• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cara Mengobati Radang Tenggorokan pada Bayi dan Lansia

Cara Mengobati Radang Tenggorokan pada Bayi dan Lansia

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Cara Mengobati Radang Tenggorokan pada Bayi dan Lansia

Halodoc, Jakarta - Sudah tak asing kan dengan penyakit bernama radang tenggorokan? Penyakit yang satu ini umumnya menyerang anak-anak berusia 5-15 tahun. Anak-anak yang mengidap kondisi ini biasanya mengalami keluhan berupa sulit menelan, lemas, mual, kehilangan selera makan, tenggorokan kemerahan, dan bercak putih atau abu-abu.

Penyebab radang tenggorokan pada anak bermacam-macam, salah satunya bakteri jahat bernama Streptococcus pyogenes. Radang tenggorokan adalah infeksi bakteri yang membuat tenggorokan terasa sakit dan gatal. Penyakit ini merupakan salah satu penyebab dari sakit tenggorokan. 

Radang tenggorokan umumnya dialami oleh mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah, seperti bayi dan lansia. Lantas, bagaimana cara mengatasi radang tenggorokan pada bayi dan lansia? Apakah mereka memerlukan obat radang tenggorokan untuk meredakan kondisi ini? 

Baca juga: Mudah Menular, Ini 5 Penyebab Radang Tenggorokan

Radang Tenggorokan pada Bayi

Ibu mana sih yang tidak khawatir ketika buah hatinya yang masih bayi mengalami radang tenggorokan? Kondisi ini bisa membuat Si Kecil mudah menangis dan tak mau menyusu atau makan. Lalu, bagaimana cara mengatasi radang atau sakit tenggorokan pada bayi? 

Pertama-tama, jangan terburu-buru untuk memberikan dirinya obat radang tenggorokan, apalagi bila tanpa saran atau rekomendasi dokter.

Ada beberapa cara yang bisa ibu lakukan untuk mengatasi radang tenggorokan pada bayi, antara lain:

1. Cukupi Cairan Tubuhnya

Saat mengalami radang tenggorokan, bayi biasanya susah untuk minum karena tenggorokannya sakit dan tidak nyaman. Meski begitu, ibu harus memastikan bayi mendapatkankan asupan cairan yang cukup. Tujuannya agar Si Kecil terhindar dari dehidrasi yang membahayakan tubuhnya. 

Andaikan Si Kecil masih berusia di bawah enam bulan, berikan ASI atau susu formula (atas rekomendasi dokter) sesering mungkin. Namun, bila usianya sudah di atas enam bulan, ibu bisa memberikan minuman hangat (tidak terlalu panas). 

2. Perhatikan Asupan Makanannya

Selain susah minum, radang tenggorokan pada bayi juga bisa membuatnya sulit makan. Padahal, Si Kecil butuh banyak nutrisi agar dapat pulih dengan cepat. Oleh sebab itu, ibu harus selalu memberikan asupan nutrisi yang ia butuhkan. 

Bila dirinya sudah diperbolehkan mengonsumsi MPASI, berikan makanan sesering mungkin. Namun, pastikan makanan tersebut bertekstur lebih (seperti bubur) agar mudah telan. Sebaiknya, hindari makanan berbumbu, asam, dan pedas. Ingat, jangan langsung memberikannya obat radang tenggorokan, apalagi tanpa anjuran dokter. 

Baca juga: Sakit Tenggorokan pada Bayi, Apa Penyebabnya?

3. Gunakan Pelembap Udara

Humidifier atau pelembap udara di kamar dapat melegakan dan dipercaya mampu meringankan sakit tenggorokannya. Akan tetapi, ibu harus selalu memastikan kalau alat ini terjaga kebersihannya. 

4. Temui Dokter

Andaikan tiga cara di atas tidak memberikan hasil yang efektif, segera temui dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Dokter akan mendiagnosis penyebab radang tenggorokan tersebut. Andaikan dianggap perlu, mungkin dokter meresepkan obat radang tenggorokan untuk mengatasi kondisi tersebut. 

Mau tahu lebih jauh mengenai cara mengatasi dan obat radang tenggorokan yang cocok untuk Si Kecil? Kamu bisa bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Tidak perlu keluar rumah, kamu bisa menghubungi dokter ahli kapan saja dan di mana saja. Praktis, kan? 

Atasi Radang Tenggorokan pada Lansia

Terdapat beberapa penyakit yang bisa menimbulkan sakit tenggorokan, contohnya faringitis. Meski umumnya dialami oleh anak-anak, faringitis dapat dialami oleh lansia. Terlebih lagi karena sistem kekebalan tubuh mereka yang lemah atau memiliki riwayat alergi seperti debu, dingin, atau bulu binatang.

Lantas, bagaimana cara mengatasi radang tenggorokan pada lansia? Perlukah lansia mengonsumsi obat radang tenggorokan? Nah, andaikan radang tenggorokan disebabkan oleh infeksi virus, maka cara mengatasinya bisa dilakukan secara mandiri di rumah. Tujuannya untuk memulihkan kondisi hingga sistem imun mengalahkan infeksi tersebut.

Nah, berikut ini cara pengobatan mandiri di rumah yang bisa dilakukan:

  1. Hindari makanan yang pedas, panas, dan berminyak.
  2. Berkumur dengan air garam yang hangat. 
  3. Mengonsumsi permen pelega tenggorokan, untuk meredakan nyeri tenggorokan. 
  4. Menggunakan pelembap udara di dalam ruangan.
  5. Konsumsi kaldu hangat.
  6. Perbanyak minum minuman hangat.
  7. Berhenti merokok karena dapat memperparah radang tenggorokan.
  8. Minum cairan lebih banyak untuk melegakan tenggorokan.

Selain itu, lansia juga bisa mengonsumsi obat radang tenggorokan berupa obat pereda nyeri untuk meredakan sakit tenggorokan. Contohnya, paracetamol atau ibuprofen. Namun, bila radang tenggorokan disebabkan oleh bakteri, maka konsumsilah obat radang tenggorokan berupa antibiotik. 

Baca juga: Perlu Tahu, Ini Cara Atasi Gejala Radang Tenggorokan

Ingat, jangan sekali-kali sembarangan mengonsumsi obat antibiotik atau obat radang tenggorokan lainnya. Obat ini harus dikonsumsi berdasarkan resep dan aturan pakai yang diberikan oleh dokter. 

Jenis antibiotik yang dipilih biasanya penisilin atau amoxicillin. Namun, andaikan radang tenggorokan tak kunjung mereda, coba periksakan diri ke rumah sakit pilihan di aplikasi Halodoc. Sebab bisa saja kondisi tersebut menandakan adanya masalah yang jauh lebih serius. 



Referensi:
Healthline. Diakses pada 2021. What to Do When Your Baby Has a Sore Throat.
Baby Center. Diakses pada 2021. Sore Throat in Babies & Toddlers.
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Diseases & Conditions. Sore Throat. Healthline. Diakses pada 2021. Pharyngitis.