27 February 2019

Viral Bercanda Tarik Kursi, Ini Masalah Kesehatan yang Bisa Terjadi

Viral Bercanda Tarik Kursi, Ini Masalah Kesehatan yang Bisa Terjadi

Halodoc, Jakarta – Bercanda dan melakukan hal yang menyenangkan bersama teman sebaya adalah hal yang normal. Tapi hati-hati, jangan sampai bercanda yang dilakukan bisa berdampak bahaya terutama pada kondisi kesehatan!

Seperti yang belakangan ini sempat viral di media sosial, bercanda tarik kursi yang berujung pada cedera. Kisah ini dimulai dari sebuah postingan di akun Facebook orangtua murid SMA. Dalam postingan tersebut, diceritakan bahwa sang anak mengalami cedera tulang ekor akibat terjatuh dari kursi. Belakangan diketahui, peristiwa itu ternyata terjadi karena kejahilan teman-teman korban.

Meski niat awalnya bercanda, tindakan menarik kursi saat seseorang ingin duduk nyatanya bisa menjadi hal yang berbahaya. Duh, mulai sekarang sebaiknya hindari melakukan hal-hal yang dianggap sepele dan menyenangkan, namun bisa menimbulkan bahaya, ya!

Baca juga: Kenali Gejala Cedera Saraf Tulang Belakang yang Bisa Berakibat Fatal

Terjatuh dari Kursi, Gangguan Kesehatan Apa Saja yang Bisa Terjadi?

Dalam postingan yang viral tersebut, siswa yang menjadi “korban” bercanda tarik kursi disebut mengalami cedera tulang ekor belakang dan harus mendapatkan perawatan. Lantas, apa saja sebenarnya gangguan kesehatan yang bisa terjadi saat seseorang mengalami kecelakaan dan jatuh dari kursi?

  • Cedera Tulang Belakang

Bercanda tarik kursi bisa menyebabkan seseorang terjatuh dalam keadaan yang tidak siap, dan rawan mengalami cedera. Salah satu cedera yang bisa terjadi karena hal ini adalah cedera saraf tulang belakang alias spinal cord injury. Kondisi ini terjadi karena adanya luka atau kerusakan pada saraf tulang belakang yang bisa menyebabkan dampak yang permanen. Cedera saraf tulang belakang bisa memengaruhi kekuatan, sensasi, dan fungsi organ tubuh lain.

  • Patah Tulang

Selain cedera, jatuh dalam posisi duduk bisa menyebabkan tulang ekor patah. Tulang ekor adalah tulang yang berperan dalam membantu mengatur posisi duduk tetap dalam keadaan nyaman. Saat seseorang jatuh dalam posisi duduk, dan kemudian menyebabkan bunyi, seperti patah tulang, bisa menjadi tanda yang harus diwaspadai. Kondisi ini bisa menyebabkan nyeri yang bisa bertahan lama berbulan-bulan hingga bertahun-tahun.

  • Risiko Lumpuh

Meski biasanya terjadi karena kecelakaan besar, namun kelumpuhan karena cedera tulang leher hingga tulang punggung juga bisa terjadi saat seseorang jatuh dalam posisi duduk. Jika cedera akibat kecelakaan menyerang area leher sampai punggung, ada risiko kelumpuhan terjadi pada tangan atau kaki. Sedangkan jika cedera menyerang pinggang, maka kelumpuhan bisa terjadi pada area kaki. Tapi, jarang terjadi kelumpuhan akibat terjatuh dari kursi.

Baca juga: Benarkah Cedera Saraf Tulang Belakang Bisa Menyebabkan Lumpuh?

  • Benturan di Kepala

Saat terjatuh dari kursi di ruang kelas, ada kemungkinan kepala akan mengalami benturan keras karena mengenai meja atau kursi lain. Jika benturan tersebut terjadi dengan sangat keras, bukan tidak mungkin akan terjadi kebutaan pada kedua atau salah satu mata. Hal itu bisa terjadi karena adanya gangguan pada saraf mata akibat benturan di kepala.

  • Gangguan Seksualitas

Benturan yang terjadi karena jatuh dari kursi ternyata juga bisa memicu gangguan seksualitas. Pasalnya, gangguan pada saraf otonom bisa mengakibatkan dampak, seperti gangguan kencing, gangguan buang air besar, bahkan disfungsi ereksi pada pria.

Baca juga: Awas, Cedera Saraf Tulang Belakang Bisa Berujung Kematian

Cari tahu lebih lanjut seputar cedera tulang ekor dan dampak jatuh dari kursi dengan bertanya kepada dokter di aplikasi Halodoc. Kamu bisa menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!