• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cara Mengajarkan Anak tentang Konsep Mengalah

Cara Mengajarkan Anak tentang Konsep Mengalah

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
undefined

Halodoc, Jakarta – Ada beberapa nilai-nilai baik yang bisa dan perlu orangtua tanamkan pada anak, salah satunya adalah sikap mau mengalah. Anak-anak mungkin tidak akan dengan mudah mengerti dan bisa menerapkan konsep ini, maka dari itu dibutuhkan bantuan dari ayah dan ibu. Sikap mengalah menjadi penting jika Si Kecil memiliki adik atau kakak. Dengan mengerti tentang konsep mengalah, pertengkaran antara anak-anak bisa dihindari dan mereka akan saling menyayangi. 

Satu hal yang perlu ayah dan ibu beritahu pada Si Kecil, bahwa mengalah bukan berarti kalah. Malahan, mau mengalah justru menandakan bahwa anak memiliki hati yang besar dan rasa saling mengasihi dengan sesama manusia. Lantas, bagaimana cara yang bisa diterapkan orangtua untuk mengajarkan konsep mengalah pada anak? Ternyata tidak sulit! Cari tahu jawabannya di sini. 

Baca juga: Begini Cara Bikin Kakak-Adik Akur

Menerapkan Sifat Mengalah pada Anak

Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menerapkan konsep mengalah pada anak adalah dengan mengajarkan berbagi. Dengan berbagi, anak-anak tentu juga akan mengerti tentang konsep mengalah. Contohnya, Si Kakak dengan sendirinya akan mengalah saat ingin berbagi mainan dengan adiknya. Hal ini juga berlaku pada hal lain, misalnya berbagi makanan atau minuman kesukaan. 

Ada beberapa cara yang bisa orangtua lakukan untuk menerapkan kebiasaan berbagi dan sikap mengalah pada anak, di antaranya: 

1.Beri Pemahaman yang Mudah 

Tentu saja, anak-anak membutuhkan penjelasan dan pemahaman yang mudah untuk dimengerti. Biar lebih mudah menerapkannya, pastikan ayah dan ibu memberi penjelasan dengan baik pada sang buah hati. Gunakan bahasa yang mudah dimengerti dan sampaikan bahwa mengalah bukan berarti kalah. Buat anak mengerti bahwa mengalah adalah hal yang baik dan terkadang penting untuk dilakukan. 

2.Buat Menyenangkan 

Anak-anak cenderung menyukai hal yang menyenangkan. Ternyata, ibu dan ayah juga bisa menjadikan “pelajaran” berbagi dan mengalah sebagai hal yang menyenangkan. Cobalah untuk menyisipkan konsep ini pada setiap kesempatan, misalnya saat kumpul bersama keluarga, saat anak-anak bermain dengan temannya, atau saat ayah atau ibu sedang berbicara santai dengan Si Kecil. Ibu juga bisa coba menerapkan contoh berbagi dan sifat mengalah dalam permainan peran bersama anak. 

Baca juga: Ini Cara Tepat Mengajarkan Anak Lebih Peduli dengan Orang Lain

3.Beri Pujian 

Setelah anak mengerti konsep mengalah dan mulai menerapkannya, orangtua sebaiknya peka dan cobalah untuk memberinya penghargaan. Berikan pujian terhadap apa yang dilakukannya, misalnya dengan memeluk, mencium, atau mengatakan bahwa Si Kecil sudah melakukan hal yang baik. Perasaan bahagia dan dihargai yang didapat bisa membuat anak semakin bersemangat dan mengerti bahwa mengalah adalah hal yang baik untuk dilakukan. 

4.Jadi Contoh 

Tentu saja, anak-anak adalah peniru yang ulung. Anak kerap mencontoh apa yang dilihatnya. Maka dari itu, ayah dan ibu bisa menjadi contoh jika ingin Si Kecil mengerti dan menerapkan sikap mengalah. 

5.Beritahu Batasannya 

Namun, jangan terobsesi meminta anak untuk selalu mengalah. Tentu saja, orangtua juga harus memberitahu sejauh mana anak-anak perlu mengalah dan kapan hal ini perlu dilakukan. 

Baca juga: 5 Cara Didik Anak Agar Cepat Mandiri

Kalau anak sakit dan butuh saran dokter, coba pakai aplikasi Halodoc saja. Ibu bisa menyampaikan keluhan yang dialami pada dokter melalui Video/Voice Call atau Chat. Dapatkan rekomendasi pengobatan anak dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download sekarang di App Store atau Google Play!

Referensi:
Baby Centre. Diakses pada 2020. How to teach your child to share. 
Raising Children. Diakses pada 2020. Sharing and learning to share. 
Parenting Indonesia. Diakses pada 2020. Ajarkan Anak Mengalah Pada Orang Lain.