Bisa Sebabkan Nyeri Punggung, Kenali 3 Gejala Neuroblastoma

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Bisa Sebabkan Nyeri Punggung, Kenali 3 Gejala Neuroblastoma

Halodoc, Jakarta - Neuroblastoma adalah kanker yang berkembang dari sel-sel saraf yang belum matang dan ditemukan di beberapa area tubuh. Neuroblastoma paling sering muncul di dalam dan sekitar kelenjar adrenal, yang mirip dengan sel-sel saraf dan berada di atas ginjal.

Neuroblastoma juga dapat berkembang di daerah lain di perut dan di dada, leher, dan di dekat tulang belakang, yaitu lokasi terhadap beberapa kelompok sel saraf. Neuroblastoma paling umum menyerang anak-anak usia 5 tahun atau lebih muda, walaupun jarang terjadi pada anak-anak yang lebih besar.

Neuroblastoma paling umum dimulai pada jaringan kelenjar adrenal, kelenjar segitiga di atas ginjal yang membuat hormon yang mengontrol detak jantung, tekanan darah, dan fungsi penting lainnya. Seperti kanker lainnya, neuroblastoma dapat menyebar ke bagian lain dari tubuh, seperti kelenjar getah bening, kulit, hati, dan tulang.

Dalam beberapa kasus, kecenderungan untuk mendapatkan jenis kanker ini dapat diturunkan dari orang tua ke anak. Namun, sebagian besar kasus neuroblastoma tidak diwariskan atau disebut tipe sporadis. Hal ini terjadi hampir secara eksklusif pada bayi dan anak-anak, dan sedikit lebih umum pada anak laki-laki daripada perempuan.

Beberapa bentuk neuroblastoma hilang dengan sendirinya, sementara yang lain mungkin memerlukan beberapa perawatan. Pilihan perawatan neuroblastoma yang dilakukan akan tergantung pada beberapa faktor.

Baca Juga : Inilah 4 Stadium Neuroblastoma

Gejala Neuroblastoma

Tanda dan gejala neuroblastoma bervariasi tergantung pada bagian tubuh yang terpengaruh. Berikut adalah beberapa gejala yang umumnya timbul pada seseorang yang mengidap gangguan tersebut:

  1. Gejala Jika Menyerang Perut

Gangguan neuroblastoma di perut adalah bentuk yang paling umum dan dapat menyebabkan tanda dan gejala. Di antaranya adalah nyeri perut, konstipasi, kulit perut yang terasa keras apabila disentuh, perut menjadi bengkak, selera makan berkurang, dan penurunan berat badan.

  1. Gejala Jika Menyerang Dada

Gangguan kanker pada sel-sel saraf tersebut yang terjadi pada dada dapat menyebabkan tanda dan gejala. Di antaranya adalah nyeri dada, sesak napas disertai mengi, serta perubahan ukuran pupil mata menjadi beda dan kelopak mata turun.

  1. Gejala Jika Menyerang Saraf Tulang Belakang

Dalam hal ini, gejala yang ditunjukkan berupa bagian tubuh menjadi lemah atau mati rasa. Gejala lainnya yang ditunjukkan adalah mengalami gangguan pergerakan.

Baca Juga : Rentan Menyerang Anak-anak, Ini yang Disebut Neuroblastoma

Faktor risiko Neuroblastoma

Anak-anak dengan riwayat keluarga yang pernah mengidap neuroblastoma lebih mungkin untuk mengembangkan penyakit tersebut. Namun, neuroblastoma karena keturunan diperkirakan hanya sejumlah kecil dari kasus gangguan tersebut. Dalam kebanyakan kasus neuroblastoma, penyebabnya tidak pernah diidentifikasi.

Komplikasi Neuroblastoma

Komplikasi dari gangguan kanker pada sel-sel saraf dapat meliputi:

  • Penyebaran kanker: Neuroblastoma dapat menyebar ke bagian lain dari tubuh, seperti kelenjar getah bening, sumsum tulang, hati, kulit, dan tulang.
  • Kompresi sumsum tulang belakang: Tumor dapat tumbuh dan menekan sumsum tulang belakang, serta menyebabkan kompresi sumsum tulang belakang. Kompresi medula spinalis dapat menyebabkan nyeri dan kelumpuhan.
  • Tanda dan gejala yang disebabkan oleh sekresi tumor: Sel-sel neuroblastoma dapat mengeluarkan bahan kimia tertentu yang mengiritasi jaringan normal lainnya, menyebabkan tanda dan gejala yang disebut sindrom paraneoplastik. Salah satu sindrom paraneoplastik yang jarang terjadi pada orang dengan neuroblastoma yang dapat menyebabkan gerakan mata yang cepat dan kesulitan koordinasi. Sindrom langka lainnya menyebabkan pembengkakan perut dan diare.

Baca Juga : Sering Sakit Perut, Hati-Hati Terkena Neuroblastoma

Itulah beberapa gejala yang dapat terjadi pada seseorang yang mengidap neuroblastoma. Jika kamu mempunyai pertanyaan perihal gangguan tersebut, dokter dari Halodoc siap membantu. Caranya yaitu dengan download aplikasi Halodoc di smartphone kamu!