Sakit mag Kambuh Saat Hamil? Ini Cara Mengatasinya

mengatasi sakit maag saat hamil
KEHAMILAN 12 June 2018

Halodoc, Jakarta – Penurunan selera makan yang disertai rasa mual dan muntah memang umum terjadi pada ibu dengan kehamilan muda. Kata ahli, hal ini disebabkan oleh hormon chorionic gonadotropin dan progesteron yang meningkatkan asam lambung dan membuat malas makan. Nah, kondisi inilah yang bisa menimbulkan masalah bagi ibu, salah satunya menyebabkan mag. Lalu, bagaimana sih cara mengatasi mag saat hamil?

1.Jangan Sampai Kosong

Meski ibu hamil enggak punya selera makan, tapi bagi kamu yang memiliki riwayat mag, sebaiknya aturlah jadwal makan dengan porsi kecil dan tingkatkan frekuensinya. Cara ini bisa membantu mengatasi kondisi mag pada ibu hamil. Ingat, rasa sakit mag ini sering kali disebabkan karena kondisi kosong pada lambung.

Namun, ketika kamu mengonsumsi makanan dalam frekuensi yang lebih sering, kondisi lambung pun enggak akan kosong, sehingga makanan pada lambung bisa membantu menetralisir asam.

  1. Konsumsi Buah-buahan

Menurut ahli, ada beragam buah-buahan yang bermanfaat untuk mengurangi penumpukkan zat asam lambung. Contohnya pisang, pepaya, melon, dan tomat. Buah-buahan tersebut mengandung kalium yang bisa menyeimbangkan pH (derajat asam) dalam lambung.

(Baca juga: 6 Makanan Penyebab Mag yang Perlu Diketahui)

3.Kurangi Makanan Asam dan Mengandung Gas

Sederhananya, kamu harus menghindari makanan yang menyebabkan atau memperberat gejala sakit mag. Salah satunya, hindari mengasup menu-menu yang mengandung gas. Misalnya sawi, nangka, kol,  kedondong, dan buah yang dikeringkan.

  1. Kunyah Makanan dengan Baik

Menurut ahli, cara mengatasi mag saat hamil bisa ditempuh lewat cara ini. Cobalah untuk tidak mengonsumsi nasi yang terlampau keras. Sebagai gantinya, cobalah nasi lembek secukupnya lengkap dengan sayur dan lauk sesuai dengan selera. Yang mesti diingat, jangan sesekali mencoba sayuran dan lauk yang bisa meningkatkan asam lambung.

  1. Hindari Berbaring Setelah Makan

Ibu hamil sebaiknya enggak langsung berbaring setelah makan. Meskipun kamu merasakan ketidaknyamanan pada perut, cobalah hindari kebiasaan ini. Kata ahli, hal ini bisa membuat asam lambung mudah berbalik kembali ke kerongkongan. Tunggulah selama 30-45 menit sebelum kamu ingin berbaring.

Posisi berbaring juga ada aturannya. Saat berbaring, cobalah tempatkan posisi kepala lebih tinggi dari kaki untuk mencegah asam lambung naik ke kerongkongan. Hal ini juga bisa mengurangi heatburn, rasa sensasi perih dan panas pada dada yang menjadi salah satu gejala mag.

(Baca juga: Pengidap Mag Butuh 4 Posisi Tidur yang Tepat)

  1. Kurangi Makanan Pedas

Makanan pedas mesti diwaspadai bagi pengidap mag, karena bisa merusak dinding lambung. Selain itu, ada juga makanan dengan sumber karbohidrat yang sebaiknya dihindari. Misalnya mi, bihun, ubi, beras ketan, jagung, talas, dan dodol.  

Yang perlu diketahui, tidak hanya makanan pedas saja yang bisa merusak dinding lambung. Makanan yang banyak mengandung cuka, merica dan bumbu yang merangsang juga perlu dihindari.

  1. Hindari Stres

Nah, yang satu ini memang sering jadi biang keladi dari banyaknya masalah fisik dan psikis. Jangan salah lho, mag pun juga bisa disebabkan karena stres. Saat stres, akan terjadi perubahan hormonal pada tubuh ibu hamil yang bisa merangsang sel-sel lambung memproduksi asam berlebihan.

  1. Konsumsi Obat mag

Ibu hamil sebaiknya memang harus menghindari berbagai macam konsumsi obat-obatan. Sebab, ada obat-obatan tertentu yang bisa mengganggu perkembangan dan kesehatan janin dalam rahim. Nah, bagi ibu yang ingin mengonsumsi obat mag, wajib berdiskusi dulu dengan dokter mengenai obat apa yang seharusnya diminum. Ingat, jangan minum obat mag sembarangan.

Dokter tentunya akan meresepkan ibu obat mag yang aman dan enggak menimbulkan efek samping pada kehamilan.

(Baca juga: Makanan yang Harus Dihindari Ibu Hamil saat Sahur)

Bagi ibu hamil yang mengidap sakit mag dan ingin tahu cara mengatasinya, bisa bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!





Rekomendasi Artikel

KECANTIKAN

18 July 2018

Sebagian besar kasus cacar air yang parah terjadi pada orang dewasa. Lalu, bagaimana sih cara merawat wajah se...

Selengkapnya

IBU & ANAK

18 July 2018

Kata ahli, anak balita pun juga bisa mengalami abses gigi. Nah, agar anak terhindar dari penyakit ini, yuk ken...

Selengkapnya

KECANTIKAN

18 July 2018

Tak hanya di bibir saja, stomatitis pun bisa terjadi pada gusi. Nah, berikut hal yang perlu diketahui mengenai...

Selengkapnya