• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cara Merawat Lansia yang Mengalami Gagal Ginjal
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cara Merawat Lansia yang Mengalami Gagal Ginjal

Cara Merawat Lansia yang Mengalami Gagal Ginjal

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 10 Desember 2021

“Orang yang sudah lanjut usia (lansia) rentan mengalami gagal ginjal akibat masalah kesehatan lain yang diidapnya. Penyakit ini bisa diatasi dengan melakukan dialisis atau transplntasi ginjal. Bagi orang yang merawat lansia dengan gagal ginjal, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya komplikasi.”

Cara Merawat Lansia yang Mengalami Gagal Ginjal

Halodoc, Jakarta – Masalah ginjal sangat umum terjadi pada orang yang sudah lanjut usia atau lansia. Hal itu biasanya disebabkan oleh masalah kesehatan lain, seperti diabetes, hipertensi, dan lain-lain, yang bisa merusak organ penting tersebut dari waktu ke waktu.

Ketika ginjal rusak, kemampuan ginjal untuk melakukan tugasnya akan berkurang. Bila kerusakan pada ginjal terus memburuk, organ tersebut semakin tidak mampu berfungsi dengan baik dan orang tersebut akan mengidap penyakit ginjal kronis. Nah, gagal ginjal adalah tahap terakhir (paling parah) dari penyakit ginjal kronis.

Bila orang tua kamu mengalami gagal ginjal, dokter mungkin akan merekomendasikan dialisis atau transplantasi ginjal untuk mengatasinya. Namun, kamu juga perlu tahu cara merawat orangtua dengan gagal ginjal yang tepat untuk mencegah terjadinya komplikasi. Yuk, simak ulasannya di sini.

Gejala Awal Gagal Ginjal

Tips Merawat Lansia dengan Gagal Ginjal

Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan untuk merawat lansia yang mengidap gagal ginjal:

  1. Bantu Lansia Menjaga Tekanan Darah

Tekanan darah tinggi bisa merusak ginjal. Oleh karena itu, hal terpenting bila kamu merawat lansia yang mengidap gagal ginjal adalah jagalah tekanan darahnya agar tetap normal.. Kamu bisa berbicara pada dokter mengenai cara untuk menjaga tekanan darah lansia tetap stabil. Selain itu, kamu juga bisa mendorong orangtua agar mengonsumsi makanan sehat jantung dan rendah sodium, aktif bergerak, cukup tidur, dan minum obat sesuai resep.

2. Penuhi Target Gula Darah Bila Mengidap Diabetes

Bila orangtua mengidap diabetes, bantulah ia untuk menurunkan gula darah sesuai target dengan memeriksa kadar glukosa darahnya secara teratur. Kamu bisa bertanya pada dokter seberapa sering kamu harus cek gula darah orangtua. Setelah itu, gunakanlah hasil pemeriksaan gula darah untuk menyesuaikan kembali makanan, aktivitas fisik, dan obat-obatan orangtua demi memenuhi target gula darah normal. 

3. Minum Obat Sesuai Resep

Obat-obatan yang diresepkan dokter tergantung penyebab gagal ginjal yang dialami lansia. Namun, kebanyakan orang dengan penyakit gagal ginjal kronis diresepkan obat-obatan untuk menurunkan tekanan darah, mengontrol glukosa darah, dan menurunkan kolesterol. 

Selain itu, dokter juga bisa meresepkan obat untuk mencegah komplikasi yang bisa terjadi akibat ginjal gagal berfungsi. Misalnya, bila ginjal lansia tidak bisa menyaring kalium dengan benar dari darah, dokter mungkin akan meresepkan kalsium, glukosa, atau natrium polistiren sulfonat untuk mencegah akumulasi kadar kalium yang tinggi dalam darahnya. Terlalu banyak kalium dalam darah bisa menyebabkan detak jantung tidak teratur yang berbahaya (aritmia) dan kelemahan otot. 

Nah, bantulah orangtua untuk meminum obat yang sudah diresepkan dokter secara teratur. Kamu bisa cek obat resep yang kamu butuhkan untuk orangtua di aplikasi Halodoc

4. Bekerja Sama dengan Ahli Gizi untuk Menentukan Rencana Makan

Tergantung pada kondisi orangtua kamu, ahli gizi mungkin akan menyarankan kamu untuk menerapkan pola makan berikut untuk lansia yang mengidap gagal ginjal:

  • Pilihlah makanan yang rendah kalium, seperti apel, kembang kol, paprika, anggur, dan stroberi.
  • Hindari produk makanan dengan tambahan garam, seperti makanan beku, sup kalengan, dan makanan cepat saji. Makanan ringan yang asin, sayuran kaleng, daging, dan keju olahan juga perlu dijauhkan dari orangtua.
  • Batasi asupan fosfor, seperti roti gandum, oatmeal, sereal, kacang-kacangan, dan selai kacang. Pasalnya, terlalu banyak fosfor bisa melemahkan tulang lansia dan menyebabkan kulit gatal.

5. Dorong Lansia Rutin Berolahraga

Berolahraga secara rutin bisa membantu mengurangi stres, menjaga berat badan tetap sehat, dan membantu mencapai target gula darah dan tekanan darah. Bicarakanlah pada dokter mengenai jenis olahraga apa yang cocok untuk lansia dengan gagal ginjal. 

6. Pastikan Lansia Tidur yang Cukup

Tidur yang cukup penting untuk kesehatan fisik dan mental lansia secara keseluruhan. Dengan tidur yang cukup, kadar gula darah dan tekanan darah orangtua juga bisa terkontrol dengan baik. Jadi, pastikan lansia tidur 7-8 jam setiap malamnya.

Itulah beberapa cara merawat lansia yang mengalami gagal ginjal. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga untuk memudahkan kamu mendapatkan solusi kesehatan terlengkap untuk orangtua.

Referensi:
American Kidney Fund. Diakses pada 2021. Kidney Failure (ESRD) Causes, Symptoms, & Treatments
National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Disease. Diakses pada 2021. Managing Chronic Kidney Disease.
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Acute kidney failure