Bukan Cuma Infeksi Bakteri, Ini 7 Penyebab Cholangitis

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Bukan Cuma Infeksi Bakteri, Ini 7 Penyebab Cholangitis

Halodoc, Jakarta - Empedu adalah cairan berwarna hijau kekuningan yang dihasilkan oleh hepatosit hati, yang disimpan dalam sebuah kantung yang disebut sebagai kandung empedu. Seperti bagian tubuh lainnya, empedu pun dapat mengalami gangguan. Salah satunya adalah cholangitis, yaitu peradangan yang terjadi pada saluran empedu. Saluran ini memiliki fungsi sebagai pengedar cairan empedu dari hati ke usus dan kandung empedu.

Baca juga: 5 Fakta tentang Penyakit Cholangitis yang Perlu Diketahui

Peradangan tersebut menyebabkan pembengkakan, yang kemudian mengganggu sistem peredaran cairan empedu, yang dibutuhkan tubuh untuk membantu proses pencernaan. Gangguan sistem peredaran empedu ini pun dapat menimbulkan berbagai gejala, seperti nyeri pada perut, yang dapat bervariasi lokasi dan jenisnya. Selain nyeri pada perut, pengidap cholangitis juga biasanya akan mengalami gejala lain, seperti:

Hal-Hal yang Dapat Menyebabkan Cholangitis

Peradangan pada saluran empedu yang dialami oleh pengidap cholangitis dapat disebabkan oleh banyak hal, meski penyebab paling sering adalah infeksi bakteri. Beberapa hal lain yang dapat menyebabkan seseorang mengalami cholangitis adalah:

  1. Penggumpalan darah.

  2. Tumor.

  3. Infeksi parasit.

  4. Pembengkakan pada pankreas.

  5. Efek samping prosedur medis, seperti endoskopi.

  6. Infeksi dari darah (bakteremia).

  7. Memiliki riwayat penyakit batu empedu.

Baca juga: Tugas di Tempat Terpencil, Lakukan Ini agar Terhindar dari Cholangitis

Komplikasi Serius yang Mungkin Terjadi

Jika tidak segera mendapat penanganan, cholangitis dapat memicu berbagai komplikasi serius. Berikut beberapa di antaranya:

1. Disfungsi Sistem Hematologis

Kondisi yang umum terjadi akibat cholangitis yang tidak segera ditangani adalah disfungsi sistem hematologis atau gangguan pada sistem aliran darah, serta jaringan tubuh. Beberapa kondisi seperti diskrasia darah, anemia, kanker darah, hemofilia, thalassemia, dan trombositopenia merupakan jenis komplikasi yang dapat terjadi. Hal ini dikarenakan bakteri yang menginfeksi saluran empedu menyebar hingga ke pembuluh darah.

2. Syok Septik

Komplikasi lain yang mungkin ditimbulkan oleh cholangitis adalah syok septik. Syok ini terjadi ketika tekanan darah turun hingga melebihi batas kewajaran dan membahayakan nyawa. Kondisi ini terjadi sebagai salah satu dampak dari sepsis, yaitu infeksi bakteri yang terjadi pada darah, dan membuat tubuh harus melepaskan zat antibodi untuk menangkalnya. Tanda awal munculnya syok septik adalah demam tinggi yang disertai menggigil, denyut nadi melemah, dan tekanan darah yang naik dan turun dengan cepat.

Baca juga: Inilah 5 Penyakit Komplikasi Akibat Cholangitis

3. Disfungsi Ginjal

Disfungsi ginjal adalah kondisi ketika ginjal mengalami ketidakmampuan untuk melakukan tugasnya sebagai penyaring darah dan zat sisa dalam tubuh. Selain sebagai komplikasi dari cholangitis, disfungsi ginjal juga dapat terjadi karena berbagai faktor lain seperti dehidrasi dan kurangnya aliran darah menuju ginjal.

4. Disfungsi Sistem Saraf

Tugas utama dari sistem saraf adalah membantu menyampaikan pesan dari otak ke seluruh tubuh, dan sebaliknya. Jika terjadi gangguan kesehatan pada bagian ini, otak tidak akan mampu bekerja maksimal, tubuh pun akan mengalami ketidakseimbangan. Saraf sendiri terbagi menjadi tiga, yaitu sensorik, motorik, dan otonom. Tanda-tanda yang muncul apabila terjadi gangguan pada saraf adalah mati rasa, tubuh terasa nyeri, badan lemas, kedutan, sulit buang air besar, dan keringat berlebih.

Itulah sedikit penjelasan tentang cholangitis, penyebab, dan komplikasi yang mungkin ditimbulkannya. Jika kamu membutuhkan informasi lebih lanjut soal hal ini atau gangguan kesehatan lainnya, jangan ragu untuk mendiskusikannya dengan dokter pada aplikasi Halodoc, lewat fitur Contact Doctor, ya. Mudah kok, diskusi dengan dokter spesialis yang kamu inginkan pun dapat dilakukan melalui Chat atau Voice/Video Call. Dapatkan juga kemudahan membeli obat menggunakan aplikasi Halodoc, kapan dan di mana saja, obatmu akan langsung diantar ke rumah dalam waktu satu jam. Yuk, download sekarang di Apps Store atau Google Play Store!