• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Catat, Ini Waktu yang Tepat Melakukan Pemeriksaan Mata Anak
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Catat, Ini Waktu yang Tepat Melakukan Pemeriksaan Mata Anak

Catat, Ini Waktu yang Tepat Melakukan Pemeriksaan Mata Anak

4 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 03 Agustus 2022

“Pemeriksaan mata anak sebenarnya perlu dilakukan sejak ia baru lahir. Kemudian dilanjutkan sejak usia 3 hingga 5 tahun atau sebelum mulai sekolah.”

Catat, Ini Waktu yang Tepat Melakukan Pemeriksaan Mata AnakCatat, Ini Waktu yang Tepat Melakukan Pemeriksaan Mata Anak

Halodoc, Jakarta – Pemeriksaan mata anak adalah bagian penting untuk memastikan mata anak dalam keadaan sehat. Melakukan pemeriksaan mata anak dapat dimulai secara teratur sejak usia 3 hingga 5 tahun. Hal tersebut penting dilakukan untuk mendeteksi penyakit mata pada anak sejak dini.

Biasanya, pemeriksaan mata dilakukan jika orang tua melihat gejala awal, seperti anak tampak sulit melihat jarak dekat atau jauh. Atau jika ada riwayat keluarga yang memiliki masalah mata. Jika mata anak bermasalah, tentu akan berdampak pada akademis maupun keselamatan anak.

 

Waktu yang Tepat untuk Pemeriksaan Mata Anak

Pemeriksaan mata anak sebenarnya perlu diperiksa sejak ia baru lahir. Kemudian dilanjutkan pada waktu berikut:

  • 72 jam setelah lahir

Mata anak akan diperiksa untuk setiap masalah fisik sebagai bagian dari pemeriksaan fisik bayi baru lahir.

  • Antara usia 6 hingga 8 minggu

Ini adalah pemeriksaan fisik lanjutan untuk memeriksa masalah yang tidak diketahui setelah anak lahir.

  • Antara usia 1 atau 2,5 tahun

Dokter akan menanyakan orang tua apakah ada kekhawatiran tentang penglihatan anak. Pemeriksaan ini merupakan bagian dari tinjauan kesehatan dan perkembangan anak. Tes mata pada dokter anak dapat dilakukan jika perlu.

  • Antara usia 4 atau 5 tahun

 Mata anak mungkin akan diperiksa saat mereka mulai sekolah. Pemeriksaan ini disebut skrining penglihatan dan memeriksa penurunan penglihatan pada satu atau kedua mata. Tujuannya adalah untuk mendeteksi adanya masalah secara dini, sehingga pengobatan dapat diberikan jika perlu.

Skrining penglihatan biasanya diadakan di sekolah, tapi mungkin tidak semua sekolah mengadakannya. Jika sekolah tidak mengadakan skrining penglihatan, orang tua perlu membawa anak dokter untuk pemeriksaan mata. 

Pentingnya Pemeriksaan Mata Anak

Semakin cepat masalah mata ditemukan, semakin cepat juga anak bisa mendapatkan perawatan dan dukungan yang dibutuhkan. Anak-anak mungkin tidak menyadari adanya masalah penglihatan, tanpa pemeriksaan mata risiko masalah tidak diketahui. Hal ini dapat mempengaruhi perkembangan dan pendidikan anak.

Menurut penelitian dari National Institutes of Health, sekitar 35 persen anak-anak prasekolah di Amerika Serikat memiliki masalah rabun dekat (myopia) dan rabun jauh (astigmatisme). Karenanya, pemeriksaan mata anak sangat penting untuk dilakukan sebagai deteksi dini dan penanganan awal bila terjadi masalah. 

Pemeriksaan mata awal biasanya terdiri dari beberapa poin:

  • Ketajaman visual yang sangat baik pada semua jarak.
  • Keterampilan timing mata yang akurat dan nyaman.
  • Gerakan mata yang akurat.
  • Keterampilan fokus mata yang akurat dan nyaman.

Sebegitu pentingnya pemeriksaan mata, bahkan menurut American Optometric Association (AOA), bayi seharusnya menjalani pemeriksaan mata komprehensif pertamanya ketika memasuki usia 6 bulan. Kemudian, saat usia 3 tahun dilakukan pemeriksaan tambahan, baru pemeriksaan kembali menginjak usia 5 atau 6 tahun.

Untuk anak-anak yang ternyata memiliki kebutuhan penggunaan kacamata, direkomendasikan untuk melakukan pemeriksaan rutin, setidaknya setahun sekali untuk update kondisi kesehatan matanya. 

Jadwal yang Tepat

Ada baiknya orang tua memilih waktu yang tepat untuk pemeriksaan mata anak. Waktu yang tepat adalah saat mood anak sedang baik-baiknya dan sedang tidak rewel. Detail tentang bagaimana pemeriksaan mata anak tergantung: 

  • Usia anak.
  • Riwayat kesehatan mata pada keluarga.
  • Pengujian penglihatan.
  • Penentuan apakah kacamata diperlukan atau tidak.
  • Pengujian penyelarasan mata.
  • Evaluasi kesehatan mata.
  • Bila diperlukan resep kacamata yang sesuai dengan kebutuhan anak.

Biasanya, ketika orang tua melakukan pemeriksaan mata saat anak masih berusia dini, dokter mata akan menanyakan apakah ibu  mengalami komplikasi selama kehamilan atau persalinan. Dokter juga akan menanyakan riwayat medis anak, penggunaan obat-obatan yang pernah digunakan, serta riwayat alergi pada anak.

Ada beberapa kondisi yang semestinya orang tua sampaikan kepada dokter terkait situasi kesehatan anak seperti:

  • Riwayat prematur.
  • Perkembangan motorik yang tertunda.
  • Kebiasaan anak yang sering menggosok mata.
  • Apakah anak berkedip secara berlebihan.
  • Anak sering gagal mempertahankan kontak mata.
  • Ketidakmampuan mempertahankan pandangan.
  • Serta gejala-gejala terkait penglihatan lainnya yang dirasa orang tua ganjil terjadi pada anak. 

Menjaga kesehatan mata bisa dilakukan dengan beberapa cara seperti:

  • Menjaga asupan makan anak dengan pola konsumsi makanan yang mengandung vitamin A seperti wortel, ikan, susu, telur, pepaya, mangga, dan kiwi. 
  • Membatasi penggunaan gadget pada anak juga salah satu cara yang perlu dilakukan orang tua untuk menjaga kesehatan mata anak.
  • Batasi jarak pandang anak saat menonton televisi.
  • Membawa anak bermain di lingkungan yang hijau supaya mata anak mendapat paparan yang sehat dari pemandangan hijau. Kebiasaan membawa anak ke lingkungan yang hijau juga baik untuk tumbuh-kembang anak dengan mengenalkan anak pada alam.

Itulah yang perlu diketahui tentang waktu yang tepat untuk pemeriksaan mata anak. Informasi ini perlu diingat, jangan sampai telat mengetahui masalah pada mata anak hingga permasalahannya semakin parah. 

Jika ingin memeriksakan mata anak pada dokter mata, ibu bisa membuat janji medis di rumah sakit pilihan melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga!

Referensi:

Cleveland Clinic. Diakses pada 2022. When Should Your Child Have a First Eye Exam?
SightMD. Diakses pada 2022. How Often Should My Child Have Eye Exams?
NHS. Diakses pada 2022. Eye tests for children