Cacar Air Penyakit Sekali Seumur Hidup, Benarkah?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Cacar Air Penyakit Sekali Seumur Hidup, Benarkah?

Halodoc, Jakarta - Cacar air bukanlah penyakit yang jarang terjadi, bahkan mungkin dirimu juga pernah mengalami. Dalam dunia medis, cacar air dikenal dengan istilah Varicella yang disebabkan oleh Varicella zoster. Seseorang yang terinfeksi virus ini akan mengalami ruam kemerahan, berisi cairan yang sangat gatal di seluruh tubuh.

Dalam kebanyakan kasus, cacar air ini memang lebih sering menyerang anak-anak (di bawah 12 tahun). Namun, orang dewasa juga bisa saja terinfeksi virus ini. Ingat, penyakit ini amat mudah menular dengan cepat. Penularannya bisa melalui percikan ludah atau dahak melalui udara, kontak langsung dengan ludah atau dahak, dan cairan yang berasal dari ruam.

Meski terbilang penyakit ringan, tapi cacar air tetap dapat menimbulkan komplikasi yang lebih serius. Terutama pada seseorang yang punya sistem imun lemah, seperti pengidap HIV atau AIDS.  

Baca juga: Baca juga: Ini Perbedaan Cacar pada Orang Dewasa dan Anak-Anak

Menyoal cacar air ini, banyak yang percaya kalau penyakit ini hanya bisa terjadi sekali selama seumur hidup. Nah, apa fakta medisnya benar demikian?

Cuma Sekali atau Bisa Kambuh?

Banyak orang yang percaya kalau cacar air merupakan penyakit yang hanya terjadi sekali selama seumur hidup. Pertanyaannya, kira-kira mitos apa fakta? Sebenarnya, dalam kebanyakan kasus jika seseorang pernah terkena cacar air, maka dirinya tak akan terkena penyakit ini lagi. Sebab, sudah terbentuk kekebalan tubuh seumur hidup.

Namun, menurut jurnal Pediatrics and Child Health, meski jarang ditemui, cacar air bisa terjadi berulang. Setelah cacar air sembuh, virusnya akan “tinggal” di jaringan saraf. Nah, ketika daya tahan tubuh pengidapnya rendah, maka virus ini bisa saja aktif kembali dan terjadilah infeksi herpes zoster.

Penyebab aktifnya kembali virus varisela zoster hingga saat ini belum diketahui pasti. Namun, pada kebanyakan kasus yang terjadi, penyebab herpes zoster adalah sistem kekebalan tubuh yang menurun, sehingga tubuh rentan terkena infeksi.

Lalu, faktor apa saja sih yang bisa meningkatkan risiko herpes zoster?

  • Usia di atas 50 tahun, akibat sistem kekebalan tubuh menurun.

  • Stres fisik dan emosional, yang menyebabkan sistem kekebalan tubuh menurun.

  • Masalah sistem kekebalan tubuh, seperti pada pengidap HIV/AIDS, orang yang menjalani transplantasi organ tubuh, ataupun kemoterapi.

Baca juga: 5 Tips Merawat Cacar Air pada Anak

Vaksin Cukup Ampuh

Sebagai upaya pencegahan penyakit ini dan komplikasinya, amat dianjurkan untuk melakukan vaksinasi cacar air. Vaksinasi ini merupakan langkah yang cukup efektif untuk mencegah penularan cacar air.

Vaksinasi ini dianjurkan untuk anak kecil dan orang dewasa yang belum mendapatkan vaksinasi. Untuk anak kecil, suntik vaksin Varicella pertama dilakukan ketika berusia 12–15 bulan. Selanjutnya, penyuntikan kedua dilakukan ketika anak berusia 2–4 tahun.

Sedangkan untuk anak yang lebih besar dan orang dewasa, juga perlu mendapatkan dua kali vaksinasi. Rentan perbedaan waktu setidaknya 28 hari. Sementara itu, orang yang pernah mengalami cacar air tak perlu melakukan vaksinasi, sebab sistem imun sudah melindunginya dari virus ini sepanjang hidup.

Namun, aktifnya kembali virus tersebut saat dewasa disebut dengan penyakit herpes zoster. Hati-hati, penyakit ini memiliki komplikasi yang lebih berat dari cacar air.

Mau tahu lebih jauh mengenai masalah di atas? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung ke dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!