Cegah Muntaber dengan 5 Cara Ini

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Cegah Muntaber dengan 5 Cara Ini

Halodoc, Jakarta - Kebersihan diri dan lingkungan adalah aspek terpenting yang harus dijaga setiap waktu. Tubuh dapat terhindar dari beragam penyakit yang muncul akibat bakteri atau virus. Saat kebersihan diri kamu abaikan, maka penyebab penyakit tersebut mudah masuk ke dalam tubuh dan menyerang tubuh.

Salah satu penyakit yang umum terjadi adalah muntaber atau istilah medisnya adalah gastroenteritis. Virus dan bakteri menyebabkan peradangan pada saluran pencernaan, khususnya lambung, usus besar, dan usus kecil. Akibatnya, tubuh mengalami gejala seperti diare berair, kram perut, mual, dan muntah. Kamu tidak perlu khawatir karena terdapat langkah mencegah muntaber yang dapat kamu lakukan.

Baca juga: Ini Perbedaan Diare dan Muntaber

Muntaber bisa terjadi pada siapa saja, tetapi mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah lebih mudah terserang penyakit ini. Parahnya lagi, gejala muntaber menyebabkan seseorang merasa kembung, demam, menggigil, sakit kepala, dan kelelahan. Gejala tersebut berlangsung selama 2 hingga 3 hari, tetapi pada beberapa kasus hal ini bisa terjadi hingga seminggu. Seperti halnya dengan penyakit lain, muntaber harus segera ditangani karena bisa mengganggu keseimbangan elektrolit tubuh akan terlalu sering muntah dan buang air. Hasilnya, muntaber berpotensi mengancam jiwa, seperti kelainan detak jantung (aritmia).

Baca Juga:  Waspada 4 Penyakit Musiman Ini

Mencegah Muntaber

Ikuti beberapa langkah berikut agar kamu bisa terhindar dari muntaber:

  • Konsumsi Makanan dan Minuman Bergizi. Ini adalah cara mudah untuk mencegah muntaber. Sebab dengan makanan dan minuman bergizi maka sistem imun di dalam tubuh menjadi lebih kebal. Kandungan vitamin yang dibutuhkan tubuh mendukung kinerja setiap organ dalam tubuh berfungsi secara maksimal dan merupakan cara mencegah muntaber yang paling utama.

  • Menjaga Kebersihan Lingkungan Tempat Tinggal. Ini alasan banyak orang yang menyarankan agar lingkungan harus diusahakan selalu dalam kondisi bersih. Lingkungan di sekitar tempat tinggal tentunya menentukan apakah suatu penyakit atau virus dapat menembus sistem pertahanan tubuh. Lingkungan hidup yang kotor menyebabkan timbulnya beragam virus dan bakteri pemicu penyakit. Muntaber dipicu oleh bakteri E coli yang masuk melalui makanan atau minuman yang dikonsumsi. Jadi, pastikan lingkungan selalu bersih guna mencegah tercemarnya makanan dari kuman dan bakteri.

  • Merebus Air Sebelum Diminum. Mungkin cara mencegah muntaber ini sederhana, namun efeknya cukup besar. Air adalah kebutuhan paling penting bagi kehidupan manusia, entah untuk dikonsumsi guna memenuhi kebutuhan mineral di dalam tubuh maupun digunakan sebagai sarana untuk membersihkan. Jika kamu hendak meminumnya, usahakan merebus air hingga mendidih sebelum meminumnya supaya bakteri yang terkandung di dalamnya dapat ternetralisir. Dengan begini, risiko terserang penyakit akibat air yang tercemar bisa berkurang.

  • Membiasakan Diri Mencuci Tangan Sebelum Makan. Tangan adalah sarana pertama yang berperan dalam penyebaran kuman dan bakteri. Sebelum mengkonsumsi makanan menggunakan tangan maka kita harus memastikan kebersihan tangan itu sendiri. Mengkonsumsi makanan menggunakan tangan yang kotor tentunya akan membuat bakteri masuk ke dalam tubuh melalui sistem pencernaan dan makanan yang kita konsumsi.

  • Menjaga Kebersihan Dapur dan Peralatan Makan. Dapur adalah tempat yang digunakan untuk menyimpan peralatan makanan serta pengolahan makanan ketika dimasak. Ketika dapur terjaga kebersihannya, maka tidak perlu khawatir untuk mengolah makanan di tempat tersebut. Selain itu, mencuci bahan makanan sebelum diolah juga bentuk pencegahan muntaber melalui bakteri atau kuman yang menempel pada bahan makanan tertentu.

Baca Juga: Enggak Selalu Lalat, Ini Penyebab Terjadinya Muntaber

Jika kamu membutuhkan informasi lebih lanjut soal cara mencegah muntaber atau gangguan kesehatan lainnya, jangan ragu untuk mendiskusikannya dengan dokter di aplikasi  Halodoc, lewat fitur Talk to a Doctor, ya. Mudah kok, diskusi dengan dokter spesialis yang kamu inginkan pun dapat dilakukan melalui Chat atau Voice/Video Call. Yuk, download sekarang di Apps Store atau Google Play Store!