Cegah Asam Urat Kambuh, Konsumsi 4 Makanan Ini

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Cegah Asam Urat Kambuh, Konsumsi 4 Makanan Ini

Halodoc, Jakarta - Sama halnya dengan pengidap diabetes, pengidap asam urat pun mesti pintar-pintar untuk memilih menu makanan. Sebab, bila salah memilih makanan yang tepat, maka penyakit ini akan semakin memburuk.

Penyakit asam urat atau artritis gout (gout) ini sejenis penyakit sendi yang terjadi akibat kadar asam urat yang terlalu tinggi dalam darah. Lalu, bagaimana sih cara mencegah asam urat kambuh melalui makanan?

Sebelum menjawab pertanyaan di atas, asam urat yang terlalu tinggi sebenarnya akan larut dalam darah dan keluar melalui urine, bila dalam keadaan normal. Tapi, dalam kondisi tertentu tubuh dapat menghasilkan asam ini dalam jumlah berlebih atau mengalami gangguan dalam membuang kelebihan asam urat. Alhasil, asam urat akan menumpuk dalam tubuh.

Baca juga: Perbedaan Rematik dan Asam Urat

Berbicara gout tentu juga membicarakan purin, zat yang secara alami dihasilkan tubuh, namun juga terdapat di beberapa jenis makanan. Nah, untuk menguraikan purin, tubuh akan secara otomatis menghasilkan asam urat. Sebagian besar asam ini dibuang melalui urine, dan sebagiannya lagi melalui feses.

Cegah Asam Urat dengan Makanan Ini

Sebenarnya pengidap asam urat umumnya tak terbebas sepenuhnya dari asam urat. Karena itu, sudah semestinya mereka menghindari makanan yang dapat meningkatnya asam urat. Nah, untungnya ada pula beberapa makanan yang bisa menurunkan kadar asam urat. Contohnya:

1. Ceri

Cara mencegah asam urat kambuh bisa melalui makan-makanan yang bisa menurunkan kadar asam urat dalam tubuh, salah satunya buah ceri. Buah ini mengandung zat antiperadangan bernama anthocyanins yang bisa membantu mengurangi kadar asam urat. Zat ini bisa mencegah akumulasi atau pengendapan asam urat dipersendian. Cobalah konsumsi ceri ceri sebanyak 200 gram per hari untuk menurunkan asam urat. Dengan kata lain, buah ini bisa menjadi cara untuk mencegah asam urat kembali kambuh.

2. Buah-Buahan yang Kaya Vitamin C

Vitamin C enggak cuma baik untuk sistem imun, sebab vitamin C juga cukup efektif untuk menurunkan kadar asam urat. Vitamin C bisa membantu dalam proses pengeluaran asam urat berlebih melalui urine. Kita bisa mendapatkan vitamin C dari jeruk, sirsak, dan buah-buahan lainnya.

Baca juga: Sering Dikira Sama, Ini Bedanya Asam Urat dan Pseudogout

3. Berries dan Apel

Buah berries terutama stroberi dan blueberry memiliki sifat antiinflamasi yang tinggi yang baik untuk tubuh. Ingat, asam urat ini bisa menyebabkan peradangan pada sendi. Selain berries, apel juga mengandung malic acid yang bisa menetralkan asam urat dalam tubuh.

4. Kacang Pinto dan Kuaci

Asam folat yang banyak terkandung dalam kacang pinto dipercaya cukup efektif untuk menurunkan kadar asam urat dalam tubuh secara alami. Kita bisa mengombinasikan kacang ini sebagai pelengkap sayur dan masakan lainnya.

Sedangkan kuaci lain lagi ceritanya. Biji bunga matahari ternyata juga memiliki manfaat serupa dengan kacang pinto. Yang perlu ditegaskan, kacang-kacangan atau biji-bijian lainnya justru bisa memicu naiknya asam urat.

5. Pilih Makanan Kaya Serat

Cara mencegah asam urat kambuh juga bisa melalui makanan yang banyak mengandung serat. Makanan jenis ini bisa membantu tubuh menyerap asam urat berlebih dalam aliran darah. Beberapa jenis makanan yang mengandung banyak serat adalah oatmeal, brokoli, mentimun, barley, dan masih banyak lagi.

Awasi Gejala dan Komplikasinya

Pengidap gout ini akan merasakan berbagai macam gejala. Seperti:

  • Nyeri yang tiba-tiba dan parah pada sendi, biasanya di tengah malam atau dini hari.

  • Nyeri di sendi. Itu juga bisa hangat pada saat disentuh dan terlihat merah atau ungu.

  • Kekakuan pada sendi menyebabkan terbatasnya pergerakan.

  • Sendi yang paling sering terkena ialah sendi jempol kaki, pergelangan kaki, lutut, siku, pergelangan tangan, dan jari-jari tangan.

Baca juga: Sakit Seperti Tertusuk Jarum Jadi Tanda Artritis Gout

Penyakit gout yang dibiarkan berlarut-larut akan menimbulkan sederet komplikasi. Misalnya, munculnya benjolan keras (tofi). Tofi ini akan terbentuk karena penumpukan kristal asam urat di bawah kulit. Asam ini juga bisa muncul di beberapa area tubuh, seperti jari, tangan siku, kaki, dan di sekitar mata kaki.

Selain itu, ada pula komplikasi lain seperti kambuhnya penyakit ini. Serangan gout memang bisa terjadi beberapa kali dalam setahun. Nah, bila dibiarkan tak tertangani, kondisi ini bisa menyebabkan pengeroposan dan kerusakan pada sendi.

Mau tahu lebih jauh mengenai masalah di atas? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung ke dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!