Cara Menangani Tumor Tulang Berdasarkan Jenisnya

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Cara Menangani Tumor Tulang Berdasarkan Jenisnya

Halodoc, Jakarta – Berdasarkan potensinya untuk berkembang menjadi kanker, tumor tulang terbagi atas 2 jenis, yaitu tumor tulang jinak dan ganas. Itulah sebabnya, cara menangani tumor tulang pun dapat berbeda-beda. Dibandingkan yang jinak, tumor tulang ganas yang menyebabkan kanker membutuhkan penanganan yang lebih agresif guna meningkatkan peluang kesembuhan.  

Pada tumor tulang jinak, penanganan yang dapat dilakukan adalah mengawasi perkembangannya. Dokter juga akan memberikan obat-obatan atau melakukan pengangkatan tumor untuk mencegah meluasnya tumor yang dapat mengganggu fungsi jaringan di sekitarnya. Namun pada beberapa kasus, tumor bisa tumbuh kembali.

Baca juga: Jangan Keliru, Inilah Mitos Mengenai Tumor Tulang

Sementara itu, penanganan untuk tumor tulang ganas dilakukan secara khusus, yang bergantung pada tahap keganasan atau seberapa parah kanker telah menyebar ke bagian tubuh lainnya. Tindakan yang dilakukan dokter juga bisa berupa pengangkatan tulang yang terkena tumor dengan operasi, amputasi, terapi radiasi, dan kemoterapi.

Gejala yang Terjadi Ketika Mengalami Tumor Tulang

Seperti namanya, tumor tulang merupakan kondisi ketika sel-sel tulang tumbuh secara abnormal dan membentuk pembesaran, tonjolan, atau tumor pada tulang. Penyebab pasti dari kondisi ini belum diketahui, tetapi kemungkinan berkaitan dengan kelainan genetik, cedera, atau paparan radiasi.

Ketika mengalaminya, rasa nyeri dapat terasa di area tumor yang mengenai bagian tubuh tertentu. Rasa nyeri tersebut dapat meningkat seiring beratnya aktivitas atau gerakan yang dilakukan, biasanya akan meningkat ketika malam hari.

Baca juga: Perlu Diperhatikan, Inilah 5 Penyebab Tumor Tulang

Secara umum, gejala yang terjadi ketika mengalami tumor tulang adalah:

  • Timbul pembengkakan di sekitar tumor.
  • Rasa nyeri di sekitar tulang, dapat memburuk saat malam hari.
  • Patah tulang hanya karena cedera ringan.
  • Bisa disertai demam dan berkeringat di malam hari.

Jika mengalami berbagai gejala tersebut, segera periksakan diri ke dokter dengan terlebih dahulu membuat janji dengan dokter di rumah sakit lewat aplikasi Halodoc. Jadi, jangan lupa download aplikasinya di ponselmu, ya. Sebab, kamu bisa dapatkan kemudahan untuk berdiskusi dengan dokter seputar masalah kesehatan apapun yang kamu alami, kapan dan di mana saja, lewat Chat atau Voice/Video Call.

Jenis-Jenis Tumor Tulang Lainnya yang Perlu Diketahui 

Selain dibedakan menjadi jinak dan ganas, tumor tulang juga diklasifikasikan lagi menjadi beberapa jenis. Berikut ini beberapa jenis tumor tulang yang tergolong jinak, tetapi tetap perlu diwaspadai:

  • Osteochondroma. Biasanya menyerang orang berusia dibawah 20 tahun. Tumor tulang jenis ini dapat berkembang sejak masa remaja, terutama pada bagian ujung tulang panjang, seperti tulang lengan dan kaki.
  • Enchondroma. Pada kebanyakan kasus, tumor ini tidak memiliki gejala, biasanya menyerang tulang di bagian tangan atau kaki. 
  • Osteoid osteoma. Tumor ini menyerang bagian tulang-tulang panjang di tubuh. 
  • Osteoblastoma. Tumor tunggal ini dapat menyerang tulang belakang dan tulang panjang pada tubuh.
  • Giant cell tumor. Tipe ganas dari tumor dengan sel raksasa ini cukup jarang ditemui. Sering ditemukan pada bagian kaki.

Baca juga: Kapan Operasi Diperlukan untuk Mengobati Tumor Tulang?

Sementara itu, tumor tulang ganas atau kanker tulang dapat terbagi menjadi 3 jenis, yaitu:

  • Chondrosarcoma. Tumor ganas yang biasanya dimulai dari sel tulang rawan. Biasanya menyerang tulang bagian bahu, lengan, panggul, dan pangkal paha.
  • Osteosarcoma. Tumor tulang ganas jenis ini umumnya menyerang anak-anak dan remaja. Banyak ditemukan pada bagian lutut, paha, dan tulang kering.
  • Tumor Sarkoma Ewing. Umum terjadi pada orang dengan kisaran usia 5–20 tahun. Lokasi yang biasanya terserang adalah kaki bagian atas dan bawah, lengan atas, dan tulang rusuk.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2019. Bone Tumors.
WebMD. Diakses pada 2019. Bone Tumors.