Cara Mencegah Anak Terinfeksi Bakteri E Coli

Ditinjau oleh: dr. Fitrina Aprilia
Cara Mencegah Anak Terinfeksi Bakteri E Coli

Halodoc, Jakarta – Escherichia coli alias E. coli merupakan kuman komensal dalam usus besar manusia, tapi juga termasuk bakteri yang paling sering menyerang manusia. Pada dasarnya, bakteri ini terdiri dari beberapa jenis dan sebagian besar di antaranya tidak berbahaya. Dengan kata lain, hanya sedikit jenis bakteri E. coli yang bisa memicu gangguan pada tubuh, hingga merugikan kesehatan.

Meski begitu, serangan bakteri ini sama sekali tidak boleh dianggap sepele apalagi jika menyerang anak-anak. Ada satu jenis bakter E. coli yang nyatanya bisa menyebabkan gangguan kesehatan serius, seperti keracunan makanan serta infeksi yang berbahaya. Racun yang dihasilkan bakteri E. coli tersebut bisa merusak dinding usus kecil dan mengakibatkan kram perut, diare, hingga muntah-muntah.

Baca juga: 4 Penyakit yang Disebabkan E. Coli

Kebanyakan bakteri ini masuk ke dalam tubuh karena mengonsumsi makanan atau minuman yang sudah terkontaminasi. Kabar buruknya, bakteri E. coli paling sering menyerang anak-anak hingga menyebabkan gangguan kesehatan. Selain pada anak-anak, bakteri ini juga lebih rentan menyerang ibu hamil serta orang yang sudah berusia lanjut. Lantas, apa yang bisa dilakukan untuk mencegah infeksi bakteri E. coli pada anak?

  • Ajarkan Anak Mencuci Tangan

Salah satu cara terbaik untuk mencegah infeksi bakteri E. coli adalah dengan mengajarkan anak rutin mencuci tangan. Ajarkan kebiasaan ini terutama setelah Si Kecil menyentuh binatang, main di luar ruangan, setelah menggunakan toilet, serta sebelum makan.

  • Mencuci Buah dan Sayur

Bakteri E. coli juga bisa terdapat pada buah dan sayur, kemudian bisa masuk ke dalam tubuh saat makanan tersebut dikonsumsi. Maka dari itu, mencegah penularan dan infeksi bakteri ini bisa dilakukan dengan membiasakan anak untuk mencuci buah dan sayur yang akan dimakan. Ibu juga harus membiasakan untuk mencuci bahan makanan sebelum dimasak dan diberikan pada sang buah hati.

  • Kebersihan Peralatan Makan

Selain menjaga kebersihan tangan dan tubuh, mencegah infeksi bakteri ini juga bisa dilakukan dengan menjaga kebersihan peralatan makan. Ajarkan anak untuk selalu memisahkan peralatan makan yang bersih dengan yang kotor. Selain itu, minta Si Kecil untuk mengganti piring atau gelas yang ia gunakan jika terlihat kotor.

Baca juga: Apa yang Harus Dilakukan Ketika Terinfeksi E. Coli?

  • Waspada Makanan Mentah

Bakteri E. coli paling banyak ditemukan pada makanan yang mentah. Agar anak tidak terkontaminasi, biasakan untuk memisahkan daging mentah dari makanan matang atau benda bersih lainnya. Selain itu, pastikan Si Kecil tidak mengonsumsi susu mentah karena bisa meningkatkan risiko penyebaran virus E. coli.

  • Simpan Makanan di Lemari Es

Makanan sisa yang dibiarkan di meja ternyata berisiko terjangkit bakteri penyebab penyakit, termasuk bakteri E. coli. Kalau makanan itu kemudian dikonsumsi, bakteri tersebut bisa masuk ke dalam tubuh lalu menjangkiti dan memicu terjadinya gangguan kesehatan. Untuk menghindarinya, biasakan menyimpan sisa makanan ke dalam lemari es alias kulkas.

  • Jangan Masak saat Diare

Salah satu cara melindungi Si Kecil dari serangan bakteri E. coli adalah dengan menghindari memasak makanan saat diare. Sebab, ibu bisa saja menularkan bakteri penyebab diare, termasuk E. coli, ke dalam makanan yang dimasak. Dan saat makanan itu dikonsumsi, anak akan ikut terjangkit penyakit.

Baca juga: Ini Alasan Penting Mengapa Infeksi Bakteri E. coli Berbahaya

Cari tahu lebih lanjut seputar bakteri E. coli dan bahayanya bagi kesehatan dengan bertanya ke dokter di aplikasi Halodoc. Kamu bisa menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!