi. Untuk mengurangi risiko kembalinya keloid, dokter biasanya menyarankan suntikan kortikosteroid atau cryotherapy untuk mengurangi risikonya. Perawatan radiasi setelah operasi pengangkatan juga dapat mencegah kembalinya keloid.

Baca juga: Adakah Cara Efektif untuk Mencegah Keloid?

3. Perawatan Laser

Laser juga sering dijadikan pilihan untuk mengurangi ketebalan keloid dan memudarkan warnanya. Biasanya, laser dikombinasikan bersama perawatan lain seperti suntikan kortikosteroid untuk mencegah keloid tumbuh kembali.

4. Cryotherapy

Terapi yang satu ini dilakukan dengan cara membekukan keloid menggunakan zat yang disebut cryogens. Cryotherapy mampu melembutkan keloid dan mengecilkan ukurannya. Namun, perawatan ini paling efektif untuk keloid yang masih berukuran kecil. Biasanya, suntikan kortikosteroid diberikan sebelum atau sesudah cryotherapy untuk mengurangi ukuran keloid.

5. Perawatan Radiasi

Nah, kalau perawatan yang satu ini umumnya dilakukan setelah seseorang menjalani operasi pengangkatan keloid untuk mencegah keloid tumbuh kembali. Seseorang dapat memulai perawatan radiasi segera setelah operasi keloid, pada hari berikutnya, atau seminggu kemudian.

6. Ligatur

Perawatan ligatur dilakukan dengan cara mengikat benang bedah di sekitar keloid. Benang bedah yang diikat ini akan memotong keloid secara bertahap. Dokter kulit mungkin perlu mengikat benang bedah baru di sekitar keloid setiap dua hingga tiga minggu sampai keloid benar-benar terlepas.

7. Krim atau Gel

Selain perawatan-perawatan di atas, mengoleskan krim retinoid atau gel silikon juga bisa menjadi pilihan untuk memudarkan keloid. Krim retinoid adalah turunan dari vitamin A, atau retinol. Sementara gel silikon bisa kamu dapatkan dari resep yang diberikan dokter. Namun, kedua perawatan ini sebaiknya kamu lakukan sebelum keloid benar-benar terbentuk ya.

Baca juga: Ini 3 Cara Ampuh Atasi Luka Agar Sembuh Lebih Cepat 

Jika butuh krim retinoid untuk mengatasi keloid, beli saja di toko kesehatan Halodoc. Jangan tunda pengobatan keloid sebelum kondisinya semakin menebal dan membesar. Pasalnya, keloid yang sudah berukuran besar dan tebal akan lebih sulit diatasi dengan krim retinoid. Tinggal klik lewat smartphone kamu, lalu obat yang kamu butuhkan akan langsung diantar ke tempat tujuan. Download aplikasinya sekarang juga!

This image has an empty alt attribute; its file name is HD-RANS-Banner-Web-Artikel_Spouse.jpg
Referensi:
American Academy of Dermatology. Diakses pada 2021. Keloids: Diagnosis and Treatment.
Medical News Today. Diakses pada 2021. How do you get rid of keloids?
Healthline. Diakses pada 2021. How to Get Rid of Keloids.
Everyday Health. Diakses pada 2021. What Are Keloids? Symptoms, Causes, Diagnosis, Treatment, and Prevention.