Diabetes Bisa Picu Neuropati Radialis, Ini Penjelasannya

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Diabetes Bisa Picu Neuropati Radialis, Ini Penjelasannya

Halodoc, Jakarta - Pernah mendengar penyakit saraf bernama neuropati radialis? Dalam dunia medis, neuropati radialis juga dikenal sebagai injury of radial nerve atau radial nerve dysfunction. Neuropati radialis merupakan pembengkakan saraf atau gangguan pada saraf radial. Kondisi ini biasanya terjadi pada siku bagian bawah atau lengan bagian atas.

Saraf radial ini menjalar di bagian bawah lengan dan mengontrol pergerakan otot triceps, yang terletak di bagian belakang lengan atas. Selain itu, saraf radial juga berkaitan erat dengan pergelangan tangan dan jari. Saraf ini juga mengontrol sensasi di bagian tangan.

Pertanyaanya, apa sih yang menyebabkan kondisi ini? Benarkah diabetes bisa memicu neuropati radialis

Baca Juga: Mengidap Neuropati Radialis, Inilah 3 Pengobatan yang Bisa Dilakukan

Gegara Peradangan dan Resistensi Cairan

Cedera pada saraf radial bisa menyebabkan neuropati radial. Cedera saraf radial bisa disebabkan beberapa kondisi. Mulai dari trauma fisik, infeksi, atau bahkan paparan racun. Seseorang yang mengidap kondisi ini bisa mengalami mati rasa, kesemutan, atau rasa sakit seperti terbakar. 

Hal yang bikin resah, neuropati radialis ini bisa menyebabkan kelemahan atau menyulitkan pergerakan pergelangan tangan, tangan, atau jari. Lalu, benarkah diabetes bisa memicu neuropati radialis? 

Pada dasarnya, kondisi kesehatan tertentu yang memengaruhi seluruh tubuh bisa merusakan saraf. Misalnya, penyakit ginjal atau diabetes. Kok bisa? Menurut para ahli, diabetes bisa menyebabkan peradangan, retensi cairan, dan keluhan lainnya. Awas, kondisi ini bisa menyebab kompresi saraf. Nah. Hal inilah yang ujung-ujungnya bisa memengaruhi saraf radial atau saraf lain di tubuh. 

Baca juga:  4 Gangguan Saraf yang Perlu Diketahui

Bukan Cuma Menyoal Diabetes

Hal yang perlu ditegaskan, diabetes bukanlah satu-satunya kondisi yang bisa memicu neuropati radialis. sebab ada berbagai kondisi lain yang bisa meningkatkan faktor risiko terjadinya neuropati radialis. 

Menurut ahli di National Institutes of Health - Medlineplus, kerusakan pada satu kelompok saraf, seperti saraf radial, disebut mononeuropati. Mononeuropati berarti ada kerusakan pada saraf tunggal. Penyebab mononeuropati meliputi:

  • Sering mengalami cedera lengan. 

  • Penyakit di seluruh tubuh yang merusak satu saraf.

  • Cedera langsung ke saraf.

  • Tekanan jangka panjang pada saraf.

  • Tekanan pada saraf yang disebabkan oleh pembengkakan atau cedera pada struktur tubuh di dekatnya.

  • Tulang lengan yang patah dan cedera lainnya.

  • Keracunan timbal.

  • Penyempitan pergelangan tangan jangka panjang atau berulang-ulang (misalnya, memakai tali jam yang ketat).

Neuropati radial terjadi ketika ada kerusakan pada saraf radial, yang merambat ke lengan dan mengendalikan:

  • Gerakan otot triceps di belakang lengan atas.

  • Kemampuan untuk menekuk pergelangan tangan dan jari ke belakang.

  • Gerakan dan sensasi pergelangan tangan dan tangan.

Awasi Gejala yang Bisa Muncul

  • Sensasi abnormal pada tangan atau lengan bawah (belakang tangan), sisi jempol (permukaan radial) tangan, atau jari terdekat dengan jempol (jari kedua dan ketiga).

  • Kesulitan meluruskan lengan pada siku.

  • Kesulitan menekuk tangan belakang pergelangan tangan, atau memegang tangan.

  • Mati rasa, sensasi yang berkurang, kesemutan, atau sensasi terbakar.

  • Nyeri.

  • Kelemahan atau kehilangan koordinasi jari

Baca Juga: Hindari Neuropati Radialis dengan 4 Gaya Hidup Sehat Ini

Nah, bila mengalami gejala-gejala di atas, segeralah temui dokter untuk mendapatkan penanganan dan saran medis yang tepat. 

Mau tahu lebih jauh mengenai neuropati radialis? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!

Referensi:
National Institutes of Health - MedlinePlus. Diakses pada 2020. Radial nerve dysfunction.
Healthline. Diakses pada 2020. Injury of Radial Nerve