Mau Cepat Pulih dari Operasi Caesar? Ini Tipsnya

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
  Mau Cepat Pulih dari Operasi Caesar? Ini 10 Tipsnya

Halodoc, Jakarta – Hari-hari setelah kelahiran Si Kecil, periode pascapersalinan bisa menjadi waktu yang menantang bagi ibu dan keluarga. Ingat, masa ini bisa menjadi lebih sulit bagi ibu yang menjalani operasi caesar. Oleh sebab itu, penting bagi ibu untuk merawat diri hingga benar-benar pulih total.

Pertanyaannya, hal apa saja sih yang mesti ibu perhatikan setelah menjalani operasi caesar? Nah, berikut ini yang bisa ibu lakukan untuk mempercepat proses pemulihan pascaoperasi caesar, menurut American Pregnancy Association.

Baca juga: Tubuh Terasa Nyeri Pasca Operasi Caesar? Ini Cara Mengatasinya

Perawatan Fisik Setelah Caesar

Ada beberapa hal yang bisa ibu lakukan untuk mempercepat proses pemulihan pascaoperasi caesar, seperti:

  1. Bangun dari tempat tidur

Pada 24 jam pertama setelah operasi caesar, ibu akan disarankan untuk bangun dari tempat tidur atau pergi ke kamar mandi. Kondisi ini membantu memulai proses pemulihan pascaoperasi caesar. Di samping itu, tindakan ini bisa membuat ibu terbiasa bergerak dengan sayatan. Ingat, bergeraklah secara perlahan. Sebab, ibu mungkin dapat mengalami pusing atau sesak napas.

  1. Saran untuk Berkemih

Berkemih setelah kateter dilepas kadang-kadang bisa terasa sakit. Untuk itu, mintalah tips atau saran dari perawat atau petugas kesehatan agar lebih mudah untuk berkemih.

  1. Minta Saran Dokter

Jangan ragu untuk bertanya pada dokter mengenai  cara menangani rasa sakit setelah operasi caesar. Bila obat menjadi pilihan utama ibu, mintalah resep dan informasi efek sampingnya bagi ibu dan bayi (bila ibu menyusui). Jika ibu tidak mau mengonsumsi obat-obatan, tanyakan pada dokter cara alternatif yang aman untuk ibu dan bayi.

Baca juga: Habis Operasi Caesar? Ini Tips Olahraga yang Aman

  1. Gunakan Bantalan Mestruasi

Rahim ibu memulai proses “involusi”, penyusutan uterus ke ukuran sebelum hamil. Di kondisi ini, ibu dapat mengalami pendarahan hebat atau lokia (darah nifas/perdarahan postpartum). Kondisi ini bisa berlangsung selama 6 minggu. Oleh sebab itu, cobalah sediakan bantalan menstruasi (absorbent menstrual) agar darah terserap dengan baik. Ibu bisa memperoleh absorbent menstrual yang seharusnya disediakan oleh rumah sakit. Ingat, jangan menggunakan tampon dalam kondisi ini.

  1. Berjalan Secara Perlahan

Berjalanlah secara perlahan dan hati-hati di sekitar rumah sakit. Bila tidak memungkinkan, setidaknya gerakanlah kaki, tangan, atau tubuh secara perlahan. Kedua hal ini bisa membantu mempercepat pemulihan pascaoperasi caesar

Setelah Tiba di Rumah

Meski sudah diperbolehkan pulang, ada beberapa hal yang mesti ibu perhatikan, seperti:

  1. Hindari Aktivitas Berat

Ibu disarankan untuk meminimalkan aktivitas harian, sampai dokter menyarankan untuk meningkatkan aktivitas tersebut. Di samping itu, hindari mengangkat sesuatu yang lebih berat daripada bayi ibu.

7. Amati Pendarahan Lokia

Pendarahan lokia atau darah nifas seiring waktu dapat meningkat, bergantung dari aktivitas dan perubahan posisi tubuh. Amati perdarahan tersebut sebagai ukuran atau cara untuk memastikan bawah ibu tidak terlalu banyak beraktivitas.

Lokia akan berubah dari waktu ke waktu. Awalnya bisa berwarna merah muda pucat atau warna merah tua, dan akhirnya menjadi warna kekuningan atau terang.

Baca juga: Yang Harus Diketahui Jika Melakukan Persalinan Caesar

  1. Cukupi Cairan Tubuh

Pastikan tubuh mendapatkan cairan agar terhidrasi dan konsumsi makanan sehat (kaya serat) agar terhindar dari sembelit. Setelah operasi caesar, ibu perlu menghindari mengejan terlalu keras saat buang air besar untuk menghindari sakit pada luka jahitan.

9. Konsumsi Makanan Sehat

Jangan lupa untuk mengonsumsi makanan sehat yang mengandung vitamin dan nutrisi. Ibu bisa mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C untuk membantu proses pemulihan sekaligus mencegah infeksi.

10. Merawat Luka Bekas Jahitan

Proses penyembuhan luka jahitan sebenarnya bisa dilakukan dengan cepat asal ibu juga merawat luka bekas jahitan dengan baik. Penyembuhan luka bisa dilalui dengan cepat asal luka tidak mengalami infeksi. Jaga kebersihan luka hingga luka benar-benar sembuh total.

Jangan lupa untuk rajin melakukan pengecekan ke dokter setelah proses melahirkan. Di samping itu, amatilah demam atau rasa sakit yang muncul karena keduanya bisa menjadi tanda dari infeksi. Ibu bisa membuat janji dengan dokter di rumah sakit pilihan melalui aplikasi Halodoc.

Referensi:
American Pregnancy Association. Diakses pada Desember 2019. Cesarean Birth After Care.
WebMD. Diakses pada Desember 2019. Recovery and Care After a C-Section.