• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cara Bedakan Nyeri Akibat Artritis dan Asam Urat

Cara Bedakan Nyeri Akibat Artritis dan Asam Urat

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
undefined

Halodoc, Jakarta - Saat pertama kali mengalami nyeri kaki, ada dua jenis penyakit mungkin bisa jadi penyebabnya. Dua penyebab itu adalah gout atau asam urat dan rheumatoid arthritis (RA). Keduanya memang menyebabkan gejala seperti nyeri, bengkak, dan kaku pada persendian yang dapat membatasi rentang gerak. Namun, dua penyakit ini penyebabnya berbeda.

RA adalah penyakit autoimun, yang berarti sistem kekebalan tubuh sendiri menyerang persendian, sedangkan nyeri asam urat disebabkan oleh peningkatan kadar asam urat dalam darah. Namun, terlepas dari beberapa kemiripan gejala, ahli reumatologi biasanya tidak kesulitan membedakan kedua kondisi tersebut.

Usia bisa menjadi petunjuk. Meskipun rheumatoid arthritis dapat menyerang hampir semua orang, penyakit ini paling sering muncul pertama kali pada wanita di tahun-tahun reproduksi mereka. Sementara asam urat cenderung muncul di salah satu dari dua tahap kehidupan: akhir dua puluhan/awal tiga puluhan serta tujuh puluhan dan delapan puluhan.

Baca juga: Artritis Gout Dapat Menyerang Usia Muda, Ini Penyebabnya

Ada juga beberapa perbedaan gejala gout dan rheumatoid arthritis antara lain: 

Gejala Umum Asam Urat

Beberapa ciri khas dari penyakit asam urat, antara lain:

  • Nyeri yang Berpindah: Asam urat biasanya menyerang jempol kaki, tetapi juga bisa terjadi di pergelangan kaki, lutut, siku, pergelangan tangan, dan jari. Gejalanya jarang simetris, dan lokasinya bervariasi. Misalnya, serangan di jempol kaki kiri mungkin diikuti dengan serangan di jempol kaki kanan, dan serangan asam urat berikutnya mungkin menyerang salah satu lutut atau pergelangan tangan.
  • Demam: Orang dengan RA terkadang mengalami demam, tetapi lebih sering terlihat pada mereka yang mengidap asam urat. Beban peradangan pada asam urat yang kambuh dan respons tubuh yang kuat terhadapnya bisa sangat besar, sehingga menyebabkan demam.
  • Tophi: Seiring waktu, pengidap asam urat kronis dapat mengembangkan benjolan kecil dan keras pada sendi yang terkena. Benjolan ini, yang disebut tophi, adalah konsentrasi kristal asam urat. Mereka juga bisa terbentuk di ginjal dan menyebabkan batu ginjal.

Gejala Umum Artritis Reumatoid

Sementara beberapa ciri khas dari penyakit artritis reumatoid antara lain: 

  • Gejala Simetris: Pada RA, nyeri sendi biasanya memengaruhi kedua sisi tubuh. Gejala biasanya dimulai pada persendian kecil di tangan dan kaki; seiring perkembangan penyakit, nyeri dapat berkembang di pergelangan tangan, lutut, pergelangan kaki, siku, pinggul, dan bahu.
  • Kekakuan Pagi Hari: Nyeri RA biasanya paling parah di pagi hari, yang menyebabkan periode kekakuan yang bisa berlangsung satu jam atau lebih. Dengan banyak bergerak, ini akan membantu meringankan gejala RA, sehingga orang umumnya merasa lebih baik di kemudian hari karena mereka mengakumulasi lebih banyak aktivitas.

Baca juga: Cegah Asam Urat Kambuh, Konsumsi 4 Makanan Ini

Beda Pengobatan Asam Urat dan Artritis Reumatoid

Mendiagnosis RA dan asam urat dengan benar penting karena perawatannya akan sangat berbeda. Perawatan untuk asam urat meliputi:

  • Minum obat untuk mengurangi jumlah asam urat dalam tubuh, seperti colchicine, yang dapat bekerja untuk serangan akut atau pencegahan umum.
  • Minum obat, seperti allopurinol, untuk memblokir produksi asam urat, atau untuk mendorong pembuangan asam urat, seperti probenesid. Obat-obatan ini dapat membantu mencegah serangan nyeri.
  • Minum obat untuk mengurangi peradangan asam urat akut, seperti obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID).
  • Memulai perubahan pola makan, seperti menghindari makanan dan minuman yang diketahui menyebabkan asam urat.

Sementara itu, berikut ini adalah beberapa perawatan RA meliputi:

  • Obat antirematik yang memodifikasi penyakit (DMARDs).
  • Pengubah respons biologis (biologis).
  • Makan makanan anti-inflamasi.

Seseorang mungkin perlu mencoba beberapa obat berbeda sebelum menemukan obat yang paling baik untuk menangani kondisi mereka. Selain itu, perubahan gaya hidup, seperti menurunkan berat badan dan berhenti merokok, juga dapat membantu memperlambat perkembangan RA.

Baca juga: Kenali 5 Pemicu Arthritis yang Sebaiknya Dihindari

Jika kamu masih bingung beda keduanya, sebaiknya tanyakan pada dokter di Halodoc. Dokter akan memberikan semua informasi yang kamu butuhkan mengenai hal ini. Ambil smartphone-mu sekarang dan nikmati kemudahan bicara dengan dokter, kapan dan di mana saja!

Referensi:
Arthritis Foundation. Diakses pada 2020. Is It Rheumatoid Arthritis or Gout? 
Creaky Joints. Diakses pada 2020. Gout vs. Rheumatoid Arthritis: What’s the Difference?
Medical News Today. Diakses pada 2020. Rheumatoid Arthritis vs. Gout: Symptoms and Causes.