05 January 2019

Sering Berkeringat pada Malam Hari, Mungkin Saja Ini Penyebabnya

Sering Berkeringat pada Malam Hari, Mungkin Saja Ini Penyebabnya

Halodoc, Jakarta – Pernahkah kamu terbangun di malam hari dan menyadari tubuh sudah penuh dengan keringat? Atau menemukan pakaian dan tempat tidur basah karena keringat saat bangun di pagi hari? Hati-hati, berkeringat di malam hari ternyata bisa menjadi tanda gangguan kesehatan yang serius, lho!

Dalam keadaan normal, tubuh manusia biasanya akan berkeringat saat melakukan aktivitas yang berat atau saat mengonsumsi makanan pedas. Nah, jika tubuh sering berkeringat tanpa alasan, terutama pada malam hari bisa jadi tanda adanya penyakit yang harus diwaspadai. Apa saja penyakit yang memiliki gejala berkeringat di malam hari?

  • Infeksi

Tubuh menjadi lebih mudah berkeringat saat mengalami infeksi. Salah satu jenis infeksi yang paling sering menyebabkan keringat pada malam hari adalah tuberkulosis alias TBC. Selain itu, masih ada beberapa infeksi bakteri yang bisa menyebabkan kondisi ini, mulai dari infeksi bakteri, seperti peradangan pada tulang, hingga HIV.

  • Radang Katup Paru (Endokarditis)

Radang katup paru alias endokarditis juga bisa menjadi salah satu pemicu tubuh berkeringat secara berlebih pada malam hari. Penyakit ini umumnya terjadi karena infeksi atau masuknya bakteri ke aliran darah. Bakteri tersebut, kemudian menginfeksi bagian jantung yang rusak dan memicu berbagai gejala.

Baca juga: Endokarditis Diakibatkan Kuman yang Menyerang Jantung

Kabar buruknya, gejala penyakit ini bisa berkembang secara perlahan, yaitu dalam hitungan minggu atau bulan. Namun, gejala penyakit juga bisa muncul secara mendadak yang tergantung pada jenis bakteri yang menyerang serta ada atau tidaknya riwayat penyakit jantung pada seseorang. Endokarditis bisa memicu gejala berupa demam, menggigil, merasa lemas, berkeringat di malam hari, sakit kepala, nafsu makan menurun, hingga nyeri dada terutama saat bernapas.

  • Hipoglikemia

Penurunan kadar gula dalam darah yang terjadi secara drastis alias hipoglikemia juga bisa menyebabkan seseorang mudah berkeringat di malam hari. Kondisi ini paling sering terjadi pada orang yang mengidap penyakit diabetes, sebab ada ketidakstabilan kadar gula dalam darah.

  • Kanker Limfoma

Kanker yang menyerang kelenjar getah bening serta limfosit ini juga bisa menyebabkan pengidapnya berkeringat pada malam hari. Limfosit merupakan salah satu jenis sel darah putih yang ada di dalam tubuh manusia. Selain berkeringat di malam hari, penyakit ini juga menimbulkan gejala, seperti penurunan berat badan dan demam tanpa sebab.

  • Hiperhidrosis

Keluarnya keringat secara berlebihan juga bisa terjadi karena adanya penyebab yang jelas. Kondisi seperti itu disebut dengan hiperhidrosis. Orang yang mengalami kondisi ini dianjurkan untuk menyesuaikan pakaian saat tidur, misalnya mengenakan pakaian yang longgar dan dapat menyerap keringat dengan maksimal.

Baca juga: Apa Penyebab Keringat Berlebihan pada Wajah?

  • Menopause

Wanita yang sudah memasuki masa menopause juga disebut lebih berisiko mengeluarkan keringat berlebihan, terutama pada malam hari. Hal itu terjadi sebagai dampak dari hot flashes, yaitu perasaan panas yang datang tiba-tiba dari dalam tubuh. Umumnya, sensasi panas akan terasa pada wajah, leher, dan dada.

  • Efek Samping Obat

Mengonsumsi obat-obatan tertentu juga bisa menjadi penyebab seseorang mengeluarkan keringat berlebih pada malam hari. Orang yang mengonsumsi jenis obat antidepresan, seperti pereda nyeri disebut lebih sering mengalami gejala keluar keringat di malam hari.

Baca juga: Enggak Selamanya Berkeringat Itu Sehat, Ini Penjelasannya

Cari tahu lebih lanjut seputar penyebab keringat berlebih di malam hari dengan bertanya kepada dokter di aplikasi Halodoc. Dokter bisa dengan mudah dihubungi melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!