02 November 2018

Diet Tidak Makan Nasi? Perhatikan 5 Cara Ini

Diet Tidak Makan Nasi? Perhatikan 5 Cara Ini

Halodoc, Jakarta - Berat badan yang ideal bisa didapatkan dari pola makan yang tepat. Tidak hanya untuk mendapatkan bentuk badan yang diinginkan, tapi juga berkaitan dengan masalah kesehatan. Diet atau pola makan yang sehat ini jenisnya ada beragam, ada diet rendah lemak, diet gluten, hingga diet ala vegetarian. Tak sedikit pula yang memutuskan untuk melakukan diet tidak makan nasi. Sebenarnya, boleh tidak diet tidak makan nasi?

Pada dasarnya, dalam 100 gram nasi putih, terdapat kalori sebanyak 129 kal, karbohidrat 27,9 gram, protein 2,66 gram, dan lemak sebesar 0,28 gram. Kalorinya yang cukup tinggi membuat nasi putih sering dihindari, meski bebas gluten dan menyumbangkan energi dari karbohidrat paling banyak. Terlebih jika kamu tidak mengimbanginya dengan olahraga.

Lalu, apakah aman melakukan diet tidak makan nasi ini? Bagaimana caranya supaya tubuh tidak lemas, tetap bertenaga, dan tercukupi kebutuhan nutrisi hariannya? Coba ikuti cara berikut ini.

  • Ganti Nasi dengan Bahan Makanan Lain

Semua orang Indonesia pasti makan nasi, karena makanan satu ini mengenyangkan. Tak heran jika ada kalimat yang menyatakan “belum kenyang kalau belum makan nasi”. Padahal, masih banyak bahan makanan lain yang menyumbangkan energi yang sama besarnya dengan nasi.

Seperti misalnya roti gandum, beras merah, atau oatmeal. Jangan salah, mengonsumsi roti gandum itu juga mengenyangkan. Kamu bisa memadukannya dengan lauk pauk lainnya, seperti telur, ikan, atau daging panggang.

  • Buat Menu Harian

Keberhasilan diet bukan bergantung pada banyak sedikitnya makanan yang kamu makan, melainkan dari seberapa konsisten dan disiplin kamu dalam melakukannya. Tidak disiplin membuat diet yang kamu jalani tidak akan membuahkan hasil. Justru, kamu merasa cepat bosan karena tidak bisa makan makanan favorit.

Oleh karena itu, ada baiknya jika kamu merancang sendiri menu diet harian, mulai dari sarapan, makan siang, hingga santap malam. Buat rancangan selama seminggu, lalu lakukan mix and match untuk menu minggu berikutnya supaya menu diet kamu tidak monoton dan itu-itu saja.

  • Hindari Ngemil

Tidak makan nasi putih membuat cepat lapar? Memang, karena kamu akan kehilangan sumber energi terbesar yang membuat perut seolah terasa kenyang. Namun, bukan berarti kamu boleh ngemil sembarangan, ya. Diet tidak makan nasi akan mengurangi asupan kalori yang masuk ke tubuh, tetapi ngemil justru menumpuk kalori yang lebih besar dibandingkan ketika kamu makan nasi.

Kalau kamu ingin ngemil, ganti camilan tinggi kalori yang biasa kamu konsumsi dengan buah-buahan yang mengenyangkan, seperti misalnya pepaya atau pisang. Selain tidak membuat gemuk, buah-buahan tinggi vitamin dan mineral yang justru diperlukan tubuh.

  • Kurangi Asupan Gula

Minuman manis rasanya enak, terlebih kalau disajikan ketika dingin dan saat makan. Namun, tanpa kamu sadari, gula menyumbang kalori yang begitu besar dalam tubuh, meski kamu mengonsumsi dalam jumlah sedikit. Mulai sekarang, ganti konsumsi minuman manis dengan air putih saja, ya!

  • Olahraga

Ini cara paling ampuh untuk memaksimalkan diet kamu, yaitu olahraga. Jangan malas melakukannya kalau ingin mencapai berat badan yang ideal. Olahraga yang dilakukan tidak perlu olahraga berat. Jalan kaki saja setiap hari selama 30 menit, kamu dapat merasakan perubahannya.

Jika dibayangkan, diet tanpa nasi terlihat berat namun saat dijalani, ternyata tidak demikian. Mungkin, kamu bisa bertanya langsung pada dokter agar tidak salah dalam melakukan dietmu. Tanyanya lewat aplikasi Halodoc saja ya! Aplikasi Halodoc ini bisa kamu download melalui App Store dan Play Store. Ada banyak manfaat di dalamnya, lho! Yuk, pakai aplikasinya sekarang!

 

Baca juga: