24 January 2019

Ganggu Penampilan, Ini Cara Singkirkan Milia

Ganggu Penampilan, Ini Cara Singkirkan Milia

 Halodoc, Jakarta - Milium adalah kondisi benjolan kecil berwarna putih yang bisa muncul di hidung, mata, kelopak mata, pipi bahkan alat kelamin. Nah, sekelompok kista milium ini disebut sebagai milia. Kondisi ini terjadi ketika keratin terperangkap di bawah permukaan kulit. Keratin ini adalah protein kuat yang dapat ditemukan di jaringan kulit, rambut, dan sel kuku. Semua orang bisa terkena milia, tetapi kondisi ini lebih umum dialami bayi baru lahir sehingga kondisi ini sering disebut jerawat bayi. Kamu tidak perlu khawatir karena banyak cara singkirkan milia yang mengganggu penampilan ini.

Milia tidak hanya mengganggu penampilan bayi, tetapi juga dapat menyebabkan ketidaknyamanan. Hal ini karena benjolan kecil tersebut terasa gatal dan sakit. Milia dapat menyebabkan area yang terkena mengalami iritasi dan kemerahan jika sering bergesekan dengan seprai atau pakaian kasar.

Baca Juga: Inilah Penyebab Milia dan Cara Mengatasinya

Penyebab Milia

Faktanya penyebab milia pada bayi baru lahir berbeda dengan orang dewasa. Pada bayi baru lahir, milia sering disebut jerawat bayi yang dipicu oleh hormon ibu. Anggapan ini salah, sebab milia tidak menyebabkan peradangan atau pembengkakan seperti jerawat. Biasanya milia sudah muncul sejak bayi lahir, sementara jerawat bayi tidak muncul dua hingga empat minggu setelah kelahiran. Jadi sampai sekarang, penyebab milia pada bayi belum diketahui secara pasti.

Pada anak-anak yang lebih tua dan orang dewasa, milia dikaitkan dengan beberapa jenis kerusakan pada kulit. Kerusakan yang termasuk antara lain:

  • Kulit yang melepuh karena kondisi seperti epidermolisis bulosa (EB), pemphigoid cicatricial, atau porphyria cutanea tarda (PCT).

  • Kontak dengan tanaman yang menyebabkan iritasi.

  • Terbakar.

  • Kerusakan akibat sinar matahari jangka panjang.

  • Penggunaan jangka panjang krim steroid.

  • Prosedur pelapisan kulit, seperti dermabrasi atau pelapisan laser.

  • Milia dapat berkembang jika kulit kehilangan kemampuan alami untuk mengelupas, dan ini bisa terjadi akibat proses penuaan.

Pengobatan Milia

Pada bayi, milia tidak perlu diobati karena ia dapat hilang dengan sendirinya setelah beberapa bulan. Sementara, pada orang dewasa, kondisi ini tidak menyebabkan masalah serius, meski terkadang beberapa orang akan sangat terganggu karenanya. Pada milia jenis langka bernama milia en plaque, cara singkirkan milia dapat dilakukan dengan mengoleskan krim tertentu macam isotretinoin atau tretinoin yang diberikan oleh dokter. Selain itu, minocycline juga bisa digunakan untuk mengatasi infeksi.

Apabila kamu merasa bahwa milia mengganggu penampilan, cara singkirkan milia yang cukup ampuh adalah melakukan pengangkatan. Prosedur pengangkatan milia umumnya dianggap aman karena tidak perlu pembiusan. Tindakan ini harus dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan agar lebih aman. Jangan mencoba untuk menyingkirkannya sendiri karena dapat mengakibatkan infeksi dan jaringan parut. Beberapa perawatan klinis ini adalah cara singkirkan milia yang dapat kamu coba:

  • Cryotherapy.

  • Perawatan laser.

  • Dermabrasi.

  • Pengelupasan kimiawi.

Pencegahan Milia

Sayangnya tidak ada cara ampuh untuk mencegah milia, tapi menjaga kebersihan kulit adalah cara yang disarankan. Beberapa kebiasaan dan pengobatan rumahan berikut ini dapat dilakukan untuk mengatasi milia:

  • Mencuci muka setidaknya dua kali sehari.

  • Menghindari alat rias yang berminyak dan kotor.

  • Mengoleskan krim tabir surya saat berada di luar rumah.

  • Jangan memencet atau menggosok benjolan atau kista di wajah.

Baca Juga: Wajib Tahu! 6 Cara Merawat Kulit Bayi Baru Lahir

Itulah sedikit penjelasan tentang cara singkirkan milia dan upaya pencegahannya. Jika kamu membutuhkan informasi lebih lanjut soal hal ini atau gangguan kesehatan lainnya, jangan ragu untuk mendiskusikannya dengan dokter di aplikasi Halodoc, lewat fitur Contact Doctor, ya. Mudah kok, diskusi dengan dokter spesialis yang kamu inginkan dapat dilakukan melalui Chat atau Voice/Video Call. Yuk, download sekarang aplikasi Halodoc di Apps Store atau Google Play Store!