Begini Cara Cegah Pelecehan Seksual saat Nonton Konser

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Begini Cara Cegah Pelecehan Seksual saat Nonton Konser

Halodoc, Jakarta – Teror pelecehan seksual di tempat umum masih marak terjadi. Selain KRL dan Trans Jakarta, festival musik kerap menjadi lokasi tempat pelecehan seksual dilakukan. Payudara yang diremas, bokong yang ditowel, serta bentuk-bentuk pelecehan lainnya dilakukan oleh oknum yang menjadikan kerumanan sebagai perlindungannya. 

Syok dan mempertanyakan apakah ini masuk kategori pelecehan kerap menjadi beban tersendiri buat para korban. Jadinya, ketika peristiwa tersebut terjadi tidak ada yang bisa dilakukan selain diam dan menyalahkan diri sendiri. Lantas, apakah pelecehan seksual saat nonton konser bisa dicegah?

“Bersuara” untuk Cegah Pelecehan Terjadi

Dua tahun lalu, musisi Drake pernah menghentikan konsernya saat menyaksikan seorang predator meraba-raba penonton perempuan dalam konsernya. Dengan tegas dari atas panggung, Drake menghardik si pelaku untuk berhenti atau dia akan “menendangnya” keluar dari venue

Di Indonesia sendiri, tindak pelecehan di konser mendapat sorotan dari Baskara Putra vokalis Feast yang mengusulkan alarm untuk para penonton konser berupa tulisan SOS dengan mode gif, latar belakang merah.

Dunia butuh orang-orang yang “bersuara” untuk mencegah terjadinya pelecehan seksual di tempat umum. Namun, tidak selamanya kamu bisa mengharapkan orang lain untuk membantu ketika hal tersebut terjadi.

Beberapa bentuk pelecehan seksual adalah: 

  1. Membuat kondisi ketergantungan yang meminta imbalan seksual.

  2. Tindakan fisik kekerasan seksual.

  3. Pelecehan verbal yang bersifat seksual.

  4. Menyentuh atau kontak fisik yang tidak diinginkan.

Intinya, jika kamu dibuat merasa tidak nyaman dengan seseorang yang mengatakan hal-hal seksual/tidak pantas/melakukan hal-hal seperti itu, baik secara langsung maupun online, ini salah dan kamu harus bertindak melindungi diri sendiri. 

Baca juga: Inilah Peran Psikolog untuk Kesehatan Mental

Kapan kamu harus bertindak ketika mengalami pelecehan seksual di konser? Jawabannya adalah secepat mungkin. Bahkan, ketika kamu sudah merasa awas, saat seseorang menunjukkan gelagat tertentu. Kamu bisa teriak, melakukan gerakan agresif, ataupun mendokumentasikannya. 

Dengan mengetahui bahwa tindakan pelecehan seksual semakin marak terjadi di tempat umum, termasuk festival musik, seharusnya ini membuat kamu lebih awas dan berhati-hati. Menjadi jutek itu perlu untuk proteksi diri.

Kenapa Dilakukan di Tempat Umum?

Ada banyak alasan kenapa para pelaku pelecehan seksual melakukan tindakannya di tempat umum. Beberapa adalah sikap pasif perempuan yang dinilai akan malu ketika tahu sedang dilecehkan serta situasi keramaian yang membuat pelaku bisa menyembunyikan diri.

Untuk kondisi psikologi tertentu, para pelaku merasa tertantang saat melakukannya di tempat umum, seolah menjadi fetish yang abnormal dan merugikan orang lain. Menurut hasil penelitian yang dipublikasikan oleh Journal of Contemporary Medicine, disebutkan edukasi adalah salah satu cara untuk mencegah tindak pelecehan di tempat umum. 

Baca juga: Kisruh Politik Sebabkan Gangguan Jiwa

Edukasi dalam arti memahami dengan jelas bahwa situasi yang tidak nyaman ini bisa terjadi pada siapa dan kapan saja, bahkan di tempat menyenangkan seperti konser musik. Dengan menyadari hal tersebut, perempuan atau siapapun diharapkan siaga dan jangan malu untuk bersuara mengenai hal ini.

Jika kamu butuh informasi lebih detail mengenai permasalahan psikologi atau pernah mengalami pelecehan seksual dan butuh berdiskusi dengan psikolog, hubungi langsung Halodoc untuk informasi lebih lengkapnya  

Dokter ataupun psikolog yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih kapan dan di mana saja mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Referensi:

Stylecaster. Diakses pada 2019. Drake Stopped His Concert to Call Out a Man Sexually Harassing Women.
Stylecaster. Diakses pada 2019. Here’s How and When to Call out Sexual Harassment If It Happens to You.
Journal of Contemporary Medicine. Diakses pada 2019. Three types of sexual harassment of females in public places in Pakistan.