Berhubungan Intim Terasa Sakit, Mungkin Ini 4 Penyebabnya

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Berhubungan Intim Terasa Sakit, Mungkin Ini 4 Penyebabnya

Halodoc, Jakarta - Berhubungan intim adalah salah satu hal yang wajar dilakukan, terutama bagi pasangan suami istri. Hal tersebut dapat menjaga keeratan hubungan keduanya. Walau begitu, melakukan aktivitas seksual mungkin saja menimbulkan rasa sakit.

Rasa sakit yang timbul ketika berhubungan intim dapat menyebabkan timbulnya masalah. Nyeri saat bersenggama dalam dunia medis disebut juga dengan dispareunia. Selain rasa sakit secara fisik saat berhubungan intim, kesehatan mental juga mungkin akan terpengaruh. Rasa sakit tersebut dapat disebabkan oleh beberapa gangguan, berikut ulasannya!

Baca juga: Ketahui 4 Penyebab Timbulnya Rasa Sakit Saat Berhubungan Intim

Penyebab Berhubungan Intim Terasa Sakit

Hubungan intim yang dapat menimbulkan rasa sakit adalah hal yang umum terjadi pada wanita. Hal tersebut dapat terjadi karena masalah struktural, hingga masalah psikologis. Tidak sedikit wanita yang mengalami rasa sakit saat melakukan hubungan intim.

Dalam istilah medis, berhubungan intim yang menimbulkan rasa sakit disebut dengan dispareunia. Gangguan ini dapat terjadi secara berulang kali tepat sebelum, selama, atau setelah dilakukannya hubungan seksual. Sekitar 75 persen wanita akan mengalami rasa sakit ketika melakukan aktivitas seksual.

Meskipun rasa sakit yang timbul saat berhubungan intim sangat umum, bukan berarti hal tersebut dapat dianggap normal. Rasa sakit yang minor mungkin tidak membuat kamu khawatir. Namun, jika timbulnya rasa sakit terbilang parah dan intens, kamu harus segera mendapatkan diagnosis dan perawatan.

Hubungan intim seharusnya menjadi pengalaman yang menyenangkan. Jika tidak demikian, kamu harus tahu hal yang dapat menyebabkannya. Berikut adalah beberapa hal yang dapat menjadi penyebab berhubungan intim terasa sakit:

1. Berhubungan Intim Pertama Kali

Pada saat berhubungan pertama kali, umumnya wanita akan mengalami rasa sakit saat penetrasi. Hal tersebut adalah hal yang wajar terjadi. Beberapa wanita akan mengeluarkan darah dan ada juga yang tidak. Rasa sakit yang timbul umumnya hanya bersifat sementara. Selaput dara yang tidak teregang umumnya yang menyebabkan rasa sakit terjadi saat penetrasi pertama.

Baca juga: 7 Hal Ini Terjadi Pada Tubuh Saat Hubungan Intim

2. Kurangnya Lubrikasi

Pada kebanyakan wanita, dinding vagina akan merespons rangsangan. Hal tersebut akan menghasilkan cairan yang dapat melembapkan vagina dan membuat penetrasi lebih mudah. Kamu mungkin perlu lebih banyak waktu untuk stimulasi, atau sedang gugup atau tegang. Hal ini membuat penetrasi sulit dilakukan dan terasa sakit.

Pelumasan yang tidak memadai juga dapat disebabkan oleh penurunan kadar estrogen. Hal tersebut dapat membuat jaringan vagina menjadi lebih rapuh, sehingga cairan yang dihasilkan lebih sedikit. Umumnya, hal ini terjadi ketika setelah melahirkan atau dalam terapi hormon setelah kanker payudara.

Baca juga: 3 Penyebab Dispareunia, Nyeri Saat Berhubungan Intim

3. Vaginismus

Penyebab berhubungan intim terasa sakit lainnya adalah vaginismus. Hal ini terjadi ketika otot-otot vaginanya menekan atau tegang ketika ada sesuatu yang akan masuk. Hal ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman atau pun menyakitkan. 

Kondisi ini belum diketahui secara pasti penyebabnya, tetapi disebut-sebut berasal dari perasaan takut atau cemas untuk berhubungan seksual. Beberapa wanita dapat mengalami gangguan ini dalam situasi apa pun. Jika kamu mengalami gangguan ini, ada baiknya untuk langsung bertanya pada dokter ahli di Halodoc.

4. Infeksi Lokal

Beberapa infeksi yang terjadi pada vagina, seperti monilia atau trikomoniasis, dapat menyebabkan rasa sakit saat berhubungan intim. Hal ini dapat membuat infeksi melebar ketika dilakukannya penetras. Dibutuhkan penanganan medis segera agar penyebarannya dapat diatasi.