Blefaritis Menahun Dapat Sebabkan Mata Kering

Blefaritis Menahun Dapat Sebabkan Mata Kering

Halodoc, Jakarta - Membuat mata terlihat bengkak dan merah, blefaritis adalah kondisi peradangan yang terjadi pada kelopak mata. Kondisi ini dapat terjadi pada kedua mata, dengan kondisi peradangan yang lebih jelas terlihat pada salah satu mata dibanding mata yang lain. Meski tidak menular, blefaritis menahun yang tidak segera ditangani dapat menyebabkan komplikasi. Salah satunya adalah mata kering. Benarkah demikian?

Sebelum membahas mengenai komplikasinya, perlu diketahui bahwa peradangan pada blefaritis belum diketahui pasti apa penyebabnya. Namun, ada berbagai faktor yang dapat meningkatkan risiko penyakit ini, seperti munculnya ketombe pada kulit kepala atau alis, reaksi alergi dari penggunaan produk kosmetik, dan beberapa faktor lain seperti:

  • Efek samping penggunaan obat.
  • Infeksi bakteri.
  • Kelainan pada kelenjar minyak.
  • Terdapat kutu pada bulu mata.

Baca juga: Harus Tahu, Ini Bedanya Blefaritis dengan Bintitan

Gejala yang Memburuk di Pagi Hari

Peradangan pada blefaritis umumnya terjadi di kedua mata. Namun, gejala yang timbul biasanya tampak lebih parah pada salah satu kelopak mata, dan akan memburuk di pagi hari. Beberapa gejala tersebut antara lain:

  • Bengkak dan kemerahan pada kelopak mata.
  • Kelopak mata terasa gatal.
  • Mata merah.
  • Kelopak mata menjadi lengket.
  • Mata menjadi sensitif pada cahaya.
  • Pertumbuhan bulu mata yang tidak normal.
  • Sering mengedipkan mata.
  • Pengelupasan kulit di sekitar mata.
  • Mata bisa tampak berair atau bisa juga tampak kering.
  • Penglihatan buram.
  • Mata terasa berpasir.
  • Sensasi terbakar atau tersengat pada mata.
  • Bulu mata rontok

Mata Kering dan Berbagai Komplikasi Lain yang Mengintai

Blefaritis yang tidak ditangani dengan baik, ada berbagai risiko komplikasi yang mengintai. Salah satunya adalah mata kering. Kondisi yang dalam medis disebut keratoconjunctivitis sicca ini adalah suatu keadaan keringnya permukaan kornea dan konjungtiva. Gejala yang dirasakan adalah gatal, nyeri, silau, hingga penglihatan kabur.

Baca juga: Salah Lem Bulu Mata, Bisa Bikin Kena Virus Penyebab Blefaritis

Selain mata kering, komplikasi lain yang juga dapat ditimbulkan blefaritis yang menahun adalah:

  • Pertumbuhan bulu mata yang tidak normal.
  • Kerontokan bulu mata.
  • Bintit atau benjolan yang menyakitkan di kelopak mata akibat infeksi.
  • Kelebihan air mata.
  • Bentuk ujung kelopak mata yang melipat ke dalam atau ke luar.
  • Konjungtivitis.
  • Kalazion atau benjolan seperti bintit yang muncul di bagian dalam kelopak mata.
  • Rasa tidak nyaman ketika memakai kontak lensa.
  • Kerusakan pada kornea akibat iritasi berkepanjangan pada kelopak mata yang mengalami peradangan.

Cegah Blefaritis dengan Cara Ini

Blefaritis dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan nyeri pada mata. Untuk mencegahnya, beberapa cara berikut bisa dilakukan:

  • Cuci muka secara teratur. Untuk wanita yang biasa memakai riasan wajah, jangan lupa untuk membersihkannya setiap sebelum tidur malam.
  • Selalu jaga kebersihan tangan untuk menghindari infeksi bakteri, dan jangan menggaruk mata dengan tangan yang kotor.
  • Segera periksa ke dokter bila mata memerah, membengkak, dan terasa nyeri.

Baca juga: Mengidap Blefaritis? Begini 5 Cara Mengobatinya

Itulah sedikit penjelasan tentang blefaritis, penyebab, gejala, dan risiko komplikasi yang mungkin ditimbulkan. Jika kamu membutuhkan informasi lebih lanjut soal hal ini atau gangguan kesehatan lainnya, jangan ragu untuk mendiskusikannya dengan dokter pada aplikasi Halodoc, lewat fitur Talk to a Doctor, ya. Mudah kok, diskusi dengan dokter spesialis yang kamu inginkan pun dapat dilakukan melalui Chat atau Voice/Video Call. Dapatkan juga kemudahan membeli obat menggunakan aplikasi Halodoc, kapan dan di mana saja, obatmu akan langsung diantar ke rumah dalam waktu satu jam. Yuk, download sekarang di Apps Store atau Google Play Store!