Berbahayakah Kutu Anjing Bagi Manusia?

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   24 Agustus 2021
Berbahayakah Kutu Anjing Bagi Manusia?Berbahayakah Kutu Anjing Bagi Manusia?

“Apakah anjing kesayanganmu terlihat gelisah dan menggesek-gesekkan tubuhnya di dinding? Bisa jadi itu tanda infeksi kutu anjing. Hewan kecil ini juga bisa hinggap dan menggigit tubuh manusia. Kutu ini dapat menyebabkan rasa gatal, hingga kondisi serius seperti reaksi alergi dan infeksi cacing pita.”

Halodoc, Jakarta – Kutu anjing adalah satu dari banyaknya masalah yang bisa terjadi pada hewan kesayangan kamu. Parasit kecil tak bersayap ini dapat menggigit kulit hewan berbulu dan mengisap darah untuk bertahan hidup. Masalahnya, gigitan tersebut dapat menimbulkan rasa gatal dan tidak nyaman pada hewan peliharaan.

Lantas, apakah kutu anjing juga bisa berpindah dan hidup di tubuh manusia? Jika iya, adakah bahayanya? Yuk, simak pembahasan berikut ini!

Baca juga: Apa Saja Penyebab Munculnya Kutu Anjing?

Kutu Anjing Bisa Menggigit, tetapi Tidak Hidup pada Manusia

Perlu diketahui, kutu anjing tidak bisa hidup pada manusia, tetapi mereka masih bisa menggigit. Kutu biasanya host specific dan tidak menular ke spesies lain meski masih bisa menggigit. 

Kutu tertarik pada beberapa hewan karena bulunya. Mereka bisa bersembunyi di sela-sela bulu hewan, makan, dan berkembang biak. Kutu anjing tidak hidup pada manusia karena tidak ada bulu atau rambut yang substansial seperti hewan, dan sangat sulit untuk berkembang biak tanpa perlindungan bulu yang cukup lebat. 

Kutu anjing dapat menggigit manusia, umumnya pada kaki dan tungkai. Biasanya gigitan awal tidak menyebabkan lesi pada kulit, tetapi begitu seseorang terpapar kutu untuk jangka waktu yang lebih lama, mereka mengembangkan reaksi hipersensitif.

Hasil visual dari gigitan kutu dapat berlangsung beberapa hari, tetapi dapat menjadi lebih buruk jika lebih sensitif terhadap gigitan atau jika area tersebut terinfeksi.

Baca juga: Begini Cara Menghilangkan Kutu Anjing yang Mengganggu

Bahaya yang Perlu Diwaspadai

Selain menyebabkan rasa gatal, gigitan kutu anjing pada manusia juga bisa menyebabkan beberapa kondisi serius dan bisa berakibat fatal bagi hewan jika infestasinya sangat parah sehingga mengganggu kesehatan mereka secara keseluruhan.

Kutu dapat membawa beberapa penyakit berbeda yang dapat ditularkan selama gigitan, yang paling umum meliputi:

  1. Reaksi Alergi

Gigitan kutu anjing dapat menyebabkan reaksi alergi pada kulit manusia karena tubuh bereaksi kuat terhadap air liur kutu. Reaksi alergi terhadap gigitan dapat menyebabkan dermatitis alergi kutu. Hal ini dapat mengakibatkan:

  • Iritasi, kulit merah.
  • Rasa gatal yang luar biasa.
  • Infeksi.

Reaksi alergi terhadap gigitan kutu juga dapat terjadi pada hewan. Reaksi alergi dapat menyebabkan hewan menggaruk area bekas gigitan kutu ​​sedemikian rupa sehingga kulit mereka menjadi kemerahan atau bahkan kerontokan pada bulu.

Baca juga: Berapa Lama Kutu Anjing Bisa Bertahan?

  1. Risiko Cacing Pita

Kutu anjing dapat membawa cacing pita. Spesies yang biasanya membawa cacing pita adalah kutu dari spesies Trichodectes canis. Jika kamu menelan kutu, ada risiko terkena cacing pita yang dibawa oleh kutu. Anak-anak mungkin lebih mungkin secara tidak sengaja menelan kutu.

Cacing pita mungkin tidak berbahaya bagi kesehatan Anda secara keseluruhan atau kesehatan hewan peliharaan, tetapi jika melihat sesuatu yang berwarna putih dan terlihat seperti biji labu di feses atau tinja, itu mungkin menandakan infeksi cacing pita. Bicaralah dengan dokter di aplikasi Halodoc jika kamu mencurigai hal ini.

Itulah pembahasan mengenai bahaya kutu anjing bagi manusia. Dapat diketahui bahwa hewan kecil ini dapat menggigit manusia, tetapi mereka hanya bisa hidup di tubuh hewan berbulu. Pastikan untuk memantau hewan peliharaan secara teratur, dan jaga kebersihan rumah untuk mengurangi kemungkinan kutu.

Referensi:
Trudog. Diakses pada 2021. Are Dog Fleas Harmful To Humans?
Healthline. Diakses pada 2021. Why Fleas Prefer Our Pets Over Us.
American Kennel Club. Dog Lice: What They Are, How to Avoid Them.

Mulai Rp50 Ribu! Bisa Konsultasi dengan Ahli seputar Kesehatan