Waspadai 9 Gejala Diabetes yang Menyerang Tubuh

Waspadai 9 Gejala Diabetes yang Menyerang Tubuh
MAKANAN SEHAT 31 May 2017

Halodoc, Jakarta - Diabetes biasanya ditandai dengan kadar gula darah (glukosa) yang berada di atas normal. Perlu diketahui jika glukosa sangat penting bagi kesehatan seseorang karena berfungsi sebagai sumber energi  utama bagi otak atau sel-sel yang membantu membentuk otot dan jaringan pada tubuh. Diabetes masuk ke dalam penyakit jangka panjang atau kronis.

Di Indonesia, pengidap penyakit diabetes jumlahnya diperkirakan mencapai sekitar 8,5 juta orang dengan rentang usia 20 hingga 79 tahun. Namun sayangnya kurang dari 50% dari pengidap yang menyadarinya.  Indonesia sendiri masuk ke dalam 10 negara terbesar pengidap diabetes. Penyakit diabetes dibedakan menjadi dua jenis utama yakni diabetes tipe 1 dan tipe 2.

Gejala Awal Diabetes
Adanya penyakit diabetes terkadang tidak bisa diprediksi. Maka dari itu sudah seharusnya setiap orang mengetahui gejala awal diabetes. Baik itu bagi yang merasa sehat dan tidak memiliki riwayat atau potensi mengidap diabetes apalagi yang memiliki risiko tinggi. Penyakit diabetes tipe 1 bisa berkembang dengan cepat dalam waktu beberapa minggu atau bahkan hanya beberapa hari saja. Sementara bagi pengidap diabetes tipe 2 banyak yang tidak menyadari jika dirinya telah mengidap penyakit ini dalam jangka waktu bertahun-tahun. Hal ini disebabkan gejala awal diabetes tipe 2  kemunculannya tidak spesifik. Berikut ini gejala awal diabetes tipe 1 dan tipe 2 yang perlu Anda ketahui.

1.  Memiliki rasa lapar yang berlebihan
Saat banyak cairan yang dikeluarkan dari dalam tubuh, bisa menjadikan rasa lapar meningkat.

2.  Turunnya berat badan secara tiba-tiba
Bila Anda mengalami penurunan berat badan secara tiba-tiba dan drastis, padahal Anda sedang tidak berdiet, Anda harus waspada. Karena hal ini bisa menjadi tanda awal Anda terkena diabetes. Terjadinya penurunan berat badan ini akibat glukosa tidak bisa diserap tubuh.

3.  Berkurangnya massa otot
Disebabkan karena pemecahan protein usus menjadi glukosa untuk menggantikan glukosa yang tidak bisa diambil dari darah.

4.  Mudah merasa lelah
Ketika tubuh Anda sudah terkena diabetes, hormon insulin Anda tidak aktif bekerja yang berakibat penumpukan glukosa. Sehingga tubuh terasa lemas dan Anda mudah lelah.

5.  Pandangan yang kabur
Meningkatnya kadar glukosa bisa merusak pembuluh darah dan mengurangi cairan yang ada di dalam lensa mata. Dan semakin lama bisa mempengaruhi penglihatan Anda bahkan menyebabkn kebutaan.

6.  Sering buang air kecil
Salah satu penyebab pengidap diabetes sering buang air kecil adalah karena kuantitas berlebihan gula terbentuk dalam aliran darah. Hal ini menjadikan ginjal bekerja sangat keras untuk menyerap gula tambahan, namun prosesnya sering gagal. Hal ini berakibat keinginan buang air kecil menjadi meningkat.

7.  Sering merasa haus
Hal ini terjadi karena ginjal menyerap sebagian besar cairan sehingga membuat Anda mudah haus.

8.  Luka yang lama sembuh
Hal ini bisa terjadi karena hormon insulin tidak bekerja, sehingga membuat sistem kekebalan tubuh menjadi lemah dan menjadikan proses sembuhnya luka menjadi lama.  

9.  Sering mengalami infeksi pada kulit, gusi,  alat kelamin wanita, atau saluran kemih
Kadar glukosa yang tidak teratur dan kekebalan tubuh yang menurun bisa menimbulkan infeksi pada beberapa bagian tubuh.

Sekilas Perbedaan Penyakit Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2
Pada umumnya pengidap diabetes tipe 1 bukanlah orang yang berusia 40 tahun, tetapi muncul pada masa remaja atau anak-anak. Bagi pengidap diabetes tipe 1 sangat bergantung pada insulin. Hal ini karena sistem kekebalan pada tubuh pengidap akan menyerang dan menghancurkan sel-sel pankreas yang memproduksi insulin. Hal ini tentu mendorong adanya peningkatan kadar glukosa yang menyebabkan adanya  kerusakan organ-organ tubuh.

Untuk diabetes tipe 2, jenis penyakit ini lebih banyak terjadi. Diperkirakan 90 persen pengidap diabetes di dunia mengidap diabetes tipe 2. Penyakit ini disebabkan karena kurangnya produksi insulin dalam tubuh atau sel-sel tubuh yang menjadi kurang sensitif terhadap insulin. Gejala diabetes tipe ini bisa dikendalikan dengan memantau kadar glukosa dalam darah dan pola makan sehat.

Deteksi Sedari Dini Penyakit Diabetes
Jika Anda merasakan gejala awal diabetes yang telah dijelaskan di atas, sebaiknya segera periksakan kondisi kesehatan Anda ke dokter. Karena pendeteksian sedini mungkin, bisa mencegah bertambah parahnya kondisi diabetes Anda. Jika Anda tak mau repot untuk pergi ke tempat praktik dokter, Anda bisa memanfaatkan aplikasi dokter Halodoc dari smartphone Anda. Diskusikan segala keluhan pada tubuh Anda dengan dokter lewat aplikasi dokter Halodoc melalui chat, voice call, bahkan video call. Aplikasi Halodoc bisa Anda download di App Store dan Google Play.


Rekomendasi Artikel

KEHAMILAN

20 July 2018

Banyak yang bilang kalau makan terong saat hamil itu enggak boleh. Padahal, seorang ahli gizi menyebutkan, mak...

Selengkapnya

KEHAMILAN

20 July 2018

Mengonsumsi mangga saat hamil ada manfaat dan risikonya. Simak penjelasan tentang manfaat dan risiko makan man...

Selengkapnya

DIET & NUTRISI

20 July 2018

Oatmeal bukan sekadar untuk diet, tapi menyehatkan. Berikut adalah lima manfaat oatmeal yang perlu diketahui....

Selengkapnya