28 March 2019

Bisakah Terapi Wicara Dilakukan Mandiri?

Terapi wicara

Halodoc, Jakarta - Bagi orangtua, memantau perkembangan si buah hati merupakan sebuah kewajiban. Apalagi jika tiba-tiba Si Kecil memiliki kemampuan bicara yang tidak normal atau tidak sesuai dengan anak seusianya. Jika kondisi ini terjadi, kemungkinan besar anak akan membutuhkan terapi wicara untuk meningkatkan kemampuan bicara. Nah, jika sudah begini, apakah orangtua bisa melakukan terapi wicara secara mandiri?

Baca juga: Bukan Hanya untuk Anak-Anak, Terapi Wicara Juga untuk Orang Dewasa

Ibu perlu mengetahui bahwa selain bahasa yang digunakan sehari-hari atau bahasa yang bersifat verbal, ada juga bahasa yang sifatnya non-verbal. Terapi wicara  dilakukan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak harus mencakup kedua bentuk bahasa tersebut, seperti mengoptimalkan koordinasi mulut agar Si Kecil mampu menghasilkan suara untuk membentuk kata-kata. Selain itu, olah mulut juga penting untuk melatih kemampuan artikulasi anak, kelancaran berbicara, dan pengaturan volume suara.

Terapi wicara bisa ibu lakukan secara mandiri dirumah, dengan cara:

  1. Ajarkan Bahasa Isyarat atau Bahasa Tubuh

Bicara dan bahasa isyarat mempunyai hubungan yang kuat. Ketika anak tidak dapat menyampaikan informasi apa yang diinginkan dan terkadang menyebabkan emosi berlebih atau tantrum. Nah, di sinilah bahasa isyarat berperan membantu anak untuk berkomunikasi dengan orang lain. Orangtua dapat mengajarkan bahasa isyarat dengan kata-kata yang mudah dan paling sering digunakan.

  1. Kurangi Penggunaan Media Elektronik

Anak yang sering menonton media elektronik, seperti televisi akan mengalami keterlambatan dalam perkembangan bicara karena anak lebih sering menonton TV. Hal tersebut akan menyebabkan kurangnya stimulasi untuk melakukan komunikasi dua arah. Selain itu, suara yang dihasilkan televisi dapat menyebabkan anak kurang fokus untuk menyimpan informasi dari apa yang didengar dari orang lain.

Baca juga: Kapan Waktu yang Tepat untuk Melakukan Terapi Wicara?

  1. Menggunakan Kartu Bergambar

Menggunakan kartu bergambar sebagai sarana terapi wicara dengan cara menyebutkan nama dari objek yang ada di kartu tersebut dan anak harus mengulanginya beberapa kali. Bagi Si Kecil yang mengalami keterlambatan dalam berbicara, menyebutkan hal itu bukanlah suatu hal yang mudah. Ibu juga bisa melakukan dengan menempelkan magnet pada kartu bergambar dan menempelkannya pada kulkas, seperti gambar roti, susu, atau buah. Jadi, jika Si Kecil menginginkan salah satu dari benda itu, anak bisa mengambil gambar dan memberikannya pada ibu.

  1. Letakkan Benda yang Jauh dari Jangkauannya

Meletakkan benda yang diinginkan anak di luar jangkauannya akan membuat anak meminta bantuan untuk mengambilkannya. Dari ini, ibu bisa mengajarkan anak untuk mendatangi, menarik tangan, dan mengajak ke tempat benda yang diinginkan anak. Ibu juga bisa mengajarkan bahasa isyarat untuk meminta tolong atau mengucapkan kata tolong ketika meminta mengambilkan benda tersebut.

Orangtua merupakan contoh nyata bagi Si Kecil. Jangan lupa untuk memuji anak saat melakukan suatu kebaikan. Memuji anak sangat berpengaruh pada keberhasilan mereka, karena mereka merasa tersanjung dan kondisi ini akan meningkatkan harga diri mereka.

Baca juga: 4 Hal yang Perlu Dilakukan Saat Lakukan Terapi Wicara

Jika ibu ingin berdiskusi seputar masalah kesehatan atau tumbuh kembang Si Kecil, Halodoc bisa jadi solusinya. Dengan aplikasi Halodoc, ibu bisa ngobrol langsung dengan dokter ahli di mana pun dan kapan pun via Chat atau Voice/Video Call. Jika ada yang tidak beres dengan kesehatan Si Kecil, dokter akan langsung meresepkan obat untuk Si Kecil. Tanpa perlu keluar rumah atau antri obat di apotik, pesanan ibu akan diantar dalam waktu satu jam. Yuk, download aplikasinya sekarang di Google Play atau App Store!