22 February 2019

Cegah Kontaminasi E. Coli pada Makanan dengan 3 Cara Ini

Cegah Kontaminasi E. Coli pada Makanan dengan 3 Cara Ini

Halodoc, Jakarta - Selain infeksi virus, infeksi bakteri merupakan masalah kesehatan yang sering kali menyerang banyak orang. Seperti namanya, infeksi ini disebabkan oleh bakteri yang dapat menyerang seluruh organ tubuh. Infeksi bakteri ini bisa menimbulkan gejala, seperti batuk, demam, nyeri, hingga peradangan pada pengidapnya.

Hati-hati dengan masalah kesehatan yang satu ini. Pasalnya, penularan infeksi bakteri bisa terjadi dengan berbagai cara. Contohnya, percikan ludah orang yang terinfeksi, melalui makanan, air yang terkontaminasi, ataupun gigitan hewan yang terkontaminasi.

Baca juga: Bakteri E. Coli Bisa Muncul dengan Cara-Cara Ini

Bakteri berbeda dengan virus. Sebab, bakteri enggak butuh sel manusia untuk hidup dan berkembang biak. Nah, dari banyak bakteri yang bisa menyebabkan masalah kesehatan, bakteri Escherichia coli atau disingkat E. coli menjadi salah satu bakteri yang mesti diwaspadai.

Bakteri yang satu ini bisa mengontaminasi makanan, sehingga dapat menimbulkan sederet masalah bila makanan tersebut masuk ke dalam tubuh. Lalu, bagaimana sih cara mencegah kontaminasi bakteri E. coli pada makanan?

Cara Simpel Mencegah Kontaminasi E. coli

Menurut seorang profesor dan spesialis keamanan pangan di Universitas North Carolina State, Amerika Serikat, sebenarnya bakteri E. coli itu ada di mana-mana, sehingga tak mungkin sepenuhnya dihindari. Tapi, untuknya ada beberapa cara kok untuk mencegah kontaminasi bakteri ini pada makanan. Berikut penjelasannya:

1. Pastikan Memasak hingga Matang

Cara memastikan makanan benar-benar bebas dari E. coli sebenarnya simpel, pastikan makanan yang akan dimakan dimasak dengan matang, termasuk juga sayuran. Pasalnya, menurut ahli di atas kita tak bisa sepenuhnya memastikan bakteri hilang tanpa merusak sayur. Karena itu, bila dirimu merasa khawatir, hindarilah konsumsi sayuran mentah.

2. Dinginkan Sisa Makanan

Ada kalanya makanan yang telah dimasak tak habis dimakan atau tersisa. Nah, bila dirimu ingin mengonsumsi makanan ini lagi pastikan sisa makanan itu segera didinginkan dalam kulkas. Sebab, beberapa bakteri bisa bereplikasi dalam 20 menit. Bila tadinya makanan tak mengandung banyak E. coli yang dapat menimbulkan masalah, maka bisa berubah ketika sisa makanan didiamkan dalam suhu ruangan.

Baca juga: Begini Cara Mengenali dan Menghindari Makanan yang Terkontaminasi E. Coli

3. Pisahkan Alat Masak

Kontaminasi bakteri E. coli sering kali terjadi ketika seseorang menggunakan alat masak yang sama untuk menyiapkan makanan mentah. Solusinya, pisahkan talenan dan pisau untuk mengolah daging dan sayur mentah ketika memasak. Jangan pula lupa untuk selalu mencuci alat masak tersebut dengan benar sesudahnya. Nah, dengan menghindari kontaminasi silang ini, kita bisa terhindar dari kontaminasi bakteri E. coli.

Selain itu, cara mencegah kontaminasi bakteri ini juga bisa dengan menjauhkan daging mentah dari makanan matang dan benda bersih lainnya. Di samping itu, sebaiknya jangan pula menyiapkan atau memasak makanan di saat sedang diare.

Baca juga: Kenali Gejala Infeksi Bakteri E. Coli

Ingat jangan anggap remeh infeksi bakteri yang satu ini. Sebab, Escherichia coli sering kali menyebabkan diare atau infeksi saluran pencernaan. Biasanya kondisi ini disebabkan oleh makanan atau minuman yang telah terkontaminasi oleh bakteri tersebut. Bayam, mentimun, keju, daging sapi, dan produk susu merupakan makanan dan mentimun yang cukup sering tercemar bakteri E. coli.

Mau tahu lebih jauh mengenai hal di atas? Kamu bisa kok bertanya langsung kepada dokter ahli melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!